KPU kabupaten/kota se-DIY mulai terima surat suara DPR

Bantul (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum kabupaten/kota se-Daerah Istimewa Yogyakarta mulai menerima surat suara pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI untuk Pemilu serentak 2019.

Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan di Kabupaten Bantul, DIY, Minggu, mengatakan, surat suara untuk pemilihan DPR sudah dikirim KPU RI sejak 8 Maret ke Kabupaten Kulon Progo, kemudian hari berikutnya ke Kota Yogyakarta.

“Jadwalnya (pengiriman surat suara) ada, tapi saya lupa, tapi yang jelas (KPU) Kulon Progo sudah terima, selanjutnya Kota Yogyakarta, kemudian seterusnya menyusul ke Gunung Kidul, Bantul dan Sleman,” ucapnya.

Menurut dia, surat suara yang dikirim dari percetakan ke wilayah DIY baru untuk DPR RI, sementara ada lima surat suara pada Pemilu, empat surat suara lainnya yaitu DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPD dan presiden dan wakil presiden.

Meski demikian, kata dia, pengiriman surat suara tersebut sudah dimajukan tujuh hari dari jadwal semula, agar tahapan selanjutnya bisa segera dilakukan oleh KPU di masing-masing kabupaten/kota.

“Sudah maju seminggu, jadi kami yang mengupayakan ke KPU RI agar itu (pengiriman) maju, dan itu sudah maju. Kalau yang dikirim baru DPR RI, karena pencetakan di Solo (Jawa Tengah),” ujarnya.

“Kalau yang (surat suara) presiden dan seterusnya yang empat itu (dicetak) di Bekasi, nanti dari KPU RI dimajukan, awalnya paling lambat yang di Sleman 23 Maret, tapi rencananya maju seminggu semua untuk kabupatan/kota,” katanya.

Hamdan mengatakan, sebelum surat suara dikirim ke KPU kabupaten/kota juga sudah dilakukan pengecekan ke percetakan guna memastikan warna, logo partai politik termasuk desain apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan.

“Sudah kemarin tanggal 7 Maret saya dan teman (KPU) kabupaten kota mengecek di sana (percetakan) warna, logo parpol dan seterusnya `its oke` sejauh yang kami cek. Tapi tentu hasil cetak harus kita sortir apakah ada yang sobek, bercak atau berlubang,” tuturnya.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Hadar sebut ada upaya pelabelan KPU tidak netral

Jakarta (ANTARA) – Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hadar Nafis Gumay menyebut terdapat upaya pelabelan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak netral dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Ada indikasi penyelenggara dilabelkan dan distigmakan tidak netral dan berpihak. Ada upaya label yang coba dibangun,” kata Hadar dalam peluncuran survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) di Jakarta, Minggu.

Menurut Hadar, kinerja penyelenggara terus dikaitkan dengan upaya membela dan mempersiapkan kemenangan pasangan calon tertentu, apalagi bila terjadi kekeliruan.

Apalagi dengan adanya media sosial yang memudahkan penyebaran berita bohong dan informasi menyesatkan soal KPU.

Diperkirakan upaya pelabelan tersebut yang menyebabkan 13 persen masyarakat mempunyai pandangan negatif atau tidak yakin KPU-Bawaslu menyelenggarakan pemilu dengan baik berdasar survei terbaru SMRC.

Sebanyak 13 persen dari 190 juta pemilih merupakan jumlah yang tidak sedikit, yakni sekitar 25 juta yang apabila dimobilisasi dapat menyulitkan kerja KPU-Bawaslu.

Meski survei menunjukkan lebih dari 70 persen masyarakat yakin KPU dan Bawaslu mampu menyelenggarakan Pemilu Serentak 2019 sesuai dengan aturan yang berlaku, Hadar menilai tantangan KPU adalah mempertahankan atau meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Menurut saya, terus tunjukkan kerja yang baik, cepat, responsif kalau ada informasi keliru yang memang mungkin disengaja, dikembangkan dan ditargetkan kepada penyelenggara pemilu,” ujar Hadar.

Survei yang dilakukan SMRC pada 24-31 Januari 2019 terhadap 1620 responden, sebanyak 79 persen masyarakat yakin KPU bisa menyelenggarakan pemilu, 12 persen tidak yakin dan sembilan persen tidak tahu dan tidak menjawab.

