TKN ajak WNI di Jepang coblos yang pakai baju putih

Capres nomor urut 01 Joko Widodo mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

Jakarta (ANTARA) – Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf Amin bersilaturahmi dengan Warga Negara Indonesia di Tokyo, Jepang, Sabtu (30/3), sekaligus mengajak untuk mencoblos yang memakai baju putih (Jokowi-Ma’ruf)

Dalam kesempatan itu, TKN yang diwakili salah satu pakarnya Tuan Guru Bajang dan Direktur Komunikasi Politik Usman Kansong mengajak WNI di Jepang untuk datang ke tempat pemungutan suara pada 14 April 2017.

“Datang ke TPS dan coblos yang pakai baju putih. Putih adalah kita. Bila perlu, seperti diimbau Pak Jokowi, datang ke TPS mengenakan pakaian putih,” ujar Usman Kansong dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu.

“Jangan lupa datang ke TPS. Pilihlah pemimpin terbaik. Kalau saya memilih Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin. Bapak Ibu juga memilih Jokowi tentunya,” timpal TGB yang juga mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat dua periode itu.

TGB dan Usman juga meminta WNI di Jepang mengajak teman, kerabat, dan sesama WNI untuk datang ke TPS dan memilih Jokowi-Amin.

“Meski kecil secara kuantitatif, hasil pemilihan di luar negeri bisa diketahui kebih dulu bisa mempengaruhi secara psikologis pemilihan di Tanah Air. Kalau pemilihan di luar negeri Pak Jokowi menang, itu akan memberi energi bagi pemilihan di Indonesia untuk memenangkan Jokowi,” tutur Usman.

Usman berharap perolehan suara untuk Jokowi-Amin minimal seperti Pilpres 2014, yakni 90 persen.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi klaim bubarkan 23 lembaga inefisien, ini penjelasannya

Jakarta (Antara/JACX) – Dalam debat calon presiden yang berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyatakan telah membubarkan 23 lembaga negara yang dinilai tidak efisien.

“Kita melakukan reformasi tata kelola, manajemen semuanya harus disederhana. Lembaga yang tidak perlu kita bubarkan. Ada 23 lembaga yang dibubarkan,” ujar Jokowi.

Pada awal pemerintahan Presiden Jokowi, ada 127 lembaga nonstruktural yang ada di Indonesia. 

Jokowi kemudian melakukan perampingan dan membubarkan lembaga-lembaga yang dinilai tidak efisien dan membebani anggaran.

Pada tahun 2014 ada 10 lembaga yang dibubarkan oleh Jokowi sesuai yang tercantum dalam Perpres No 176 Tahun 2014. Berikut kesepuluh lembaga itu:

1. Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional
2. Lembaga Koordinasi dan Pengendalian Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat
3. Dewan Buku Nasional
4. Komisi Hukum Nasional
5. Badan Kebijaksanaan dan Pengendalian Pembangunan Perumahan dan Permukiman Nasional
6. Komite Antar Departemen Bidang Kehutanan
7. Badan Pengembangan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu
8. Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak
9. Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia
10. Dewan Gula Indonesia

Kemudian ada dua lembaga nonstruktural yang dibubarkan di 2015 yaitu Badan Pengelola Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dari Deforestasi, Degradasi Hutan, dan Lahan Gambut serta Dewan Nasional Perubahan Iklim.

Pembubaran lembaga nonstruktural dilakukan lagi oleh Jokowi pada tahun 2016 seperti tercantum dalam Perpres No 116 Tahun 2016 yaitu:

1. Badan Benih Nasional
2. Badan Pengendalian Bimbingan Masal
3. Dewan Pemantapan Ketahanan Ekonomi dan Keuangan
4. Komite Pengarah Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun
5. Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi
6. Dewan Kelautan Indonesia
7. Dewan Nasional Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan bebas
8. Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional
9. Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis

Kemudian pada tahun 2017 ada dua lembaga yang dibubarkan melalui Perpres No 21 Tahun 2017 yaitu Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo serta Komisi Penanggulangan AIDS Nasional.

Namun selain melakukan pembubaran lembaga yang tidak efisien, Presiden Jokowi juga membentuk sembilan badan baru  yakni:

1. Badan Keamanan Laut
2. Kantor Staf Presiden
3. Badan Restorasi Gambut
4. Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN)
5. Satgas Saber Pungli
6. Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum
7. Komite Nasional Keuangan Syarian
8. Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP)
9. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

Debat capres keempat tersebut diselenggarakan di Hotel Sangri-La Jakarta dengan dua orang moderator yakni Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi.

Debat disiarkan secara langsung oleh tiga stasiun televisi swasta yaitu Metro TV, SCTV dan Indosiar.

Referensi:
Cek fakta: Menpan RB: Terlalu banyak lembaga nonstruktural di Indonesia

Cek fakta: Pemerintah bubarkan sembilan lembaga nonstruktural

Cek fakta: Presiden minta agar lembaga nonstruktural tumpang-tindih dibubarkan

Cek fakta: Pemerintah evaluasi lembaga nonstruktural

Cek fakta: Pemerintah akan bubarkan 14 lembaga non-struktural

Cek fakta: Presiden bubarkan 10 lembaga nonstruktural

Pewarta: Tim JACX
Editor: Panca Hari Prabowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sandi pamer jaket hasil rancangan putra Prabowo

(Antara) – Perkawinan Prabowo Subianto  dengan Titiek Suharto, lahir seorang anak bernama Didiek Hediprasetyo yang kini berprofesi sebagai perancang busana. Salah satu pakaian hasil rancangan Didiet, adalah jaket yang digunakan oleh Sandiaga Uno, saat melepas Prabowo menuju lokasi debat keempat, Sabtu sore.

Jokowi tekankan penguasaan teknologi senjata dan siber

Capres nomor urut 01, Joko Widodo, berbicara dalam debat keempat calon presiden, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

… setuju dengan Pak Prabowo bahwa anggaran pertahanan kita memang perlu ditingkatkan kembali, namun tetap harus ada skala prioritas…

Jakarta (ANTARA) –

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, menekankan pentingnya penguasaan teknologi persenjataan dan siber untuk Indonesia di masa depan.

“Penguasaan teknologi persenjataan dan siber ini sangat diperlukan dalam pertahanan kita ke depan,” jelas Jokowi, dalam debat keempat calon presiden, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu.

Jokowi menjelaskan, pemasangan radar udara Indonesia di 19 titik di wilayah terluar Indonesia sudah dilakukan, begitu pula dengan pemasangan radar maritim di 11 titik, yang seluruhnya dikatakan Jokowi bertujuan menjaga kedaulatan Indonesia.

Mengenai strategi pertahanan Indonesia yang dipertanyakan Prabowo, Jokowi menilai strategi memang diperlukan namun tidak boleh sampai keliru dalam memperkirakan.

“Saya setuju dengan Pak Prabowo bahwa anggaran pertahanan kita memang perlu ditingkatkan kembali, namun tetap harus ada skala prioritas,” jelas Jokowi.

Jokowi mengatakan dalam lima tahun pemerintahannya, dia membuat skala prioritas pada pembangunan infrastruktur. Selanjutnya dia akan membuat skala prioritas pada sumber daya manusia.

“Selanjutnya ketiga mungkin baru bisa diprioritaskan pada pertahanan, karena semua memang penting tapi harus ada skala prioritas,” kata Jokowi.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Pengamat: Jokowi-Prabowo saling klarifikasi tuduhan dan isu miring

Analis politik Pangi Syarwi Chaniago (Dok. pribadi)

Jakarta (ANTARA) – Capres 01 Joko Widodo dan Capres 02 Prabowo Subianto, pada Debat Capres keempat ini, saling mengklarifikasi dan meng”clear”kan semua tuduhan dan isu miring yang selama ini dilontarkan ke ruang publik.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan hal itu melalui telepon selulernya, di Jakarta, Sabtu malam.

Menurut Pangi Syarwi Chaniago yang akrab disapa Ipang, sejak Debat Capres pertama hingga ketika kedua capres tampak saling mengkritik atau sudah dapat tulang punggungnya. “Saya berharap, pada Debat Capres keempat sudah pecah atau mencapai klimaks,” katanya.

Ternyata, pada Debat Capres keempat ini, kata dia, kedua capres saling mengklarifikasi dan meng”clear”kan semua tuduhan miring. Prabowo menyatakan, dirinya merasa dituduh ingin mengubah ideologi Pancasila. “Prabowo menjelaskan, dirinya adalah prajurit. Di benaknya sama sekali tidak ada pemikiran seperti itu,” kata Ipang.

Demikian juga Joko Widodo yang merasa dituduh sebagai PKI, padahal Jokowi adalah muslim dan sudah haji. “Kedua capres, pada debat kali ini, saling mengakui sebagai calon yang nasionalis, patriot, dan Pancasila sejati,” katanya.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini menegaskan, kedua capres sudah saling mengklarifikasi, sehingga yang perlu diklarifikasi berikutnya adalah, siapa sebenarnya yang membuat fitnah dan menyebarkannya. “Berikutnya, ini yang perlu dicari,” katanya.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo sebut rasio pajak Indonesia kini sekitar 10 persen, Ini penjelasannya

Jakarta (Antara/Jacx) – Rasio pajak Indonesia menjadi salah satu topik yang dipaparkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam Debat Capres 2019 Putaran Keempat di Jakarta, Sabtu.

Ketika menjawab pertanyaan panelis pada tema Pemerintahan, Prabowo mengungkapkan saat ini rasio pajak Indonesia berada pada kisaran 10 persen.

Jika kelak memenangkan kontestasi politik nasional, Prabowo berencana mengubah rasio pajak Indonesia dari 10 persen menjadi 16 persen.

“Teknologi dan informatika ini menjadi senjata untuk membuat pemerintahan yang efektif. Sebagai contoh untuk meningkatkan kembali rasio pajak kita, sekarang rasio pajak sudah turun di sekitar 10 persen kita bisa kembalikan 16 persen, dengan demikian kita bisa dapat banyak lagi uang yag dihemat,” ungkap Prabowo.

Rasio Pajak, dilansir dari laman resmi Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, adalah perbandingan penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto. Rasio ini merupakan alat ukur untuk menilai kinerja penerimaan pajak suatu negara.

Selanjutnya, menurut laman resmi Kementerian Keuangan, rasio pajak Indonesia pada 2018 adalah sebesar 11,5 persen. Angka tersebut, naik dari 10, 7 persen pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, jika melihat rasio pajak dari tahun 2010 hingga 2018, angka tertinggi rasio pajak Indonesia berada di 14 persen, yakni pada 2012.

Cek Fakta   :  https://www.antaranews.com/berita/639971/peningkatkan-rasio-pajak-diiringi-penguatan-reformasi
Cek Fakta   : https://www.antaranews.com/berita/661780/kemenkeu-berkeinginan-tingkatkan-rasio-pajak-untuk-pembangunan
Cek Fakta  : https://pemilu.antaranews.com/berita/790886/bpn-beberkan-strategi-prabowo-sandiaga-naikkan-rasio-pajak-16-persen

Pewarta: Tim Jacx
Editor: Panca Hari Prabowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jokowi masih sangat percaya TNI pertahankan kedaulatan Indonesia

Capres nomor urut 01 Joko Widodo mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) masih sangat percaya kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia.

“Sekali lagi saya masih sangat percaya kepada TNI kita dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia, saya masih sangat percaya,” ucap Jokowi saat acara debat keempat calon presiden di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu malam.

Mengenai anggaran pertahanan, kata dia, memang pemerintah saat ini baru memberikan prioritas pada pembangunan infrastruktur.

“Pada suatu saat apabila pertumbuhan ekonomi kita semakin baik, ekonomi dunia juga pada posisi normal kita akan bisa memberikan anggaran yang lebih baik pada TNI kita dalam rangka membangun alutsista ke depan yang lebih baik,” kata dia.

Namun, ia mengaku bahwa anggaran pertahanan Indonesia lebih kecil dibandingkan negara-negara lainnya.

“Kalau tadi bapak membandingkan kita dengan negara-negara lain anggaran kita lebih kecil tetapi saya masih meyakini dari informasi inteligen strategis yang masuk kepada saya bahwa 20 tahun ke depan invasi dari negara lain ke negara kita dapat dikatakan tidak ada,” kata Jokowi.

Menurutnya, yang perlu dicermati adalah soal keamanan di dalam negeri yang berkaitan dengan konflik.

“Oleh sebab itu, konflik jangan dianggap remeh. Konflik ini bisa menjadi membesar karena perang teknologi, perang elektronik yang dilakukan dari luar. Untuk itu saya ingin menggaris bawahi SDM TNI terutama dalam penguasaan teknologi persenjataan dan sangat diperlukan negara kita ke depan,” tuturnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat keempat calon presiden yang berkompetisi dalam Pemilu 2019.

Debat diikuti oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Debat keempat ini mengambil tema ideologi, pertahanan dan keamanan, pemerintahan, dan hubungan internasional.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Efisiensi dan transparansi perizinan jadi misi Capres 01 cegah korupsi

Capres nomor urut 01 Joko Widodo mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengutamakan efisiensi dan transparansi dalam proses perizinan sehingga mengurangi potensi korupsi.