Sementara untuk Bawaslu, masyarakat yang mempercayai dalam menjalankan tugasnya dalam Pemilu 2019 juga sebanyak 79 persen, 11 persen tidak yakin dan 10 tidak tahu atau tidak menjawab.

Baca juga: TKN: Delegitimasi penyelenggara pemilu tidak boleh terjadi

Baca juga: Survei: Pemilih Jokowi-Ma’ruf lebih percaya KPU

Baca juga: SMRC: Masyarakat yakin KPU-Bawaslu mampu selenggarakan pemilu

Pewarta: Dyah Dwi Astuti
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

KPU Palu sisir daerah pinggiran untuk data pemilih

Palu (ANTARA) – Komisi pemilihan umum Kota Palu terus bergerak mendata dan sekaligus mensosialisasikan Pemilu serentak Presiden dan anggota legislatif serta DPD yang dijadwalkan berlangsung 17 April 2019..

Ketua KPU Palu, Agus Salim Wahid, Minggu mengatakan selain dibantu para relasi demokrasi Pemilu, anggota komisioner KPU juga gencar melakukan sosialisasi difokuskan pada daerah-daerah pinggiran dan lokasi pengungsi korban gempa dan tsunami di wilayah Palu.

“Kami juga rutin melakukan sosialisasi dan langsung mendata para pemilih yang belum terdaftar nama mereka pada DPT maupun DPT tambahan,” katanya.

Menurut dia tidak menutup kemungkinan masih ada pemilih yang tercecer. Artinya belum terdata.

Karena itu, selain sosialisasi, juga mendata yang belum terdaftar dalam DPT maupun DPT tambahan.

Di daerah pinggiran Kota Palu, kata dia tercatat masih banyak komunitas adat terpencil (KAT).

Untuk kegiatan sosialisasi, butuh tenaga penerjemah bahasa. Karena itu KPU juga menyiapkan sejumlah warga yang memang mengerti bahasa daerah agar memudahkan berkomunikasi saat sosialisasi pemilu.

Agus Salim optimistis tingkat partisipasi masyarakat Kota Palu pada Pemilu 2019 ini akan meningkat lebih baik dari Pemilu tahun-tahun sebelumnya.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

RKLA minta masyarakat Sumut berhati-hati jelang pemilu

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Rumah Komunikasi Lintas Agama (DPP-RKLA) Hj Bunda  Indah (tengah) berfoto bersama pengurus. (Antara Sumut/Evalisa Siregar)

Medan (ANTARA) – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Rumah Komunikasi Lintas Agama (DPP-RKLA) Hj Bunda Indah meminta masyarakat di Sumatera Utara berhati-hati dan jangan mau dibentur-benturkan menjelang Pemilu.

“Tahun poltik sering dimanfaatkan seseorang untuk memenuhi ambisi polik. Jadi masyarakat harus berhati-hati,” ujarnya di Medan, Minggu.

Dia yang didampingi Sekretaris DPP RKLA H Darwin Syamsul dan Ketua RKLA Sumut Soufienur Restu Nasution memberi contoh ada berita hoaks tentang surat suara yang tercoblos.

Kemudian ada terkesan menyudutkan pihak kepolisian di Sumut yang saat ini dipimpin Irjen Pol Agus Andrianto.

Padahal, RKLA melihat hingga sejauh ini aparat kepolisian di Sumut sudah bekerja keras untuk menjaga dan menciptakan kondisi Pemilu yang aman dan damai.

“RKLA menyayangkan penyebaran hoaks, ujaran kebencian dan penghinaan terhadap kepala negara maupun lembaga negara. Apalagi dilakukan lewat ceramah di rumah-rumah ibadah,” ujarnya.

Oleh karena itu, katanya, RKLA mendukung sepenuhnya tindakan tegas Kapolda Sumut?mengamankan dan menindak pelaku yang berupaya mengganggu kekondusifan di Sumut menjelang Pemilu.

“Penyebaran kebencian lewat rumah-rumah ibadah yang dilakukan secara massif, terstruktur dengan mendatangkan sejumlah penceramah agama tidak boleh dibiarkan,” tuturnya.

Tidak boleh dibiarkan, katanya, karena masjid merupakan rumah suci dan tempat ibadah. Apalagi, ujar Bunda Indah, Islam maupun agama lainnya tidak mengajarkan kebencian.

Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Syafi’i sebelumnya di media menyebutkan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto tidak netral dalam menghadapi Pemilu 2019.

Tudingan itu menurut politisi Gerindra tersebut mengacu pada ungkapan Kapolda Sumut yang terkesan menyudutkan pasangan calon nomor urut 02.

Menanggapi tuduhan itu, Kapolda Sumut sendiri sudah menegaskan dalam menjalankan tugasnya, dia tetap mengacu pada UU Nomor 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kapolda menegaskan, dirinya bertanggung jawab untuk menetralisir paham kebencian dan arogansi merasa paling benar yang sudah meracuni sebagian masyarakat Sumut karena kepentingan tertentu.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi singgung “Unicorn” di hadapan milenial

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan sambutan saat menghadiri Festival Satu Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/3/2019). Festival Satu Indonesia digelar untuk memberikan pengalaman baru bagi anak muda mengenai kampanye yang positif, kreatif dan menyenangkan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) kembali menyinggung Unicorn di depan ratusan anak muda atau milenial yang hadir dalam acara Festival Satu Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, Minggu.

“Tahu kan Unicorn? Tahu? Tahu ya? Unicorn itu adalah yang online-online itu,” kata Jokowi yang langsung disambut gemuruh ratusan milenial, di Jakarta, Minggu.

Jokowi awalnya menyampaikan tentang perkembangan pembangunan Palapa Ring yang dalam empat tahun ini mengalami perkembangan pesat mulai dari Barat, Tengah, dan Timur.

Dia menjelaskan Indonesia bagian Barat telah selesai 100 persen, Indonesia bagian tengah telah selesai 100 persen, dan Indonesia bagian Timur pada Juli 2019 sudah selesai 100 persen.

Dia juga mengatakan jaringan 4G dan Broadband dengan kecepatan tinggi juga sudah dikerjakan di 350 Kabupaten/Kota dari target 514 kabupaten/kota.

“Broadband dengan kecepatan tinggi dikerjakan di 350 kabupaten/kota, kita menuju 514 kabupaten/kota. Jaringan mapan tersebut bisa digunakan anak muda untuk berusaha,” katanya.

Lalu Jokowi mengingatkan kepada kaum milineals bahwa dari 10 negara yang berada di dalam ASEAN, terdapat tujuh Unicorn dan empat diantaranya berasal dari Indonesia.

Dia mengagakan dalam waktu tidak lama, akan ada unicorn baru dari Indonesia yang akan muncul lalu dirinya menanyakan soal pengetahuan anak muda mengenai apa itu unicorn.

Namun dia menilai ekosistem antara “online” dan “offline” harus diperbaiki misalnya masih banyak produk lokal dihasilkan anak muda harus diperbaiki dari sisi kemasannya sehingga dapat dipasarkan secara daring.

Karena itu menurut dia, sentuhan anak muda sangat diperlukan dari sisi “offline” produk untuk membenahi kemasan dan merek yang akan dipasarkan.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Jokowi bikin kuis Decacorn di Festival Satu Indonesia

Baca juga: Jokowi: Respon hoaks harus “door to door”

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

TKN: Delegitimasi penyelenggara pemilu tidak boleh terjadi

Jubir TKN Ace Hasan Syadzily. (Rangga Jingga)

Jakarta (ANTARA) – Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily, mengatakan delegitimasi penyelenggara pemilu tidak boleh terjadi karena ketidakpercayaan terhadap penyelenggara pemilu sama dengan tidak mempercayai mekanisme demokrasi.

“Penyelenggara pemilu juga dipilih melalui mekanisme politik di DPR di mana semua parpol juga terlibat memilih, termasuk parpol pendukung 02. Apa pun nanti hasilnya harus kita hormati dan dijunjung tinggi,” ujar Ace Hasan Syadzily dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Tahapan pemilu masih terus berjalan sehingga Ace mengajak masyarakat percaya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sembari mengawasi kinerjanya.

Soal hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) sebesar 13 persen masyarakat tidak percaya terhadap penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu, disebutnya karena ada upaya delegitimasi KPU-Bawaslu yang mulai dipercayai masyarakat.

Menurut dia, apabila terdapat pihak yang menuding ketidaknetralan penyelenggara pemilu saat pencoblosan bahkan belum dilaksanakan berarti sedang mencari alibi jikalau nanti kalah.