“Justru dengan cara seperti inilah korupsi itu akan berkurang dan akan hilang, karena ada transparansi, ada kecepatan, ada sistem yang membangun, yang memagari agar orang-orang yang dulunya bisa bertransaksi untuk keluarnya sebuah izin agar cepat itu bisa terpotong,” kata Joko Widodo (Jokowi) dalam Debat Ke-4 Capres Pemilu 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta pada Sabtu malam.

Menurut Jokowi, pemerintah telah membangun sistem online single submission yang dapat mempercepat proses perizinan.

Dia menjelaskan upaya itu ditujukan untuk memberikan pelayanan yang cepat bagi masyarakat, maupun dunia usaha.

Mantan walikota Solo itu menjelaskan dengan terbentuknya sistem yang efisien dan transparan maka dapat mengurangi bahkan menghilangkan korupsi.

“Dengan sistem yang baik dan sistem yang cepat maka korupsi akan semakin berkurang dan nantinya hilang apabila sistem ini menjadi budaya kita, jadi sebuah ‘corporate culture’ dan inilah yang kita harapkan dengan pembangunan sistem online, sistem berbasis elektronik yang cepat dan cepat,” tegas Jokowi.

Indonesia akan melakukan Pemilu pada 17 April 2019.

Pemilu tersebut terdiri dari Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg).

Terdapat dua pasang calon presiden dan wakil presiden yakni Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dengan nomor urut 01 serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dengan nomor urut 02. 

Baca juga: Jokowi sebut jumlah penduduk Muslim kekuatan diplomasi Indonesia
Baca juga: Prabowo tekankan pentingnya pertahanan negara yang kuat

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo sebut inti diplomasi harus pertahankan kepentingan nasional

Capres nomor urut 01 Joko Widodo ( kedua kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Ketua KPU Arief Budiman (tengah) sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Kalau diplomasi kita hanya jadi ‘nice guy’, ya begitu-begitu saja

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden (capres) Indonesia nomor urut 02 Prabowo Subianto, dalam sesi Debat Keempat Pilpres 2019 terkait topik hubungan internasional, menekankan bahwa inti dari diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia harus ditujukan untuk mempertahankan kepentingan nasional.

“Diplomasi harus menjadi bagian upaya mempertahankan kepentingan nasional suatu negara, itu intinya,” kata Prabowo dalam debat capres yang berlangsung di Hotel Shangri-La di Jakarta, Sabtu.

Debat Keempat Pilpres 2019 mengangkat tema “Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, Hubungan Internasional”.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengkritisi peran dan diplomasi Indonesia di kancah internasional yang dilakukan oleh pemerintah RI saat ini.

“Jadi diplomasi adalah untuk memajukan kepentingan nasional sebuah negara melalui jalan perundingan dan jalan pertukaran diplomasi, tetapi diplomasi tidak bisa hanya dengan menjadi mediator (di dunia internasional). Itu penting, tetapi ujungnya diplomasi harus mempertahankan kepentingan nasional suatu negara,” ujar dia.

Pernyataan Prabowo itu ditujukan untuk mengkritisi berbagai capaian diplomasi Indonesia yang disampaikan oleh Capres nomor urut 01 Joko Widodo, yang menyebutkan bahwa Indonesia seringkali menjadi penengah atau mediator dalam proses perdamaian dan penanganan konflik di berbagai negara, seperti di Afghanistan dan Myanmar.

Dia pun kembali menekankan bahwa diplomasi Indonesia harus realistis dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional sebagai intinya.

“Jadi, saya realistis bahwa hubungan antarnegara tentu tiap negara harus mempertahankan kepentingan nasionalnya, ada yang disebut dengan ‘the core of diplomcay is national interest’ (inti dari diplomasi adalah kepentingan nasional). Kalau diplomasi kita hanya jadi ‘nice guy’, ya begitu-begitu saja,” ujar Prabowo. 

Baca juga: Pengamat ingatkan diplomasi internasional perlu ditingkatkan
Baca juga: Capres bersaing dengan warisan diplomasi Presiden SBY

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Kedua calon presiden dinilai sama soal pendidikan Pancasila

Capres nomor urut 01, Joko Widodo (kiri), dan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (kanan), bersama Ketua KPU, Arief Budiman, sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

… Prabowo menolak dituduh pro khilafah, juga Jokowi menolak dituduh PKI…

Jakarta (ANTARA) – Pengamat politik Universitas Paramadina, Yandi Hermawandi, menilai kedua calon presiden, baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto, memiliki pandangan yang sama soal pendidikan Pancasila mulai usia dini.

“Keduanya juga sepakat pendidikan Pancasila tidak dengan indoktrinasi tapi melalui kurikulum pendidikan sejak dini hingga paling tinggi,” kata Hermawandi, menanggapi debat capres keempat, di Jakarta, Sabtu malam.

Pendiri Nation State Institute Indonesia ini, juga menyebutkan terkait ideologi negara, yakni Pancasila keduanya sepakat bahwa pancasila adalah gentlemen agreement (perjanjian luhur) pendiri bangsa sehingga sifatnya final.

Kedua calon presiden juga menolak bila dituduh tidak mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

“Prabowo menolak dituduh pro khilafah, juga Jokowi menolak dituduh PKI,” kata dia.

Selama masa kampanye pilpres ini Prabowo sering dituduh pro khilafah, Hal ini dijawab Prabowo dengan masa lalunya sebagai prajurit TNI. Demikian juga dengan Jokowi yang enggan menjawab ketika dia selalu dituduh PKI dalam kampanye pilpres.

Dalam debat keempat calon presiden, Jokowi menekankan pentingnya pendidikan dan penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti penerapan toleransi dalam berbangsa dan bernegara di Indonesia.

“Yang paling penting adalah yang paling penting adalah bagaimana memberikan pendidikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus bertoleransi karena kita ini memiliki 714 suku,” ujar Jokowi, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu.

Jokowi mengatakan, anak-anak Indonesia harus diberitahu bagaimana berkawan dengan saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air yang memiliki lebih dari 1.100 bahasa daerah yang berbeda-beda.

Selain itu Jokowi juga menegaskan pentingnya mendidik anak-anak bangsa Indonesia bagaimana hidup bertoleransi, mengingat Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan ras.

“Itu sebetulnya yang ingin terus kita lakukan, pendidikan ini bukan indoktrinasi lagi harus kekinian juga untuk dapat lebih diterima oleh para generasi muda,” ujar Jokowi.

Pendidikan Pancasila dan toleransi dikatakan Jokowi pada saat ini dapat dilakukan melalui sosial media untuk menjangkau generasi muda.

Sedangkan Prabowo menilai Pancasila harus dimasukkan ke dalam pendidikan sejak dini hingga pendidikan lanjutan.

“Menurut pendapat saya Pancasila ini walaupun kita tidak mau menggunakan pendekatan indoktrinasi, tapi kita harus memasukkan Pancasila ke dalam pendidikan bangsa kita, pendidikan dari kecil dari awal, dari usia dini Taman Kanak-Kanak, SD SMP SMA harus dimasukkan dalam edukasi,” kata Prabowo dalam jawabannya terkait tema ideologi ini.

Menurut Prabowo, pendidikan Pancasila wajib dimasukkan ke dalam kurikulum setiap tingkat pendidikan.
Selain itu, Prabowo juga menjelaskan para pemimpin harus memberi contoh yang mempersatukan dan menyejukkan masyarakat.

“Memberi contoh dalam masalah edukasi ini, dalam memilih orang tidak boleh memandang suku, agama, ras. Dalam menjalankan politik harus politik persatuan, bukan politik pecah belah, bukan politik cari kesalahan, bukan politik cari perbedaan,” kata mantan komandan Komando Pasukan Khusus TNI AD itu.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo: Diplomasi Indonesia harus didukung kekuatan pertahanan

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden (capres) Indonesia nomor urut 02 Prabowo Subianto, dalam sesi Debat Keempat Capres 2019 terkait topik hubungan internasional, menekankan bahwa diplomasi Indonesia tetap harus didukung dengan kekuatan di dalam negeri, terutama kekuatan dalam bidang pertahanan dan keamanan.

“Diplomasi harus di ‘back up’ dengan kekuatan. Kalau negara kita tidak kuat, dia (pihak asing) senyum dengan kita. Dia menghitung kekuatan kita. Kita (Indonesia) negara seluas Eropa, tetapi pertahanan kita lemah,” kata Prabowo dalam debat capres yang berlangsung di Hotel Shangri La di Jakarta, Sabtu.

Debat Keempat Capres 2019 yang mengangkat tema “Ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, hubungan internasional”.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengkritisi peran dan diplomasi Indonesia di kancah internasional yang dilakukan oleh pemerintah RI saat ini yang ia nilai masih belum didukung dengan kekuatan pertahanan dan keamanan.

“Kalau diplomasi kita hanya jadi ‘nice guy’, ya begitu-begitu saja. Kalau ada armada asing masuk laut kita lalu apa yg bisa kita lakukan?,” ujar dia.

Capres nomor 02 Prabowo Subianto saat menyampaikan visi-misinya dalam debat capres itu berjanji akan memelihara dengan baik hubungan luar negeri Indonesia dengan seluruh negara di dunia.

“Di bidang hubungan internasional, kita menganut (prinsip) ‘seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak’. Kita akan baik dengan semua negara dan semua kekuatan di seluruh dunia,” ujar Prabowo.

Namun, dia mengatakan bahwa bila terpilih menjadi presiden, ia akan menjalin hubungan antara Indonesia dengan negara-negara lain dengan prinsip saling menguntungkan dan dengan tetap mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia.

“Kita akan mencari hubungan yang saling menguntungkan, tetapi kita juga akan mempertahankan dan membela rakyat kita, itu yang utama,” ucap Prabowo.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Debat capres putaran keempat

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

TKN: Prabowo tidak paham kondisi pertahanan keamanan

Pendukung capres nomor urut 01 menyaksikan debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Pak Prabowo tidak tahu kondisi keamanan kita sekarang. Dia tidak tahu alutsista kita sekarang. Indeks militer kita di Asia Tenggara nomor dua terbaik

Jakarta (ANTARA) – Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin menilai Prabowo Subianto tidak memahami kondisi pertahanan keamanan nasional saat ini, karena menyebut pertahanan Indonesia rapuh dan lemah.

“Pak Prabowo tidak tahu kondisi keamanan kita sekarang. Dia tidak tahu alutsista kita sekarang. Indeks militer kita di Asia Tenggara nomor dua terbaik,” kata Jubir TKN Arya Sinulingga dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Apa yang disampaikan Prabowo soal pertahanan keamanan, menurut Arya, menunjukkan bahwa Prabowo tidak memahami bahwa pertahanan siber juga penting.

“Beliau tidak melihat yang kita jaga harusnya mengenai ‘cyber defense’, pertahanan siber. Ke depan justru itu yang jadi bahaya, beliau tidak mengerti perkembangan teknologi,” ujar Arya.

Dalam debat keempat Pilpres 2019 Prabowo menyebut kekuatan pertahanan Indonesia sangat rapuh. Dia mempertanyakan berapa jumlah kapal selam yang dimiliki Indonesia dan seberapa kuat kemampuan pesawat Indonesia.

“Kalau ada armada asing masuk laut kita, apa yang bisa kita buat,” ujar Prabowo.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon, nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf dan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

Debat keempat Pilpres dengan tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional, hanya mempertemukan dua capres yakni Jokowi dan Prabowo.

Debat ini diselenggarakan di Hotel Sangri-La Jakarta dengan dua orang moderator yakni Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi.

Debat disiarkan secara langsung oleh tiga stasiun televisi swasta yaitu Metro TV, SCTV dan Indosiar.

Baca juga: Prabowo: Diplomasi Indonesia harus didukung kekuatan pertahanan
Baca juga: Kedua calon presiden dinilai sama soal pendidikan Pancasila

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019

NU Malaysia Nilai Politik Luar Neger Cukup Berperan

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia menilai politik luar negeri Indonesia selama ini cukup berperan dalam membantu menyelesaikan konflik-konflik internasional.

“Sejauh ini sudah cukup berperan. Kalau kita lihat pascakonflik Arab Spring, banyak negara Timur Tengah belajar tentang menyatukan konsep Islam dan Kebangsaan kepada pemerintah dan ormas-ormas di Indonesia,” ujar Wakil Ketua PCINU Malaysia Muhammad Taufiq Ahaz, di Kuala Lumpur, Sabtu.

Ketua Forum Kandidat Doktor (FKD) NU Malaysia ini mengharapkan agar politik Indonesia ke depan lebih berperan secara aktif dalam menangani masalah internasional.

“Harapan saya tentang politik luar negeri Indonesia ke depannya lebih berperan aktif dalam penyelesaian konflik di dunia internasional, isu ekstremisme dan kasus terorisme. Selain itu juga harus merangkul negara lain untuk melakukan upaya preventif agar tidak terjadi konflik, paham ekstrimisme dan aksi terorisme,” katanya pula.

Kandidat doktor di International Islamic University Malaysia ini, tidak menyebut rinci tentang peran politik luar negeri Indonesia dalam menyelesaikan konflik internasional, namun dia menyebutkan tentang sejumlah seminar yang pernah diselenggarakan.

“Untuk akademisi sudah diadakan seminar moderatisme baik di Indonesia, Belanda, Turki, dan negara lainnya. Belum lagi di kalangan diplomat sudah ada beberapa pertemuan diplomasi
untuk membahas konflik dan perdamaian,” kata Alumni Al-Ahgaff University Yaman tersebut.