“Kita sama-sama memiliki kesempatan untuk menjaga demokrasi kita dengan menjaga pemilu lebih jujur dan adil,” tutur Ace.

Sementara terkait elektabilitas, berdasar survei SMRC pasangan calon nomor urut 01 sebesar 54,9 persen,  nomor urut 02 sebesar 32,1, dan tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 13 persen.

Ace menyebut TKN tidak akan berpuas diri dan masih bekerja keras menyampaikan program-program yang telah dilakukan Jokowi serta menangkal hoaks.

“Isu identitas masih kuat ditujukan kepada pasangan kami. Kasus ibu-ibu di Karawang, Sulsel, dan gambar kondom, salah satu bentuk kampanye hitam yang terus ditujukan kepada kami,” kata Ace.

Baca juga: Survei: Pemilih Jokowi-Ma’ruf lebih percaya KPU

Baca juga: SMRC: Masyarakat yakin KPU-Bawaslu mampu selenggarakan pemilu

Pewarta: Dyah Dwi Astuti
Editor: Sigit Pinardi
Copyright © ANTARA 2019

KPU Garut sortir surat suara Pemilu 2019

Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU). (FOTO ANTARA)

Garut (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk legislatif dan DPD, sedangkan surat suara presiden dan wakil presiden belum didistribusikan oleh KPU pusat.

“Sekarang mulai melakukan penyortiran surat suara DPR, DPRD dan DPD, sedangkan presiden nanti menyusul,” kata Ketua KPU Garut, Junaidin Basri saat meninjau proses penyortiran surat suara di Gedung Mandala, Garut Kota, Minggu.

Ia menuturkan, petugas yang terlibat dalam penyortiran hingga pelipatan sebanyak 400 orang yang sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan dan pembinaan dari KPU Garut.

Ia menargetkan proses penyortiran untuk empat surat suara selesai hingga dua pekan ke depan, atau paling lambat tiga hari sebelum pencoblosan sudah selesai didistribusikan.

“Dua minggu bisa selesai, paling lama tiga hari sebelum pencoblosan sudah bisa didistribusikan,” katanya.

Ia menyampaikan, selama proses penyortiran mendapatkan pengamanan dan penjagaan dari aparat kepolisian dan TNI, termasuk dari jajaran Bawaslu.

Ia menjamin proses penyortiran berjalan lancar, setiap petugas yang akan menyortir akan diperiksa identitasnya terlebih dahulu, termasuk dilarang membawa kamera dan telepon seluler.

“Kami periksa satu-satu, jadi kami jamin tidak akan ada surat suara yang dibawa keluar,” ucapnya.

Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna menambahkan, sudah menyiagakan personel untuk pengamanan selama proses pelipatan surat suara, pendistribusian hingga pengawalan sampai pemilu selesai.

“Kami kawal terus, ada 1.400 personel polisi dan 600 anggota TNI yang akan mengamankan pemilu,” ujarnya.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Ma’ruf yakini elektabilitasnya bersama Jokowi terus naik

Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

Padang Sidempuan, Sumut (ANTARA) – Cawapres RI Ma’ruf Amin meyakini elektabilitasnya bersama Jokowi terus meningkat hingga hari pencoblosan Pilpres 2019.

“Saya yakin naik,” kata Ma’ruf Amin di Sumatera Utara, Minggu. 

Berdasarkan hasil survei teranyar lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 54,9 persen, sementara Prabowo-Sandiaga 32,1 persen. 

Elektabilitas kedua pasangan itu kerap terpaut di kisaran angka 20 persen atau cenderung stagnan. 

Ma’ruf menyatakan angka itu sudah naik. Dia meyakini pada hasil survei kedepan elektabilitasnya akan terus meningkat. 

Dia menyontohkan, di Padang Sidempuan  elektabilitas Jokowi sebelumnya 20 persen, kini sudah meningkat cukup jauh. Begitu juga elektabilitas Jokowi dan dirinya di Jawa Barat,  sudah meningkat. 

Ma’ruf amin melakukan kunjungan silaturahmi ke Sumatera Utara sejak Sabtu (9/3) hingga Senin (11/3).

Pada hari pertama kunjungannya, Ma’ruf mengunjungi sejumlah titik di Kota Medan untuk bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh lintas agama dan relawan. 

Pada hari kedua, Ma’ruf bertolak ke Sibolga untuk menuju Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan, hingga Padang Lawas Utara. 