Tentang upaya merangkul negara lain, dia mengatakan, bisa dilakukan secara bertahap dan berskala misalnya dimulai dari ASEAN, Asia, Organisasi Konferensi Islam (OKI) hingga PBB.
Taufiq mengatakan dirinya selaku Pengurus Pusat Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) di Timur Tengah, juga pernah mendesak PBNU untuk membentuk Komite Jazirah melihat kondisi beberapa negara di Timur Tengah yang bertahun-tahun terus dilanda konflik berkepanjangan.

Taufiq menjelaskan Komite Jazirah sebagai langkah PBNU untuk ikut serta dalam usaha mencari dan merealisasikan jalan rekonsiliasi Timur Tengah.

Atas nama LPTNU dan pelajar yang studi di Yaman, mereka saat itu menyampaikan lima poin resolusi disampaikan untuk PBNU.

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Massa tumpah ruah di kawasan kediaman JK tonton debat Capres

Warga korban bencana gempa dan tsunami menyaksikan siaran langsung debat capres 2019 putaran kedua di Kamp Pengungsian Balaroa, Palu, Sulawesi  Tengah, Minggu  (17/2/2019). Debat kedua Pilpres 2019 yang diikuti Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tersebut mengangkat tema energi, pangan,  sumber daya alam dan  lingkungan  hidup serta infrastruktur.  ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/pras.

Makassar (ANTARA) – Massa simpatisan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin tumpah ruah di kawasan kediaman Wapres HM Jusuf Kalla yang berada di Jalan H Bau, Makassar untuk nonton bareng (nobar) debat Capres pada Sabtu malam.

Tumpahnya massa untuk nobar di Jl H Bau itu karena sekitar 200 meter dari kediaman JK terdapat posko pemenangan Jokowi-Ma’ruf yang sebelumnya menjadi rumah pemenangan Cagub Sulsel HM Nurdin Halid pada 2018 yang juga melakukan nobar.

Salah seorang dari tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf, Yanuar mengaku sudah menyiapkan makanan kecil dan minuman teh-kopi untuk nobar dengan para simpatisan.

Kondisi serupa juga dilakukan di rumah pribadi Wali Kota Makassar yang menyiapkan nobar bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Sementara massa simpatisan Capres dan Cawapres 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno juga berkumpul di rumah pemenangan Jalan Mappanyukki, Makassar. Yel-yel dan teriakan riuh rendah kerap terdengar saat jagoannya menyampaikan argumentasinya pada Debat Capres.

“Nonton bareng lebih meriah dan asyik dilakukan daripada nonton sendiri di rumah,” kata salah seorang simpatisan Capres nomor urut 02 Irwansyah.

Segmen debat terbuka antara dua Capres itu membahas sejumlah bidang di antaranya ideologi dan pertahanan keamanan, mendapat tanggapan dari pakar komunikasi yang juga Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) DR Hadawiah Hatita, MSi mengatakan, pada pembahasan ideologi kedua memiliki padangan serupa untuk merekatkan kembali ideologi Pancasila dalam kehidupan masyarakat.

“Upaya itu dimulai melalui pendidikan anak usia dini hingga pada tingkatan sarjana S1, S3 dan S3,” katanya mengutip kedua pernyataan Cawapres.

Hanya saja, lanjut dia, pada tataran pandangan tentang pertahanan dan keamanan kedua memiliki pandangan yang berbeda. Namun keduanya tetap pada resume pandangan bahwa semua itu untuk masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.

Baca juga: Ojol ramaikan nobar debat Pilpres di Sekber Prabowo-Sandi
Baca juga: Srikandi PDIP Lampung nonton bareng debat capres

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo Subianto soal pernyataan Jokowi tidak ada invasi

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengikuti debat keempat calon presiden, di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

… Tidak boleh dalam pertahanan keamanan, kita tidak boleh (mengatakan) tidak akan ada perang, Si Vis Pacem, Para Bellum…

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyinggung pernyataan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) bahwa 20 tahun ke depan tidak ada invasi bersenjata dari negara lain.

“Jadi, Pak Jokowi, saya waktu letnan dua masih muda. Saya juga dapat pengarahan dari jenderal-jenderal saya pada tahun 1974, (bahwa) dalam 20 tahun tidak akan terjadi perang terbuka,” kata Prabowo, saat acara debat keempat calon presiden, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu malam.

Pensiunan letnan jenderal TNI AD itu pun menyatakan, pada akhirnya pada 1975 perang meletus di Timor Timur.

“Tahu-tahu tahun 1975 Timtim meletus saya, letnan dia, berangkat ke Timtim. Pak, yang memberi briefing kepada Bapak… Aduh.. aduh… aduh… Tidak boleh dalam pertahanan keamanan, kita tidak boleh (mengatakan) tidak akan ada perang, Si Vis Pacem, Para Bellum,” kata Prabowo. Makna ungkapan dalam bahasa Latin itu adalah “untuk berdamai, kita harus siap berperang.”

Sebelumnya, Jokowi menyatakan, anggaran pertahanan Indonesia lebih kecil dibandingkan negara-negara lain. Untuk negara dengan kekuaran militer sedang, secara rata-rata, anggaran pertahanan dinilai cukup ideal jika ada pada kisaran angka 2,0 persen GDP. 

“Kalau tadi Bapak membandingkan kita dengan negara-negara lain. Anggaran kita lebih kecil tetapi saya masih meyakini dari infomasi inteligen strategis yang masuk ke pada saya, bahwa 20 tahun ke depan invasi dari negara lain ke negara kita dapat dikatakan tidak ada,” kata Jokowi.

KPU menggelar debat keempat calon presiden yang berkompetisi dalam Pemilu 2019.

Debat diikuti calon presiden nomor urut 01, Jokowi, dan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. Debat keempat ini mengambil tema ideologi, pertahanan dan keamanan, pemerintahan, dan hubungan internasional.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Koalisi siap viralkan pernyataan Jokowi dalam debat

Hasto Kristiyanto dalam nobar di Studio For Jokowi, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). (ANTARA/Dyah Dwi)

Seluruh pendukung Pak Jokowi dari parpol Koalisi Indonesia Kerja siap memviralkan seluruh pernyataan Pak Jokowi pada malam hari ini

Jakarta (ANTARA) – Koalisi Indonesia Kerja siap memviralkan pernyataan-pernyataan calon presiden Joko Widodo yang disampaikan dalam debat capres keempat dengan tema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional.

“Seluruh pendukung Pak Jokowi dari parpol Koalisi Indonesia Kerja siap memviralkan seluruh pernyataan Pak Jokowi pada malam hari ini,” kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto, di sela nobar debat di Studio For Jokowi, Menteng, Jakarta, Sabtu.

Tujuan memviralkan pernyataan calon presiden petahana Jokowi, disebut Hasto adalah agar masyarakat dapat melihat perbedaan pandangan politik dan ideologi kedua calon presiden.

Ia yakin Jokowi akan tampil dengan baik karena telah melakukan persiapam secara khusus, di antaranya saat melakukan perjalanan kampanye selalu berdialog dengan para tokoh yang kompeten.

TKN Jokowi-Ma’ruf menegaskan pentingnya pernyataan-pernyataan yang substantial dalam debat agar mendorong masyarakat memiliki imajinasi yang baik.

Soal adanya klaim Prabowo lebih memahami tema keamanan karena pernah berada dalam tubuh militer, Hasto mengaku tidak sepakat dengan hal itu.

“Bicara politik pertahanan itu diperlukan disiplin. Di masa lalu Pak Prabowo tidak punya disiplin itu sehingga dicopot dari jabatannya. Jadi politik pertahanan itu bukan pemahaman, tetapi juga disertai dengan peilaku yang baik,” ucap Hasto.

Ada pun untuk debat kali ini, hanya kedua calon presiden yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang saling beradu argumen. Sementara format dan durasi debat keempat sama seperti debat ketiga, yakni enam segmen dengan berkisar 90-94 menit.

Baca juga: TKN: Jokowi spesifik beri solusi penanaman pendidikan Pancasila

Baca juga: Jokowi sebut Indonesia butuh pemerintahan “dilan”

Baca juga: Debat keempat calon presiden dimulai

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi jelaskan alasan Indonesia butuh pemerintahan “Dilan”

Capres nomor urut 01 Joko Widodo mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA) – Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo menjelaskan mengapa Indonesia di masa depan membutuhkan pemerintahan “Dilan” atau Digital Melayani.

“Pemerintahan Digital Melayani dibutuhkan Indonesia ke depan, karena yang namanya pelayanan bukan hanya melayani tapi kecepatan itu sangat diperlukan,” ujar Jokowi dalam Debat Capres Keempat yang digelar di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu.

Jokowi mengatakan hal pertama yang di masa depan memerlukan reformasi adalah seluruh bidang pelayanan yang berbasis elektronik.

“Perlu ada peningkatan kualitas aparatur sipil negara, agar mereka semuanya melayani dengan cepat, dan semuanya melakukan pelayanan berbasis elektronik,” jelas Jokowi.

Selain itu hal lain yang dinilai Jokowi membutuhkan reformasi adalah tata kelola manajemen, yang dia katakan harus disederhanakan dan tidak bertele-tele.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi singgung dia dituduh antek PKI

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, saat menyampaikan visi misi saat debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak).

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), menyinggung dia yang dituduh sebagai antek Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Masalah tuduh-menuduh saya juga khan banyak dituduh, Pak. Empat setengah tahun ini saya juga dituduh Pak Jokowi ini PKI, banyak yang nuduh seperti itu, saya juga biasa-biasa saja,” kata Jokowi, pada acara debat keempat calon presiden di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu malam.

Ia menyatakan itu, sebagai tanggapan atas pernyataan Prabowo Subianto yang mengungkap anggapannya ada sebagian pendukung Jokowi yang melontarkan tuduhan bernuansa ideologis kepada dia. 

Jokowi pun mengajak agara membumikan Pancasila sehingga dalam kehidupan sehari-hari pemimpin-pemimpin bisa memberikan contoh yang baik.

“Yang paling penting mari lah kita bersama-sama membumikan Pancasila sehingga dalam kehudupan sehari-hari kita ini pemimpin-pemimpin bisa memberikan contoh-contoh yang baik, tidak saling menghujat, tidak saling meremehkan, tidak saling menjelekkan, kenapa tidak memberikan contoh yang baik saling bertoleransi saling berkawan, bersahabat,” ucap Jokowi.

KPU menggelar debat keempat calon presiden yang berkompetisi dalam Pemilu 2019.

Debat diikuti calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), dan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Debat keempat ini mengambil tema ideologi, pertahanan dan keamanan, pemerintahan, dan hubungan internasional.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Peneliti muda harapkan capres miliki visi perbaikan pemerintahan

Nonton bareng peneliti muda yang dilakukan Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah di Jakarta, Sabtu malam (30/03/2019) (Laily Rahmawaty)

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah peneliti muda berharap dua calon presiden memiliki visi yang kongkrit dalam perbaikan pemerintahan lima tahun ke depan agar tidak ada lagi jual beli jabatan, dan aturan yang tumpang tindih antara pusat dan daerah.

“Kita harapkan debat kali ini para calon menyampaikan apa langkah konkritnya dalam memperbaiki struktur pemerintahan,” kata Gunardi Ridwan, peneliti muda SEKNAS FITRA dalam nonton bareng debat Capres keempat di Yan Kedai Kopi, Jakarta, Sabtu malam.

Gunardi mengatakan sistem pemerintahan saat ini belum berjalan baik masih terjadi nepotisme dengan adanya kasus jual beli jabatan, banyaknya aduan terkait ASN di daerah.

Ia mengatakan hasil riset terakhir kasus jual beli jabatan bukan hanya terjadi di Kementerian Agama saja tapi juga di 13 kementerian lainnya terindikasi, dan ada 115 aduan terkait ASN di tataran pemerintahan kabupaten/kota selama satu tahun terakhir.

Budi Rheza, peneliti dari Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) mengatakan masalah dalam pemerintahan saat ini sudah seperti penyakit pantologi akut yang menyebar di mana-mana.

Menurutnya tema debat capres kali ini sangat krusial terutama terkait pemerintahan. Pemerintah ini menyangkut dengan pelayanan publik baik di daerah maupun di pusat.

“Dalam kampanyenya kedua pasangan calon ingin menciptakan pemerintahan yang baik. Itu yang kita ingin dengarkan di debat ini,” kata Budi.

Hal serupa juga disampaikan Henny Prasetyono dari KPPOD mengatakan masih terjadi tumpang tindih antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, banyaknya peraturan daerah yang bermasalah.

Ia mengatakan 3.000 lebih peraturan daerah yang dihapus oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai bukti bahwa pemerintahan belum berjalan baik.

Henny menawarkan pemerintahan yang berbasis bukti dengan melibatkan para peneliti dan akademisi dalam membuat kebijakan yang sesuai kebutuhan rakyat.

“Belum semua kebijakan berbasis riset. Kita harapkan pemerintahan ke depan dapat melibatkan riset dalam membuat kebijakan, dan kita para peneliti memiliki sumber daya itu,” kata Henny.

Sekitar 20 peneliti muda dari berbagai lembaga riset dan perguruan tinggi hadiri nonton bareng debat capres keempat yang digelar oleh KPPOD di Kedai Kopi di Jakarta.

Nobar berlangsung di lantai dua kedai kopi di kawasan Agus Salim, Jakarta, berlangsung dalam suasana santai.

Sebelum nobar dimulai digelar diskusi publik yang menghadirkan sejumlah pembicara yakni Henny Prasetyo dan Budi Rheza, peneliti muda KPPOD, Sherly Annavita, dosen HI Paramadina sekaligus selebgram pemerhati pilpres dan Gunardi Ridwan, Peneliti muda SEKNAS FITRA.

Diskusi ini juga dihadiri oleh tim sukses pasangan calon nomor urut 02, Nada Alichiah. Sedangkan tim sukses nomor urut 01 berhalangan hadir.

Selama debat berlangsung tidak ada yel-yel ataupun dukungan kepada para calon. Pada penelitian muda lebih menikmati sesi debat dengan tenang dan santai.

Pantian nobar debat capres dari KPPOD, Rezky Auliya Handarta mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi peneliti muda dalam memberikan pendidikan politik kepada kaum milenial.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Pandangan politik luar negeri antara Jokowi dan Prabowo

Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama Ketua KPU Arief Budiman tiba dipanggung untuk mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

Jakarta (ANTARA) – Dalam debat keempat calon presiden 2019 ada perbedaan pandangan politik luar negeri Indonesia antara calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo .

Prabowo Subianto menyebut Indonesia akan berhubungan baik dengan seluruh negara di dunia, sedangkan Joko Widodo menyatakan harus tetap berdiri tegak menjalankan prinsip politik luar negeri bebas-aktif.

“Di bidang hubungan internasional, kita menganut (prinsip) seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Kita akan baik dengan semua negara dan semua kekuatan di seluruh dunia,” ujar Prabowo saat menyampaikan visi, misi di debat capres keempat di Shangri-La Jakarta, Sabtu..
  Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tiba di lokasi untuk mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Prabowo mengatakan bila terpilih ia akan menjalin hubungan antara Indonesia dengan negara-negara lain dengan prinsip saling menguntungkan dan dengan tetap mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia.

“Kita akan mencari hubungan yang saling menguntungkan, tetapi kita juga akan mempertahankan dan membela rakyat kita, itu yang utama,” ucap Prabowo.

“Bagi kami membela rakyat adalah kehormatan yang sangat mulia dan kami bertekad untuk menuju Indonesia menang,” lanjutnya.

Sedangkan Jokowi menyatakan Indonesia harus tetap berdiri tegak menjalankan prinsip politik luar negeri bebas-aktif, di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.

“(Di tengah tantangan) multilateralisme yang dilemahkan dan proteksionisme yang semakin meningkat, Indonesia harus berdiri tegak, bermartabat dan tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif,” kata Jokowi dalam debat keempat.
  Capres nomor urut 01 Joko Widodo mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Prinsip bebas artinya Indonesia memiliki keleluasaan untuk menjalankan dan memperjuangkan kepentingan nasional, sementara prinsip aktif mengacu pada kontribusi aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, kata Jokowi.

Salah satu upaya Indonesia dalam ikut mewujudkan perdamaian dunia adalah meningkatkan kapasitas pasukan perdamaian PBB, termasuk dengan meningkatkan peran perempuan dalam Pasukan Penjaga Perdamaian PBB.

Di antara ke-15 anggota DK PBB selama kurun waktu 2019-2020, Indonesia merupakan negara penyumbang pasukan terbesar untuk Misi Keamanan PBB.

Tahun lalu, Indonesia mengirimkan 850 personel, sebanyak 22 di antaranya adalah perempuan. Per November 2018, jumlah personel pasukan perdamaian Indonesia adalah 3.545 orang.

Oleh karena itu, Indonesia akan memberi perhatian pada peningkatan efisiensi dan efektifitas Misi Perdamaian PBB selain isu global lain. 

Baca juga: Jokowi jelaskan alasan Indonesia butuh pemerintahan “Dilan”
Baca juga: Prabowo tegaskan tidak perlu terlalu banyak kartu

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019

Penggelaran pasukan terintegrasi strategi Jokowi

Capres nomor urut 01, Joko Widodo, mengikuti debat keempat capres, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan, dan keamanan, serta hubungan internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, mengatakan, menggelar pasukan yang terintegrasi menjadi strategi pembangunan pertahanan dan keamanan di Indonesia ke depan.

“Artinya kita tidak jawasentris. Oleh sebab itu sudah saya perintahkan kepada Menhan dan Panglima TNI untuk membangun Divisi 3, yang telah mulai bekerja Divisi 3 Kostrad, di Gowa, kemudian Komando Angkatan Udara (III) di Biak, kemudian Armada III Angkatan Laut di Sorong,” kata Jokowi, menjawab pertanyaan tema pertahanan dan keamanan dalam Debat Capres Ke-4 di Hotel Shangri-La, Jakarta pada Sabtu malam.

Menurut Jokowi, ketiga divisi itu dalam proses pembangunan. Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga menjelaskan pemerintah telah menggelontorkan Rp107 triliun anggaran untuk Kementerian Pertahanan. Dari situ, kemudian disalurkan untuk membiayai Markas Besar TNI, Markas Besar TNI AD, Markas Besar TNI AL, dan Markas Besar TNI AU, selain Kementerian Pertahanan itu sendiri.

Selain itu, pemerintahan Kabinet Kerja juga menggelar pasukan di empat wilayah yakni wilayah barat di Kepulauan Natuna, wilayah timur di Pulau Morotai, kemudian wilayah selatan di Saumlaki, dan kemudian di Biak, Papua.

Kekuatan tersebut diharapkan dapat menjaga NKRI dari penyusup.

Sebanyak 19 titik radar udara dan 11 radar maritim juga telah beroperasi dan terkoneksi.

“Saya optimis dengan penguasaan radar udara, radar maritim yg sudah 100 persen siapapun yang masuk ke teritori kita akan ketahuan, akan ketahuan,” demikian Jokowi. 

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Sosialisasi pemilu di perbatasan

Petugas Relawan Demokrasi (Relasi) Kabupaten Bengkayang Didi (kanan) mensosialisasikan tata cara pencoblosan Pemilu 2019 kepada warga di perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Sabtu (30/3/2019). Relasi yang dibentuk KPU Kabupaten Bengkayang dan bertugas selama tiga bulan itu bertujuan untuk menjangkau pemilih di pelosok pedalaman hingga kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia di daerah tersebut. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/foc.

TKN: Keinginan Prabowo soal kekayaan alam terjadi di era Jokowi

Sekjen Partai Nasdem Johny G Plate (kiri) dan Sekjen Partai Hanura Hery Lontung di Posko Pemenangan Cemara, Jakarta, Kamis (13/9/2018). (Foto: Istimewa)

Jakarta (ANTARA) – Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin mengatakan keinginan Prabowo Subianto soal kekayaan alam Indonesia, sudah terjadi di era pemerintahan Presiden Jokowi.

“Keinginan pak Prabowo soal kekayaan alam sudah terjadi di era pak Jokowi,” kata Wakil Ketua TKN Johnny G Plate dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu.

Dalam debat keempat Pilpres 2019, Sabtu, Prabowo menyebut untuk apa teknologi modern digunakan jika kekayaan alam Indonesia pergi keluar negeri.

Prabowo menyatakan lebih baik menggunakan teknologi lama tapi kekayaan alam kembali ke Indonesia.

Johnny menegaskan di era Presiden Jokowi kekayaan alam nasional kembali ke pangkuan Indonesia.

“Di era Pak Jokowi sekarang ini Indonesia makin berdaulat di bidang ekonomi. Freeport kembali ke pangkuan Indonesia, Blok Mahakam dikelola Pertamina dan masih banyak lainnya,” kata Johnny.

Dia menilai apa yang digelisahkan Prabowo hanya dilontarkan secara keras tanpa didukung data yang ada.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon, nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf dan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

Debat keempat Pilpres dengan tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional, hanya mempertemukan dua capres yakni Jokowi dan Prabowo.

Debat ini diselenggarakan di Hotel Sangri-La Jakarta dengan dua orang moderator yakni Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi.

Debat disiarkan secara langsung oleh tiga stasiun televisi swasta yaitu Metro TV, SCTV dan Indosiar.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo tekankan pentingnya pertahanan negara yang kuat

Pendukung calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyaksikan debat keempat calon presiden di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

… pertahanan dan kemanaan sangat penting bagi suatu negara, kekayaan suatu bangsa kalau tidak dijaga oleh suatu pertahanan yang kuat, tidak mungkin…

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengatakan, pentingnya suatu pertahanan negara yang kuat.

“Jadi, pertahanan dan kemanaan sangat penting bagi suatu negara, kekayaan suatu bangsa kalau tidak dijaga oleh suatu pertahanan yang kuat, tidak mungkin,” kata Prabowo, saat acara debat keempat calon presiden di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu malam.

Prabowo pun mengutip adagium dari seorang ahli sejarah asal Yunani yang menyatakan bahwa “yang kuat akan berbuat sehendaknya, yang lemah harus menderita“.

“Kami menilai pertahanan Indonesia terlalu lemah. Kenapa? karena kita tidak punya uang karena itu kita harus menjaga keuangan kita. Ke mana keuangan kita? Kekayaan kita harta kita tidak tinggal Indonesia karena itu kita lemah, apa kita sadar bahwa sebenarnya kita diejek?,” ucap Prabowo.

Oleh karena itu, kata dia, harus ditingkatkan anggaran pertahanan.

“Jadi, bagi saya kita harus tingkatkan anggaran pertahanan untuk itu kita harus buat sistem hentikan kebocoran, hentikan korupsi,” kata dia.

KPU menggelar debat keempat calon presiden yang berkompetisi dalam Pemilu 2019.

Debat diikuti calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), dan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Debat keempat ini mengambil tema ideologi, pertahanan dan keamanan, pemerintahan, dan hubungan internasional.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Hasto sebut paparan Jokowi-Prabowo tunjukkan karakter berlawanan

Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) bersama Ketua KPU Arief Budiman sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menilai pemaparan visi-misi Joko Widodo dan Prabowo Subianto menunjukkan hal berlawanan yang dipengaruhi karakter masing-masing.

“Pak Jokowi selalu terdepan dengan kejutan diksi penuh makna,” kata Hasto Kristiyanto di Jakarta, Sabtu malam, menanggapi pernyataan visi misi yang disampaikan capres 01 Joko Widodo dan capres 02 Prabowo Subianto, pada Debat Capres keempat.

Menurut Hasto Kristiyanto, “Digital Melayani” atau disingkat Dilan, ditampilkan sebagai kredo kemajuan tata pemerintahan yang akan dilakukan.

Dilan hadir sebagai gagasan realistis, mengedepankan modernitas berbasis teknologi digital dan penuh optimisme. Sebaliknya, kata dia, apapun tema debat, capres 02 Prabowo selalu berkutat pada persoalan korupsi stadium empat, namun tanpa ketegasan di dalam menindak enam caleg Gerindra yang terlibat kasus korupsi.
   
Tampilan debat kedua pemimpin ini, kata Hasto, tidak bisa dilihat dari lantang atau tidaknya berbicara, tapi dari gagasan otentik pemimpin yang di satu sisi menjawab persoalan bangsa dan di sisi lain menyampaikan visi terbaik demi kepentingan bangsa.

Baca juga: Jokowi singgung dia dituduh antek PKI
Baca juga: Prabowo singgung soal tuduhan dari sebagian pendukung Jokowi

“Gagasan Prabowo menciptakan pemerintahan yang kuat dan bersih langsung tereliminasi karena ketidakmampuan mendorong Gerindra terdepan dalam memberantas korupsi. Sementara pendekatan pertahanan hanya dari aspek memperbesar anggaran bukanlah solusi,” katanya.

Sementara capres 01 Jokowi, menurut dia, lebih menampilkan pemahaman penguasaan teknologi, mengedepankan peningkatan sumber daya manusia (SDM) demi penguasaan rancang bangun industri persenjataan.

“Gagasan politik luar negeri Prabowo lebih kompromistis, bersahabat dengan semua negara, sementara Jokowi mampu menangkap esensi dasar politik luar negeri bebas aktif yang berpihak pada kepentingan nasional dan tanggung jawab mewujudkan persaudaraan dunia,” katanya.

Hasto melihat, pada Debat Capres keempat, kembali menampilkan perbedaan karakter Jokowi yang visioner, fokus pada SDM, dan bertumpu pada kemajuan teknologi, sementara Prabowo tampil biasa.

“Hal yang menggembirakan, bahwa ideologi bangsa Pancasila diyakini sebagai pemersatu dan kesepakatan bersama, dan tidak ada satu kekuatan manapun yang bisa menggantinya,” katanya.

Baca juga: Pandangan politik luar negeri antara Jokowi dan Prabowo  

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Ojol ramaikan nobar debat Pilpres di Sekber Prabowo-Sandi

Pengemudi ojol meramaikan nobar di Sekretariat Bersama (Sekber) Satgas Pemenangan Relawan Prabowo-Sandi wilayah Nusa Tenggara Barat, di sebuah rumah toko (ruko) Jalan Dr. Wahidin, Rembiga, Mataram, NTB, Sabtu malam (30/3). (Foto Antara/Dhimas BP)

Mataram (ANTARA) – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) meramaikan acara nobar debat keempat Pilpres 2019 yang digelar Sekretariat Bersama (Sekber) Satgas Pemenangan Relawan Prabowo-Sandi wilayah Nusa Tenggara Barat, di sebuah rumah toko (ruko) Jalan Dr. Wahidin, Rembiga, Kota Mataram.