Di hari ketiga Senin besok, Ma’ruf dijadwalkan mengunjungi wilayah Mandailing Natal. 

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Ribuan warga Padangsidimpuan hadiri tabligh akbar bersama Ma’ruf Amin

Baca juga: Ma’ruf Amin bershalawat bersama Hadad Alwi

Baca juga: Ma’ruf Amin janji perbaiki jalan lintas Sumatera Utara

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi: Respon hoaks harus “door to door”

Capres nomor urut 01, Joko Widodo menghadiri Festival Satu Indonesia, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu. (Imam B)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo meminta para pendukungnya merespon isu hoaks dan fitnah yang ditujukan kepada dirinya tidak hanya melalui media sosial namun dari pintu ke pintu atau “door to door” kepada masyarakat.

“Di banyak daerah, elektabilitas kita turun karena hoaks dan fitnah, kita harus respon tidak hanya di medsos namun ‘door to door’,” kata Jokowi dalam acara Festival Satu Indonesia, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu.

Dia menilai hoaks dan fitnah yang terjadi jangan sampai tidak direspon karena takut namun harus dilawan dengan cara-cara yang efektif.

Menurut dia, kalau itu tidak dilawan maka akan membahayakan bagi Indonesia karena persatuan harus dijaga dengan baik.

“Saya juga mengajak jangan ada yang golput di Pemilu 2019, ajak teman, tetangga, dan keluarga menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut dirinya menceritakan bagaimana dirinya memenangkan kontestasi di Pilkada Surakarta 2005 dan Pilkada DKI Jakarta 2012.

Menurut dia, sejak lama landscape politik di Indonesia sudah berubah, sehingga cara-cara lama seperti mengumpulkan orang di suatu tempat lalu berkampanye, tidak digunakan lagi.

“Ketika di Pilkada Surakarta, para calon melakukan cara-cara lama yaitu politisi senang mengumpulkan masyarakat di stadion padahal landscape berubah. Saya nilai tidak bisa seperti itu, lalu saya ‘door to door’ kepada masyarakat, dari pagi sampai malam dan hasilnya saya menang,” katanya.

Jokowi juga menceritakan di Pilkada DKI Jakarta, dirinya berpasangan dengan dengan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) menggunakan pola “door to door” untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat.

Cara itu menurut dia sangat efektif karena selama tiga bulan kerja politik dengan “door to door” itu, masyarakat mengenal dirinya dan BTP.

“Dan orang kaget, kami memenangkan pertarungan di ronde pertama dengan memperoleh 43 persen suara. Saya kerja dari pagi sampai subuh, terus seperti itu, dan di ronde kedua menjadi gubernur,” ujarnya.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Jokowi bikin kuis Decacorn di Festival Satu Indonesia

Baca juga: Jokowi perkenalkan dua kartu di hadapan milenial

Baca juga: Survei: Pemilih Jokowi-Ma’ruf lebih percaya KPU

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Ma’ruf Amin janji perbaiki jalan lintas Sumatera Utara

Cawapres RI Ma’ruf Amin dalam acara Tabligh Akbar di Padang Lawas Utara, Sumut, Minggu. (Rangga Jingga)

Padangsidimpuan, Sumut (ANTARA) – Cawapres RI Ma’ruf Amin berjanji memperbaiki jalan lintas Sumatera Utara antara Pinangsori-Padang Lawas Utara, jika terpilih sebagai wakil presiden RI.

Janji itu disampaikan Ma’ruf ketika menghadiri acara tabligh akbar di Padang Lawas Utara, Minggu. 

“Kalau saya terpilih jadi wakil presiden, saya akan mengupayakan, supaya jalan di Pinangsori sampai Padang Lawas Utara diperbaiki. InsyaAllah,” kata Ma’ruf. 

Saat melalui jalan lintas Sumatera Utara antara Pinangsori ke Padang Lawas Utara, jalan aspal terpantau banyak yang berlubang. 

Iring-iringan kendaraan rombongan Ma’ruf kerap harus menurunkan kecepatan guna menghindari lubang.

Ma’ruf menekankan infrastruktur baik darat, laut, udara, merupakan hal penting guna mobilitas masyarakat. 