Ramdhani, salah seorang pengemudi ojol yang ditemui wartawan di acara nobar debat keempat Pilpres 2019, Mataram, Sabtu malam, mengaku tidak ingin melewatkan siaran langsung perdebatan calon pemimpin negara tersebut.

“Curi-curi waktu saja pak, sembari nunggu orderan masuk, kita nonton dulu,” kata Ramdhani.

Dia mengatakan, siaran langsung debat Pilpres yang diselenggarakan KPU tersebut, tidak pernah dia lewatkan. Dia mengaku selalu menyempatkan diri untuk tetap bisa menyaksikan siaran langsungnya.

“Acara langsung nobar sebelum-sebelumnya saya nonton, seringnya nonton di sini, karena banyak pelanggan yang order dekat-dekat sini,” ujarnya.

Begitu juga disampaikan pengemudi ojol lainnya, Rahmatulloh, pria bujang asal Malang, Jawa Timur, yang mengaku sudah dua tahun merantau di Lombok tersebut.

“Enakan nonton dari sini, soalnya banyak orderan makanan dekat-dekat sini. Kan di sini banyak toko makanan,” kata pria yang akrab disapa Mamat itu.

Kepada wartawan, dia mengaku pada pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019, dukungan suaranya akan diberikan kepada Capres-Cawapres nomor urut dua, Prabowo-Sandi.

Dengan alasan itu, Mamat yang mengetahui Sekber Satgas Pemenangan Relawan Prabowo-Sandi NTB di Rembiga, selalu menyempatkan dirinya untuk ikut nobar dari pinggiran ruko di Jalan Dr. Wahidin tersebut.

Debat keempat Pilpres 2019 yang disiarkan langsung dari Hotel Shangri-La, Jakarta, menghadirkan peserta debat capres 01 Joko Widodo dan Capres 02 Prabowo Subianto.

Tema debat keempat malam hari ini tentang ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional.

Baca juga: Nobar Debat Capres ajang pendidikan politik kepada masyarakat
Baca juga: Lokasi tempat Sandiaga nobar ikut kampanye Hari Bumi
Baca juga: Relawan Jokowi-KH Ma’ruf gelar nobar debat secara sederhana

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi: Menggelar pasukan Indonesia jangan “Jawasentris”

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, mengatakan, pentingnya gelar pasukan yang terintegrasi sehingga tidak hanya terpusat di Pulau Jawa alias “Jawasentris”.

“Oleh sebab itu sudah saya perintahkan kepada Menteri Pertahanan dan Panglima untuk membangun Divisi III (Kostrad),” jelas Jokowi dalam debat keempat calon presiden, yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu.

Jokowi kemudian menjelaskan satuan TNI yang sudah mulai terwujud dan beroperasi, salah satunya adalah Divisi III Kostrad, di Gowa, Sulawesi Selatan, kemudian Komando TNI AU III yang terletak di Biak, Papua.

“Serta Armada III Angkatan Laut di Sorong ini sudah dalam proses pembangunan dan segera akan jadi,” ujar Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi juga memaparkan bahwa pihaknya telah memerintahkan gelar pasukan di empat titik penting yaitu; di Natuna sebelah barat, kemudian di Morotai (Maluku Utara) sebelah timur, kemudian di Saumlaki dekat Masela, dan kemudian di Biak.

“Apa yang kita harapkan dari gelar pasukan ini artinya titik-titik pinggir yang ada di negara ini semuanya terjaga dan juga perlu saya sampaikan bahwa yang namanya radar maritim juga radar udara kita ini sudah menguasai seluruh wilayah kita 100%,” jelas Jokowi.

Hal ini disebabkan karena terdapat 19 titik radar udara dan 11 titik radar maritim yang telah tersambung dan terkoneksi.

Mengenai anggaran pertahanan yang kurang, Jokowi menekankan pentingnya menutupi anggaran yang kurang dengan cara investasi di bidang alutsista.

“Jangan hanya belanja, namun juga ivestasi sehingga kita juga bisa menguasai teknologinya, hasilnya kita bisa memiliki kapal tank dan juga kapal selam Ardadedali yang merupakan hasil kerjasama dan investasi di negara lain,” jelas Jokowi.
 

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi dan Prabowo miliki pandangan sama tentang Pendidikan Pancasila

Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua) kanan bersama Ketua KPU Arief Budiman sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA) – Dalam debat keempat calon presiden 2019 calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memiliki pandangan yang sama masalah Pendidikan Pancasila.

Joko Widodo menekankan pentingnya pendidikan dan penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti penerapan toleransi dalam berbangsa dan bernegara di Indonesia.

“Yang paling penting adalah yang paling penting adalah bagaimana memberikan pendidikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus bertoleransi karena kita ini memiliki 714 suku,” ujar Jokowi dalam Debat Capres Keempat di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu.

Jokowi mengatakan bahwa anak-anak Indonesia harus diberitahu bagaimana berkawan dengan saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air yang memiliki lebih dari 1.100 bahasa daerah yang berbeda-beda.

Selain itu Jokowi juga menegaskan pentingnya mendidik anak-anak bangsa Indonesia bagaimana hidup bertoleransi, mengingat Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan ras.

“Itu sebetulnya yang ingin terus kita lakukan, pendidikan ini bukan indoktrinasi lagi harus kekinian juga untuk dapat lebih diterima oleh para generasi muda,” ujar Jokowi.

Pendidikan Pancasila dan toleransi dikatakan Jokowi pada saat ini dapat dilakukan melalui sosial media untuk menjangkau generasi muda.

Sedangkan Prabowo Subianto menilai Pancasila harus dimasukkan ke dalam pendidikan sejak dini hingga pendidikan lanjutan.

“Menurut pendapat saya Pancasila ini walaupun kita tidak mau menggunakan pendekatan indoktrinasi, tapi kita harus memasukkan Pancasila ke dalam pendidikan bangsa kita, pendidikan dari kecil dari awal, dari usia dini Taman Kanak-Kanak, SD SMP SMA harus dimasukkan dalam edukasi,” kata Prabowo dalam jawabannya terkait tema ideologi ini.

Menurut Prabowo, pendidikan Pancasila wajib dimasukkan ke dalam kurikulum setiap tingkat pendidikan.

Selain itu, Prabowo juga menjelaskan para pemimpin harus memberi contoh yang mempersatukan dan menyejukkan masyarakat.

“Memberi contoh dalam masalah edukasi ini, dalam memilih orang tidak boleh memandang suku, agama, ras. Dalam menjalankan politik harus politik persatuan, bukan politik pecah belah, bukan politik cari kesalahan, bukan politik cari perbedaan,” kata mantan Danjen Kopasus itu.

Komisi Pemilihan Umum menyelenggarakan Debat Ke-4 Pilpres 2019.

Debat pada kali itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional.

Baca juga: Capres diharapkan klarifikasi isu ideologi dalam debat
Baca juga: Pengamat: Masing-masing capres punya ‘amunisi’ untuk debat ke-4

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Pengamat sebut Jokowi dan Prabowo sudah merawat ideologi

Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI), Jerry Massie. (Istimewa)

Jakarta (ANTARA) – Pengamat politik dari Indonesia Public Institute (IPI) Jerry Massie, menyebutkan, kedua calon presiden baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto sudah baik dalam merawat dan mempertahankan ideologi bangsa Indonesia, yakni Pancasila.

“Dari sisi Pancasila saya nilai baik Jokowi dan Prabowo sudah baik dalam merawat dan mempertahankan ideologi bangsa kita,” kata Jerry menanggapi debat capres keempat, di Jakarta, Sabtu malam.

Menurut dia, narasi yang dibangun keduanya dan komunikasi verbal dan non verbal sangat bagus atau well done.

Menurut Jokowi lahirnya Pancasila melalui kesepakatan pemimpin bangsa dari berbagai, ras, agama dan suku.

“Jadi secara summary atau ringkasnya sang petahana Jokowi memaparkan ide yang cemerlang yakni, menjaga dan merawat Pancasila dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” kata Jerry.

Menanggapi pernyataan Prabowo bahwa ideologi Pancasila sudah final dan bukan lagi wacana, kata dia, itu ide yang baik, tetap dipertahankan.

“Semoga apa yang disampaikan itu jangan sampai lips service, jika ada kelompok yang mau mengubah dengan sistem khilafah Prabowo harus lawan dan tolak,” kata Jerry.

Pertanyaannya, adalah apakah Prabowo berani menyatakan ormas HTI lembaga organisasi terlarang. “Ini tantangan buat mantan Danjen Kopassus ini,” katanya.

Menurut Prabowo kompromi besar dan kecemerlangan dari Pancasila mempersatukan ratusan etnis suku, budaya dan kompromi ini menghasilkan.

“Tapi saya salut kepada Prabowo menyatakan 18 tahun dia bersumpah mempertahankan Pancasila kalau ada yang mengubah dia akan lawan,” ucap Jerry.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi tekankan pendidikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

Capres nomor urut 01 Joko Widodo mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA) – Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo menekankan pentingnya pendidikan dan penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti penerapan toleransi dalam berbangsa dan bernegara di Indonesia.

“Yang paling penting adalah yang paling penting adalah bagaimana memberikan pendidikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus bertoleransi karena kita ini memiliki 714 suku,” ujar Jokowi dalam Debat Capres Keempat di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu.

Jokowi mengatakan hal tersebut ketika menjawab pertanyaan panel mengenai ideologi Indonesia.

“Anak-anak kita juga harus diberitahu bagaimana berkawan dengan saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air yang memiliki lebih dari 1.100 bahasa daerah yang berbeda-beda,” ujar Jokowi.

Selain itu Jokowi juga menegaskan pentingnya mendidik anak-anak bangsa Indonesia bagaimana hidup bertoleransi, mengingat Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan ras.

“Itu sebetulnya yang ingin terus kita lakukan, pendidikan ini bukan indoktrinasi lagi harus kekinian juga untuk dapat lebih diterima oleh para generasi muda,” ujar Jokowi.

Pendidikan Pancasila dan toleransi dikatakan Jokowi pada saat ini dapat dilakukan melalui sosial media untuk menjangkau generasi muda.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Lokasi tempat Sandiaga nobar ikut kampanye Hari Bumi

Lokasi Rumah Siap Kerja tempat dimana Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan nonton bareng di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu malam (30/03/2019), dimatikan selama satu jam. ANTARA/Susylo Asmalyah

Jakarta (ANTARA) – Lokasi Rumah Siap Kerja, tempat dimana calon wakil presiden, Sandiaga Uno, nonton bareng di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu malam, dimatikan selama satu jam.

Lampu dan layar untuk nobar dimatikan mulai pukul 20.30 WIB sampai 21.30 WIB. Sementara Sandiaga menonton debat calon presiden melalui telepon pintarnya berbagi bersama orang di sekelilingnya.

“Akan berpartisipasi dalam kampanye Earth Hour dengan mematikan listrik saat debat berlangsung,” kata Sandiaga di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan.

Hari Bumi alias Earth Hour adalah kampanye lingkungan yang diinisiasi World Wide Fund for Nature (WWF) untuk melawan perubahan iklim. Kampanye itu dilakukan setiap 30 Maret, yang kini terjadi pada Sabtu, dengan mematikan listrik pada pukul 20.30 sampai 21.30.

Acara nobar akan tetap berlangsung meski mengikuti kampanye Hari Bumi. Nanti siaran debat akan disiarkan di layanan streaming melalui sambungan internet.

“Ya tetap dong khan bisa streaming, namanya juga jaman now,” kata Sandiaga

Saat kampanye Hari Bumi berlangsung, Rumah Siap Kerja mengganti penerangan menggunakan lilin. Meskipun agak gelap, namun suasana kemeriahan dukungan kepada Prabowo tetap meriah dengan sorak-sorai.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi tegaskan butuh kecepatan dalam pelayanan pemerintahan

Capres nomor urut 01 Joko Widodo mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menjelaskan pemerintah memerlukan kecepatan dalam melayani masyarakat dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

“Sehingga diperlukan yang pertama yang namanya reformasi dalam bidang pelayanan lewat layanan yang berbasis elektronik; e-government, e-procurement, e-budgeting, sangat sangat diperlukan dalam menyiapkan era digital ke depan,” kata Jokowi saat menjawab pertanyaan tema pemerintahan dalam Debat Capres Pemilu 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta pada Sabtu malam.

Menurut Jokowi, penyederhanaan dan penajaman kelembagaan juga diperlukan. Dia mengatakan lembaga yang tidak diperlukan dapat dipotong.

Selama pemerintahannya, Jokowi menjelaskan telah membubarkan 23 lembaga dengan tujuan menjadikan pemerintahan lebih ramping, lincah dan cepat memutuskan kebijakan.

Peningkatan terhadap SDM Aparatur Sipil Negara juga akan terus dilakukan, kata Jokowi.

“Yang keempat kita melakukan yang namanya reformasi tata kelola. Manajemen semuanya harus disimpelkan, disederhanakan, tidak bertele-tele, lembaga-lembaga yang tidak perlu saya kira perlu kita bubarkan,” ujar mantan Walikota Solo itu.

Dia juga menjelaskan ke depan pemerintah akan mengimplementasikan “Dilan” atau pemerintahan yang “Digital Melayani”.

Komisi Pemilihan Umum menyelenggarakan Debat Ke-4 Pilpres 2019 yang mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional.

Terdapat enam segmen dalam debat itu yakni penyampaian visi-misi, pendalaman visi-misi capres melalui pertanyaan para panelis, pertanyaan antar capres, dan pernyataan penutup debat.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Pengamat soroti pernyataan Prabowo soal ideologi Pancasila

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Semoga apa yang disampaikan Pak Prabowo itu sungguh-sungguh kenyataan, bukan sebagai retorika. Jika ada kelompok yang ingin merubah Pancasila menjadi ideologi lain, misalnya khilafah, Pak Prabowo harus berani menolaknya

Jakarta (ANTARA) – Pengamat politik dari Indonesia Public Institute (IPI) Jerry Massie menyoroti pernyataan capres 02, Prabowo Subianto, soal Pancasila sebagai ideologi yang sudah final bukan sekadar wacana, sehingga siap melawan pihak yang akan mengubah Pancasila.

“Semoga apa yang disampaikan Pak Prabowo itu sungguh-sungguh kenyataan, bukan sebagai retorika. Jika ada kelompok yang ingin merubah Pancasila menjadi ideologi lain, misalnya khilafah, Pak Prabowo harus berani menolaknya,” kata Jerry Massie, melalui telepon selulernya.

Jerry Massie mengatakan hal itu menanggapi pernyataan capres 02, Prabowo Subianto, saat menyampaikan visi-misi pada Debat Capres keempat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Jakarta, Sabtu malam.

Jerry, bicara soal Pancasiola sebagai ideologi negara dan bangsa, apakah Prabowo berani menyatakan, HTI sebagai organisasi terlarang. “Ini menjadi tantangan bagi Pak Prabowo,” katanya.

Menurut Jerry, Prabowo saat menyampaikan visi dan misinya menyebutkan, kecemerlangan Pancasila adalah mempersatuan ratusan etnis di Indonesia. “Pada usia 18 tahun sudah sudah bersumpah untuk mempertahankan Pancasila. Kalau ada yang ingin merubah Pancasila, saya akan lawan,” kata Jerry menirukan pernyataan Prabowo.

Menurut Jerry, semoga apa yang disampaikan Prabowo tersebut menjadi kenyataan. “Jangan sampai hanya menjadi retorika,” katanya.

Baca juga: Prabowo akan pertahankan Pancasila sampai titik darah penghabisan
Baca juga: Prabowo nilai Pancasila harus dimasukkan dalam pendidikan

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo singgung soal tuduhan dari sebagian pendukung Jokowi

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyampaikan visi misi saat mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

… Ibu saya seorang Nasrani. Saya lahir dari rahim seorang Nasrani. Jadi saya dari umur 18 tahun mempertaruhkan nyawa untuk mempertahankan Pancasila, nyawa saya saya pertaruhkan untuk republik ini. Bagaimana kok saya dituduh akan mengubah Pancasila?

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor ururt 02, Prabowo Subianto, saat memberi tanggapan, menyinggung tuduhan-tuduhan yang dilontarkan sebagian pendukung dari calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, kepada dia. Hal yang dia bahas terkait dengan khilafah.

“Saya juga ingin bertanya, apa Pak Jokowi mengerti di antara pendukung Pak Jokowi ada yg melontarkan tuduhan-tuduhan tidak tepat kepada saya seolah-olah saya membela khilafah, seolah saya akan melawan tahlilan. Ini sangat tidak masuk akal,” kata Prabowo, pada acara debat keempat calon presiden di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu malam.

Sebelumnya, Prabowo yakin dan percaya Jokowi seorang yang pacasilais, patriot, dan nasionalis. “Karena itu ketika Pak Jokowi dilantik (2014) saya datang dan beri hormat,” ucap Prabowo.

Ia pun mempertanyakan bahwa dia dituduh akan mengubah ideologi Pancasila.

“Ibu saya seorang Nasrani. Saya lahir dari rahim seorang Nasrani. Jadi saya dari umur 18 tahun mempertaruhkan nyawa untuk mempertahankan Pancasila, nyawa saya saya pertaruhkan untuk republik ini. Bagaimana kok saya dituduh akan mengubah Pancasila? Sungguh kejam itu,” kata Prabowo.

Ibu kandung dari Prabowo Subianto, Dora Sigar, adalah seorang Kristen Protestan. Namanya diabadikan menjadi nama salah satu ruangan penting di dalam Gedung Lembaga Alkitab Indonesia, di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, yang difasilitasi adik kandungnya, Hasjim Djojohadikusumo. 

Prabowo katakan, sejak dia berusia 18 tahun, dia sudah mempertaruhkan jiwanya untuk negara dan Pancasila. Pada usia itu, dia menjadi taruna Akademi Militer di Magelang, dan lulus pada 1974.

Paman kandung Prabowo, Letnan Subianto, gugur dalam Peristiwa Lengkong, di Tangerang (kini Banten) saat sejumlah taruna Akademi Militer Tangerang melawan tentara Jepang yang menolak menyerahkan senjatanya kepada TKR. 

KPU menggelar debat keempat calon presiden yang berkompetisi dalam Pemilu 2019.

Debat diikuti oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Debat keempat ini mengambil tema ideologi, pertahanan dan keamanan, pemerintahan, dan hubungan internasional.***2***

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Nobar Debat Capres ajang pendidikan politik kepada masyarakat

Suasana Nobar Debat Capres keempat yang digelar KPU Kalbar di Warkop Upgrade, Pontianak (ANTARA/Dedi)

Nobar ini adalah bagian pendidikan politik kepada masyarakat umun karena yang hadir di kegiatan ini khalayak ramai

Pontianak (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar menggelar Nonton Bareng (Nobar) Debat Capres ke empat di Warkop Upgrade Pontianak sebagai ajang pendidikan politik kepada masyarakat.

“Nobar ini adalah bagian pendidikan politik kepada masyarakat umun karena yang hadir di kegiatan ini khalayak ramai,” ujar Komisioner KPU Kalbar, Mujiyo di Pontianak, Sabtu, malam.

Ia menambahkan melalui Nobar Debat Capres antara Paslon nomor urut 01, Joko Widodo dengan nomor urut 02, Prabowo Subianto, masyarakat bisa mengetahui visi dan misi calon terkait tema yang dibahas.

“Dengan Nobar ini juga masyarakat yang hadir dan tentu ada yang berbeda – beda pilihan bisa saling menyapa, berbaur dan penuh suka cita menyambut debat antar pilihannya masing – masing,” kata dia.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga persaudaraan dan persatuan bangsa dalam Pemilu 2019.

“Paska debat mari kita tetap santun dan jangan saling menjelekkan atau pun menjatuhkan satu sama lain terutama di media sosial maupun dalam pergaulan sehari – sehari,” pesan dia.

Sementara itu, Komisioner KPU Kalbar, Trenggani pada saat Nobar mengajak masyarakat untuk menyambut Pemilu 2019 dengan penuh suka ria dan penuh persaudaraan.

“Namanya pesta demokrasi, mari kita penuh suka ria dan senang dalam prosesnya hingga waktu pemilihan,” ajak dia.

Menurutnya agar pesta demokrasi berjalan gembira dan lancar maka harus dihindari ujar kebencian, saling hujat, berita hoaks dan hal – hal yang mengganggu Pemilu 2019.

“Untuk gembira harus bebas hal yang mengganggu termasuk bagaimana Kamtibmas terjaga dengan baik dan partisipasi masyarakat tinggi dalam menyukseskan Pemilu ini,” papar dia.

Pihaknya dari KPU terus mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk datang ke TPS pada Rabu, 17 April 2019 untuk memilih Caleg tingkat kabupaten, provinsi, pusat, DPD dan Presiden dan Wakil Presiden.

“Kembali kita mengajak masyarakat untuk wujudkan Pemilu dengan gembira, berkualitas dan bermartabat,” kata dia.

Dalam Nobar yang digelar KPU Kalbar tersebut diikuti ratusan peserta dan di kesempatan itu sejumlah kuis serta hadiah menarik dihadirkan panitia di sela Debat yang ditayangkan secara langsung di berbagai media televisi yang ditunjuk KPU RI.

Baca juga: Lokasi tempat Sandiaga nobar ikut kampanye Hari Bumi
Baca juga: Relawan Jokowi-KH Ma’ruf gelar nobar debat secara sederhana
Baca juga: Peneliti muda Indonesia gelar nobar debat capres
Baca juga: Wartawan “nobar” debat capres di Hotel Shangri-La Jakarta

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo: Pertahanan keamanan kita terlalu lemah

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengatakan di bidang pertahanan dan keamanan saat ini lemah dikarenakan kecilnya anggaran.

“Di bidang pertahanan keamanan kita terlalu lemah, anggaran kita terlalu kecil, ini akan kita perbaiki,” kata Prabowo saat menyampaikan visi misinya dalam debat calon presiden ke-IV di Jakarta, Sabtu.

Prabowo dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan akan memelihara hubungan baik dengan semua negara.

Di bidang ideologi, Prabowo menyampaikan bahwa Pancasila adalah final. Sementara di bidang pemerintahan, Prabowo menyampaikan akan memperkuat pemerintahan dan memberantas korupsi.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat keempat calon presiden yang berkompetisi dalam Pemilu 2019.

Debat diikuti oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Debat keempat ini mengambil tema ideologi, pertahanan dan keamanan, pemerintahan, dan hubungan internasional.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

TKN: Jokowi spesifik beri solusi penanaman pendidikan Pancasila

Capres nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan visi misi saat debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat tersebut mengangkat tema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak/pras.

Jakarta (ANTARA) – Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin menilai Jokowi sangat spefisik memberikan solusi penanaman pemahaman pendidikan Pancasila kepada generasi muda.

“Dalam debat Pak Jokowi sangat lebih spesifik dalam memberikan solusi bagi pemahaman pendidikan Pancasila,” kata Jubir TKN Ace Hasan Syadzily dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Dalam paparannya di debat keempat Pilpres 2019, Jokowi menjawab cara menanamkan pendidikan Pancasila tanpa indoktrinasi adalah melalui pendidikan sejak paud hingga S3.

Capres petahana nomor urut 01 itu juga menyontohkan bahwa pendidikan Pancasila bisa diberikan melalui visualisasi di berbagai media sosial seperti Facebook atau Instagram.

Sementara Prabowo menjawab cara penanaman pendidikan Pancasila bisa dilakukan melalui pendidikan sejak TK hingga S3.

Ace mengatakan apa yang disampaikan Jokowi jelas lebih spesifik dan solutif. Dia menekankan penggunaan media sosial penting karena saat ini lebih banyak digunakan para milenial.

“Pak Jokowi lebih memahami perkembangan zaman dan memahami dunia anak muda. Sebaliknya Pak Prabowo masih pendekatan yang lama,” kata Ace.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon, nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf dan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

Debat keempat Pilpres dengan tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional, hanya mempertemukan dua capres yakni Jokowi dan Prabowo.

Debat ini diselenggarakan di Hotel Sangri-La Jakarta dengan dua orang moderator yakni Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi.

Debat disiarkan secara langsung oleh tiga stasiun televisi swasta yaitu Metro TV, SCTV dan Indosiar.

Baca juga: Jokowi tekankan pendidikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
Baca juga: Prabowo nilai Pancasila harus dimasukkan dalam pendidikan

Pewarta:
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo tegaskan tidak perlu terlalu banyak kartu

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Ke depan kita tidak usah terlalu banyak kartu, cukup satu kartu yang mencakup semua untuk melaksanakan fungsi-fungsi yang besar

Jakarta (ANTARA) – Calon Presiden Nomor Urut 01 Prabowo Subianto menilai Indonesia cukup memerlukan satu kartu yang mencakup seluruh fungsi-fungsi besar, seperti kesehatan, pendidikan, hingga tenaga kerja.

“Ke depan kita tidak usah terlalu banyak kartu, cukup satu kartu yang mencakup semua untuk melaksanakan fungsi-fungsi yang besar,” ujar Prabowo dalam Debat Capres Keempat di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu.

Satu kartu tersebut dikatakan Prabowo akan menjadi bagian dari penggunaan teknologi informatika dalam pemerintahan Prabowo-Sandi bila terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019 – 2024.

“Nantinya pemerintahan Prabowo-Sandi akan mengutamakan penggunaan teknologi informatika, ini terutama untuk mencapai transparansi,” jelas Prabowo.

Prabowo menjelaskan seluruh sistem yang baik tidak akan efisien bila tidak memiliki tujuan yang jelas sehingga pihaknya ingin mencapai suatu pemerintahan yang efektif.

“Harus efektif dan bersih dari korupsi, lalu teknologi informatika ini adalah senjata yang sangat efektif untuk mencapai itu. Teknologi informatika memang suatu keharusan namun harus efektif,” jelas Prabowo.

Baca juga: Prabowo singgung soal tuduhan dari sebagian pendukung Jokowi
Baca juga: Prabowo akan kuatkan lembaga-lembaga pemerintah

   

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi hadiri lokasi debat bersama istri

Capres nomor urut 01, Joko Widodo dan istri Iriana Joko Widodo menghadiri lokasi debat keempat Pilpres 2019, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat. (Imam B)

Persiapannya tadi siang makan banyak, setelah itu tidur sore, bangun lalu mandi

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, menghadiri debat capres keempat di Hotel Shangri-La pada Jumat malam bersama istrinya Iriana Joko Widodo.

Jokowi dan Iriana Joko Widodo hadir di lokasi debat sekitar pukul 19.38 WIB kompak mengenakan baju berwarna putih. Iriana terlihat mengenakan baju putih dan juga syal merah di lehernya.

Jokowi mengatakan tidak ada persiapan khusus menghadapi debat tersebut, justru malah bercanda yaitu dengan makan banyak sebelum debat.

“Persiapannya tadi siang makan banyak, setelah itu tidur sore, bangun lalu mandi,” ujarnya.

Dia mengatakan tidak ada istilah serang-menyerang dalam debat capres dan dinilainya debat harus adem.

Debat keempat Pilpres 2019 digelar di Hotel Shangri-La pada Sabtu (30/3) malam dengan peserta debat adalah capres 01 Joko Widodo dan capres 02 Prabowo Subianto.

Tema debat keempat yaitu ideologi, pemerintahan keamanan serta hubungan internasional. Media penyelenggara debat di antaranya Metro TV, SCTV, dan Indosiar.

Baca juga: Jokowi: debat akan mengalir saja
Baca juga: Ma’ruf: Jokowi sudah kuasai materi debat keempat

   
 

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019

Gubernur Riau soal infrastruktur jika Jokowi tidak presiden

Gubernur Riau, Syamsuar, memberikan orasi politik pada kampanye terbuka calon presiden nomor 01, Joko Widodo-KH Ma’aruf Amin, di Lapangan Pasar Minggu Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (30/3/2019). (ANTARA/FB Anggoro)

Siak, Riau (ANTARA) – Gubernur Riau, Syamsuar, meminta warga Provinsi Riau memenangkan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’aruf Amin, karena pemerintahan yang kini banyak melakukan pembangunan khususnya di sektor infrastruktur strategis, sehingga dikhawatirkan akan mangkrak apabila ganti presiden.

“Kalau sudah mantap seperti ini perlu dilanjutkan. Kalau gak dilanjutkan, mangkrak jadinya,” kata Syamsuar dalam orasi politiknya di kampanye terbuka calon presiden 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’aruf Amin, di Lapangan Pasar Minggu Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu.

Ribuan warga memadati lokasi kampanye terbuka. Warga dan pendukung dari partai koalisi terlihat ikut berkampanye di tengah terik matahari. Mereka mengibarkan bendera besar bergambar Joko Widodo (Jokowi), dan juga partai koalisi seperti Partai Golkar, Nasdem dan PDI Perjuangan.

Syamsuar mengatakan, hadir di kampanye mewakili pribadi, begitu juga Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya yang hadir sebagai juru kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN).

“Ini untuk kepentingan rakyat Indonesia, dan persatuan Republik Indonesia yang Inshaallah makin maju di bawah kepemimpinan Bapak Jokowi,” lanjut Syamsuar.

Ia mengatakan, pemerintah kini sedang merampungkan proyek strategis nasional Jalan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang sepanjang 131 kilometer, dengan dana investasi Rp16,2 triliun dari APBN. Ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional Tol Trans Sumatera.

“Di Kandis akan ada dua jalur, nanti kalau stop di Kandis bagaimana?,” kata Syamsuar.

Proyek strategis nasional lainnya adalah pembangunan rel kereta api di Sumatera, yang kini sudah mencapai Labuhan Batu (Sumatera Utara) yang akan disambung sampai ke Dumai, Riau. Selain itu, ada juga pembangunan Kawasan Industri Buton di Siak, yang bisa menjadi gerbang masuknya investasi baru ke Riau.

“Saya pernah jadi bupati Siak dua periode, dan saat Pak Jokowi banyak sekali pembangunan yang sampai ke pelosok kampung karena ada dana desa, pembangunan infrastruktur dari DAK (Dana Alokasi Khusus), selain jalan tol yang dibangun,” ujarnya.

Kemudian, ia mengatakan pemerintahan yang sekarang juga terus meningkatkan tingkat elektrifikasi di Riau. Di Siak sudah semua desa sudah 100 persen dialiri listrik, dan secara keseluruhan di Riau sudah sekitar 90 persen.

Selain itu, ia menilai pemerintahan Jokowi juga fokus pada pembangunan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Ada asuransi bagi peternak, nelayan, dan petani.

Bantuan peremajaan perkebunan kelapa sawit juga naik dari Rp25 juta menjadi Rp50 juta untuk dua hektare lahan petani swadaya.

“Kini 50 juta secara cuma-cuma tidak perlu dikembalikan, apa gak senang kita,” kata Syamsuar.

Karena itu, ia meminta warga Riau jangan percaya berita bohong, hoaks yang ingin menebar kebencian. “Dibilang anti Islam padahal beliau taat beribadah. Yang katakan itu bohong semua. Bohong kalau tidak ada lagi pelajaran agama kalau Pak Jokowi menang. Kita ini semua beragama, apalagi wakilnya (Ma’aruf Amin) kiai,” katanya.

Karena itu, ia masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara pada 17 April dan jangan sampai tidak memilih atau golput.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi langsung bertolak ke Makassar usai debat calon presiden

Calon presiden petahana, Joko Widodo, memberikan keterangan kepada pers sebelum mengikuti debat keempat calon presiden, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). (ANTARA/Agus Salim)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden petahana, Joko Widodo, akan bertolak ke Makassar, Sulawesi Selatan, usai mengikuti debat keempat calon presiden, Sabtu malam ini. Hotel Shangri-La di Jakarta Pusat menjadi lokasi yang ditunjuk KPU sebagai penyelenggara semua putaran Pemilu.

“Nanti langsung ke Makassar, sampai Makassar mungkin jam tiga (pagi),” kata calon presiden nomor urut 01, itu ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu.

Jokowi dijadwalkan melakukan kampanye terbuka di Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur.

Sementara itu Jokowi bertolak ke lokasi debat capres putaran keempat yang berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta, sekitar pukul 19.20 WIB dengan menumpang mobil Toyota Alphard.

Jokowi bertolak ke lokasi debat tanpa didampingi calon wakil presiden, KH Ma’ruf Amin. “Lha biasanya biasnaya juga nggak bareng, kalau debat bersama ya baru bareng,” katanya.

Ia menyebutkan dalam debat nanti, selain ditemai Ibu Iriana Joko Widodo, juga akan ditemani menantunya Bobby Nasution.

Dalam kesempatan bertemu dengan media itu, Jokowi membawa pulpen sehingga wartawan menanyakan apakah nanti akan membawa alat tulis itu. “Oh ya, nich ada pulpen,” kata Jokowi sambil memberikan beberapa pulpen kepada wartawan.
 

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo akan pertahankan Pancasila sampai titik darah penghabisan

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tiba di lokasi untuk mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Karena itu kami bertekad mempertahankan Pancasila sampai titik darah penghabisan

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan akan mempertahankan ideologi Pancasila sampai titik darah penghabisan.

“Bagi kami Pancasila adalah final. Pancasila adalah hasil suatu kompromi besar atau kecemerlangan,” kata Prabowo pada acara debat keempat calon presiden di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu malam.

Menurut dia, Pancasila berhasil mempersatukan ratusan etnis, agama-agama besar, budaya, dan bahasa.

“Karena itu kami bertekad mempertahankan Pancasila sampai titik darah penghabisan,” kata Prabowo.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat keempat calon presiden yang berkompetisi dalam Pemilu 2019.

Debat diikuti oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Debat keempat ini mengambil tema ideologi, pertahanan dan keamanan, pemerintahan, dan hubungan internasional.

Baca juga: Debat keempat calon presiden dimulai
Baca juga: Prabowo akan bicara soal kesejahteraan prajurit di debat capres
Baca juga: Prabowo: Ideologi Pancasila sudah final

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi: Indonesia harus tegak jalankan politik luar negeri bebas aktif

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (kiri) dan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Ketua KPU, Arief Budiman, sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), menyatakan, Indonesia harus tetap berdiri tegak menjalankan prinsip politik luar negeri bebas-aktif, di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.

“(Di tengah tantangan) multilateralisme yang dilemahkan dan proteksionisme yang semakin meningkat, Indonesia harus berdiri tegak, bermartabat dan tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif,” kata Jokowi, dalam debat keempat calon presiden, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu malam.

Prinsip bebas artinya Indonesia memiliki keleluasaan untuk menjalankan dan memperjuangkan kepentingan nasional.

Sementara prinsip aktif, kata Jokowi, mengacu pada kontribusi aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Salah satu upaya Indonesia dalam ikut mewujudkan perdamaian dunia adalah meningkatkan kapasitas pasukan perdamaian PBB, termasuk dengan meningkatkan peran perempuan dalam Pasukan Penjaga Perdamaian PBB.

Di antara ke-15 anggota DK PBB selama kurun waktu 2019-2020, Indonesia merupakan negara penyumbang pasukan terbesar untuk Misi Keamanan PBB.

Tahun lalu, Indonesia mengirimkan 850 personel, sebanyak 22 di antaranya adalah perempuan. Per November 2018, jumlah personel pasukan perdamaian Indonesia adalah 3.545 orang.

Oleh karena itu, Indonesia akan memberi perhatian pada peningkatan efisiensi dan efektifitas Misi Perdamaian PBB selain isu global lain.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo akan kuatkan lembaga-lembaga pemerintah

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan visi misi saat mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat tersebut mengangkat tema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak/pras.

“Kami akan memperkuat lembaga pemerintah, kualitas hidup aparat pemerintah,”

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akan menguatkan lembaga-lembaga pemerintah.

“Di bidang pemerintahan, kami berpendapat lembaga-lembaga pemerintah harus kuat, baru negara kuat, baru progam-program pembangunan kuat,” Prabowo pada acara debat keempat calon presiden di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu malam.

Menurut dia, jika terlalu banyak korupsi dan jual beli jabatan maka tidak mungkin melaksanakan pembangunan.

“Kami akan memperkuat lembaga pemerintah, kualitas hidup aparat pemerintah,” ucap Prabowo.

Prabowo juga menyatakan bahwa korupsi di Indonesia sudah mencapai “stadium 4”.

“Saya tidak mau negara seperti ini,” kata dia.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat keempat calon presiden yang berkompetisi dalam Pemilu 2019.

Debat diikuti oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Debat keempat ini mengambil tema ideologi, pertahanan dan keamanan, pemerintahan, dan hubungan internasional.

Baca juga: Prabowo akan pertahankan Pancasila sampai titik darah penghabisan

Pewarta:
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi: TNI perlu kuasai teknologi persenjataan dan siber

Capres nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan visi misi saat debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat tersebut mengangkat tema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak/pras.

Kedepan perangnya adalah perang teknologi

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengatakan penguasaan teknologi persenjataan dan siber mutlak diperlukan oleh TNI.

“Karena kedepan perangnya adalah perang teknologi,” kata Jokowi dalam pemaparan visi-misi capres dalam Debat Ke-4 Capres di Hotel Shangri-La, Jakarta pada Sabtu malam.

Menurut Jokowi, pembangunan alutsista di Tanah Air pun sangat diperlukan.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga menjelaskan keterbukaan kerja sama dengan negara sahabat dalam pengembangan alutsista.

“Kalau kita belum mampu, kita bisa melakukan joint produksi dengan negara-negara lain,” kata Jokowi.

KPU menyelenggarakan Debat ke-4 Pilpres yang mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional.

Terdapat dua pasang calon presiden dan wakil presiden yakni Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dengan nomor urut 01 serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dengan nomor urut 02.

Pembaharuan dalam debat kali ini yakni berada pada sesi keempat dan kelima yaitu pengaturan waktu yang lebih tegas dan memberi kemudahan moderator pengaturan lalu lintas debat.

Baca juga: Jokowi hadiri lokasi debat bersama istri

Baca juga: Ma’ruf Amin katakan Jokowi sudah sangat siap hadapi debat

Baca juga: Jokowi: debat akan mengalir saja

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo janji pelihara baik hubungan luar negeri

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyampaikan visi misi saat mengikuti debat keempat calon presiden, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat tersebut mengangkat tema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

… akan mencari hubungan yang saling menguntungkan, tetapi kita juga akan mempertahankan dan membela rakyat kita, itu yang utama…

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, saat menyampaikan visi-misi dalam debat keempat calon presiden 2019 berjanji akan memelihara dengan baik hubungan luar negeri Indonesia dengan seluruh negara di dunia.

Debat itu mengangkat tema tema ideologi, pemerintahan, pertahanan, dan keamanan, hubungan internasional, berlangsung di Shangri-La, di Jakarta, Sabtu.

“Di bidang hubungan internasional, kita menganut (prinsip) seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Kita akan baik dengan semua negara dan semua kekuatan di seluruh dunia,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, bila terpilih ia akan menjalin hubungan antara Indonesia dengan negara-negara lain dengan prinsip saling menguntungkan dan dengan tetap mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia.

“Kita akan mencari hubungan yang saling menguntungkan, tetapi kita juga akan mempertahankan dan membela rakyat kita, itu yang utama,” ucap Prabowo.

“Bagi kami membela rakyat adalah kehormatan yang sangat mulia dan kami bertekad untuk menuju Indonesia menang,” lanjutnya.

Terkait dengan ideologi bangsa, Prabowo mengatakan, mereka akan selalu menjunjung Pancasila sebagai ideologi Indonesia. 

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Wartawan “nobar” debat capres di Hotel Shangri-La Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Wartawan dari berbagai media nonton bareng (nobar) acara debat capres putaran keempat di media center Hotel Shangri-La Jakarta, lokasi debat capres berlangsung.

Sebagaimana acara debat capres tiga putaran sebelumnya, wartawan yang mendapatkan ID khusus untuk meliput acara debat capres putaran keempat di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu, hanya diperbolehkan untuk meliput di sekitar lobi dan memantau debat dari layar monitor di media center yang telah disediakan.

Wartawan telah tiba di sekitar Hotel Shangri-La sejak siang mulai pukul 14.00 WIB.

Mereka tidak diperkenankan untuk masuk ke panggung debat dan ID yang diberikan pun terbatas jumlahnya.

ID yang diberikan kepada media pun pergerakannya dibatasi dan tidak semua pemegang ID dapat masuk ke dalam hotel.

Mereka yang mendapatkan ID Pers Gate B bahkan hanya diperkenankan meliput di area halaman lobi.

Untuk memfasilitasi wartawan, panitia menyiapkan layar lebar sehingga mereka bisa nonton bersama di media center.

Para wartawan kemudian berkumpul untuk menonton debat capres bersama-sama.

Sementara wartawan yang tidak mendapatkan akses masuk, menunggu di luar lobi untuk menunggu narasumber yang keluar masuk hotel tersebut.

Mereka beberapa kali terlihat mewawancarai sejumlah tokoh dan tamu undangan dalam debat capres debat keempat.

Setelah acara debat rampung, digelar konferensi pers dari tim sukses kedua capres.

Suasana di luar hotel sendiri, sempat tampak terjadi kepadatan lalu lintas akibat pengalihan arus kendaraan. Sementara aparat yang berjaga tampak mulai bertugas sejak siang mulai dari Wisma BNI 46 hingga ke sekitar lokasi debat di Hotel Shangri-La yang terlihat semakin memperketat penjagaan.

Baca juga: Debat keempat calon presiden dimulai
Baca juga: Jokowi hadiri lokasi debat bersama istri
Baca juga: Prabowo hadir di lokasi debat capres

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019

Peneliti muda Indonesia gelar nobar debat capres

Suasana nonton bareng debat capres keempat yang diikuti sekitar 20 peneliti muda dari berbagai lembaga penelitian dan perguruan tinggi yang berlangsung di Kedai Kopi di wilayah Jakarta, Sabtu (30/3/2019) malam. (Laily Rahmawaty)

Jakarta (ANTARA) – Sekitar 20 peneliti muda dari berbagai lembaga penelitian dan perguruan tinggi menghadiri nonton bareng (nobar) debat capres keempat yang berlangsung di Kedai Kopi di wilayah Jakarta, Sabtu malam.

Nobar ini untuk pertama kalinya digelar oleh Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) dalam rangka memberikan pendidikan politik kepada kaum muda.

Kegiatan nobar ini diisi dengan sesi diskusi yang menghadirkan sejumlah narasumber dari KPPOD, berlangsung dalam suasana santai, dihadiri para peneliti muda.

Pantauan Antara, para tamu sudah tiba dari pukul 19.00 WIB diawali dengan makan malam bersama.

Tidak ada atribut kampanye kedua pasangan calon dibawa oleh para tamu undangan. Semua berjalan tertib dan kondusif.

Sebelum siaran langsung debat dimulai, digelar diskusi publik yang menghadirkan sejumlah pembicara yakni peneliti yang hadir seperti, Henny Prasetyo dan Budi Rheza, peneliti muda KPPOD, Sherly Annavita, dosen HI Paramadina sekaligus selebgram pemerhati pilpres dan Gunardi Ridwan, Peneliti muda SEKNAS FITRA.

Diskusi ini juga dihadiri oleh tim sukses pasangan calon nomor urut 02. Sedangkan tim sukses nomor urut 01 berhalangan hadir.

Debat keempat Pilpres ini akan dijalani oleh dua calon presiden yakni nomor urut 01 Joko Widodo dan nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Debat keempat ini mengambil tema idiologi, pemerintahan, pertahanan, dan keamanan, serta hubungan internasional.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi sebut Indonesia butuh pemerintahan “dilan”

Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama Ketua KPU Arief Budiman tiba dipanggung untuk mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

Dibutuhkan reformasi dan pelayanan publik melalui yang menggunakan teknologi informasi dan elektronik

Jakarta (ANTARA) – Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo mengatakan Indonesia ke depan membutuhkan pemerintahan “dilan” atau digital melayani, mengingat perkembangan dunia saat ini yang sudah memasuki era digital reformasi.

“Oleh sebab itu dibutuhkan reformasi dan pelayanan publik melalui yang menggunakan teknologi informasi dan elektronik, sehingga dalam hal ini diperlukan persamaan dan peningkatan sumber daya masyarakat, begitu pula dengan reformasi tata kelola,” ujar Jokowi sebelum memulai Debat Capres Keempat di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu.

Selain itu terkait dengan ideologi, Jokowi menegaskan bahwa ideologi Indonesia yaitu Pancasila adalah kesepakatan para pendiri bangsa dan para pemimpin bangsa dari berbagai daerah, berbagai organisasi, berbagai suku dan agama.

“Oleh sebab itu menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga, merawat, dan menjalankan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Jokowi.

Jokowi juga menegaskan diperlukan peningkatan kualitas SDM di bidang pertahanan terutama terkait dengan sains, dan teknologi pembangunan alutsista.

Adapun tema debat capres keempat pada kali ini adalah ideologi, pemerintahan keamanan serta hubungan internasional.

Baca juga: Jokowi: TNI perlu kuasai teknologi persenjataan dan siber

Baca juga: Jokowi: debat akan mengalir saja

Baca juga: Jokowi siap sampaikan materi debat keempat capres

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2019

Relawan Jokowi-KH Ma’ruf gelar nobar debat secara sederhana

Hasto Kristiyanto dalam nobar di Studio For Jokowi, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). (ANTARA/Dyah Astuti)

Jakarta (ANTARA) – Ratusan relawan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin menggelar nonton bareng debat keempat secara sederhana di Studio For Jokowi, Jalan Surabaya 3, Jakarta, Sabtu malam.

“Pada malam hari ini kami sengaja mengadakan nonton bareng secara sederhana karena pengalaman terakhir kami sudah nonton bareng di Senayan dan kemudian di Rumah Aspirasi #01,” ujar Sekretaris TKN Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto.

Relawan yang menggelar acara tersebut dari wadah For Jokowi yang sudah ada sejak Pemilu 2014, bahkan Pilkada Jakarta 2012 yang diikuti Jokowi.

Menurut Kristiyanto, debat merupakan ajang kontestasi gagasan dan ia yakin Jokowi serta Prabowo akan memaparkan gagasan terbaik untuk Indonesia.

Jokowi, kata dia, akan menampilkan gagasan bagaimana Pancasila dibumikan dengan seluruh kebijakan politik negara dan tantangan yang akan dihadapi apabila terpilih bersama KH Ma’ruf Amin.

Selanjutnya, program yang akan disampaikan antara lain Indonesia sebagai poros maritim dunia serta revolusi mental.

Untuk hal yang berbeda dalam debat keempat itu, Kristiyanto menyebut Jokowi mencanangkan semangat politik putih sebagai landasan moral politik untuk membangun peradaban.

“Itu sebuah landasan moral politik yang berdedikasi bagi negara agar tidak ada hoaks, tidak ada fitnah,” tutur Hasto.

Betapa pun panasnya debat calon presiden, masyarakat diimbau melihat pilpres sebagai sarana untuk mencari pemimpin yang terbaik untuk Tanah Air.

“Siapa pun yang terpilih, khusunya Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin, ke depan mereka akan mengedepankan semangat rekonsiliasi itu. Semangat persatuan sebagai modal utama bagi bangsa ini untuk melaju,” ucap Hasto.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo nilai Pancasila harus dimasukkan dalam pendidikan

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai Pancasila harus dimasukkan ke dalam pendidikan sejak dini hingga pendidikan lanjutan.

“Menurut pendapat saya Pancasila ini walaupun kita tidak mau menggunakan pendekatan indoktrinasi, tapi kita harus memasukkan Pancasila ke dalam pendidikan bangsa kita, pendidikan dari kecil dari awal, dari usia dini Taman kanak-kanak, SD SMP SMA harus dimasukkan dalam edukasi,” kata Prabowo dalam jawabannya terkait tema ideologi dalam Debat Capres 2019 di Hotel Shangri-La Jakarta pada Sabtu malam.

Menurut Prabowo, pendidikan Pancasila wajib dimasukkan ke dalam kurikulum setiap tingkat pendidikan.

Selain itu, Prabowo juga menjelaskan para pemimpin harus memberi contoh yang mempersatukan dan menyejukkan masyarakat.

“Memberi contoh dalam masalah edukasi ini, dalam memilih orang tidak boleh memandang suku, agama, ras. Dalam menjalankan politik harus politik persatuan, bukan politik pecah belah, bukan politik cari kesalahan, bukan politik cari perbedaan,” kata mantan Danjen Kopasus itu.

Komisi Pemilihan Umum menyelenggarakan Debat Ke-4 Pilpres 2019.

Debat pada kali itu mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo: Ideologi Pancasila sudah final

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tiba di lokasi untuk mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

“Demokrasi itu kan keharusan, demokrasi adalah sistem politik dari pada yang ada, sistem yang paling baik. Jadi, kita harus sikapi dengan semangat,” ucap Prabowo.

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto setibanya di lokasi debat di Hotel Shangri-La, di Jakarta, Sabtu malam, mendapat pertanyaan dari pembawa acara soal ideologi Pancasila dan dia menyatakan bahwa ideologi Pancasila sudah final.

“Saya kira kalau pertahanan, hubungan internasional ini semua harus mencerminkan, merefleksi kekuatan suatu bangsa, ideologi kita Pancasila sudah final. Ini musim politik biasa lah ada upaya-upaya menuduh saya kurang komit,'” kata Prabowo.

Prabowo juga menyatakan bahwa demokrasi itu sebuah keharusan.

“Demokrasi itu kan keharusan, demokrasi adalah sistem politik dari pada yang ada, sistem yang paling baik. Jadi, kita harus sikapi dengan semangat,” ucap Prabowo.

Dia juga ditanyakan apakah sudah meminum kopi. “Tadi sudah dan nanti lagi,” katanya. Prabowo merahasiakan jenis kopi, saat ditanyakan apa jenis kopi yang diminumnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat keempat calon presiden yang berkompetisi dalam Pemilu 2019.

Debat diikuti oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Debat keempat ini mengambil tema ideologi, pertahanan dan keamanan, pemerintahan, dan hubungan internasional.  
 

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Prabowo akan bicara soal kesejahteraan prajurit di debat capres

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tiba di lokasi untuk mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat itu mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, serta Hubungan Internasional. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Prabowo akan berbicara soal kesejahteraan prajurit dan kekuatan alutsista militer

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani menyebutkan, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto akan berbicara soal kesejahteraan prajurit TNI dalam debat capres keempat yang mempertemukan dengan capres nomor urut 01, Joko Widodo di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu malam.

Debat capres keempat ini mengangkat tema ideologi, pertahanan-keamanan, hubungan internasional, dan pemerintahan.

“Prabowo akan berbicara soal kesejahteraan prajurit dan kekuatan alutsista militer,” kata Muzani.

Namun dalam isu pertahanan itu, mana yang perlu didahulukan apakah kekuatan militer atau kesejahteraan prajurit.

“Kedua-duanya merupakan hal yang penting dan tidak boleh dipisahkan, meski ada persoalan anggaran yang serius,” kata Muzani.

Menurut dia, saat ini Indonesia dikepung oleh perlombaan persenjataan di kawasan, seperti China dan negara lainnya yang ingin menjadi negara terkuat dengan alutsista militernya.

“Itu menjadi tema yang penting dari perdebatan kita ke depan,” katanya.

Soal isu ideologi, kata dia, masyarakat harus memperkuat persatuan dan memperkuat kebangsaan serta memperkuat Pancasila karena ini adalah landasan ideologi negara yang sudah final.

“Semua program dan pemikiran Prabowo-Sandi orientasinya memperkuat persatuan, perkuat bhinneka tunggal Ika. Itu platform pak Prabowo karena kemenangan Prabowo nanti untuk kemenangan semua,” katanya.

Prabowo sangat concern pada persatuan dan kesatuan karena modal dasar bangsa Indonesia. Tanpa persatuan kita tidak bisa sejahtera, tambah Muzani.

Baca juga: Prabowo Subianto berangkat ke lokasi debat
Baca juga: BPN: Prabowo komitmen tingkatkan anggaran Alutsista
Baca juga: Sandiaga datangi rumah Prabowo jelang Debat Capres keempat

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019