Dia meminta doa restu dari masyarakat Sumatera Utara, khususnya Padang Lawas Utara agar selalu diberikan kekuatan iman dan kesehatan selama menjalani Pilpres. 

Ma’ruf amin melakukan kunjungan silaturahmi ke Sumatera Utara sejak Sabtu (9/3) hingga Senin (11/3). Pada hari pertama kunjungannya, Ma’ruf mengunjungi sejumlah titik di Kota Medan untuk bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh lintas agama dan relawan. 

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Ma’ruf Amin doakan Padang Lawas Utara Sumut

Baca juga: Ribuan warga Padangsidimpuan hadiri tabligh akbar bersama Ma’ruf Amin

Baca juga: Ma’ruf Amin bershalawat bersama Hadad Alwi

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Sandiaga: Cinta membuat generasi milenial Bandung kreatif

Pengusaha yang juga cawapres Sandiaga Uno menyampaikan pidatonya sebagai pembicara kunci saat Bandung Young Entrepreneur Summit 2019 di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kahmipreneur tersebut merupakan program inspiratif dalam menciptakan pengusaha muda yang handal. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.

Bandung (ANTARA) – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandlaga S Uno menjadi pembicra kunci di ajang “Bandung Young Entrepreneur Summit” (YES) 2019, di Sasana Budaya Ganesha ITB, Bandung, Minggu, dalam acara tersebut ia mengatakan cinta membuat generasi milenial di Bandung menjadi kreatif.

“Cinta menjadikan pemuda Bandung kreatif, bahkan produk kreatifnya sudah terkenal di Jakarta, Indonesia hingga luar negeri. Jadi energi cinta milenial ini dibutuhkan Indonesia untuk menembus batas kekinian dengan menciptakan karya sejak hari ini,” kata Sandiaga.

Sandiaga melihat antusiasme yang sangat tinggi dari ajang YES pertama optimistis ajang YES di lima kota yang digulirkan berikutnya oleh KAHMIpreneur akan dipadati oleh para “entrepreneur” yang haus akan “sharing” pengalaman ini.

Menurut dia di ajang ini teman-teman entrepreneur dapat belajar untuk menjadi seorang entrepereneur sejati langsung dari pakarnya.

“Ini salah satu ikhtiar yang harus terus dimih?ki oleh seorang entrepreneur, untuk selalu belajar dari bermacam entrepreneur sukses dan mengambil hikmah dari tantangan yang mereka hadapi,” kata dia.

Dia menuturkan Bandung adalah kota romantis dan penuh cinta dan banyak kisah tokoh bangsa yang “menitipkan” kisahnya di Bandung, seperti Presiden pertama RI Ir Soekarno hingga BJ Habibie yang melamar istrinya di Kota Kembang, Bandung.

“Tempat bernama Bandung ini memang romantis dari kolonial hingga milenial, wabah `jomblo` bisa disembuhkan di Bandung. Cinta itu intinya, kegalauan bahkan menjadi pemantik ide-ide kreatif pemuda Bandung,” kata dia.

Sebelum hadir menjadi pembicara kunci di acara Yes 2019, Sandiaga naik ke atas panggung bersama para penari yang menggunakan topeng. Ketika Sandiaga Uno membuka topengnya, histeris ribuan milenial yang hadir di Sabuga Bandung terdengar.

“Halo para generasi milenial, sudah pada shlat belum, sudah makan belum, Alhamdulillah kalau sudah,” uajr Sandiaga.

Pilpres 2019 dikuti capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma`ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Dedi Mulyadi: Republik Indonesia butuh kepemimpinan Jokowi

Bandung (ANTARA) – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma`ruf Amin, Dedi Mulyadi menilai Jokowi alias Joko Widodo, punya kemampuan memimpin Indonesia yang beragam.

“Kita ini ada keragaman budaya, sehingga dibutuhkan orang yang memahami kebudayaan secara utuh. Jadi, kalau Indonesia tak memahami kebudayaannya, akan hilang ke-Indonesia-annya,” katanya.

“Jadi, pemimpin itu harus memenuhi aspek keragaman dan kebhinekaan itu, dan pak Jokowi adalah pemimpin yang memenuhi kriteria itu karena memang republik ini membutuhkan Jokowi,” kata Dedi Mulyadi seusai Deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Monumen Perjuangan Jawa Barat Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Minggu.

Pada acara tersebut, Jokowi menyinggung soal jumlah penduduk 269 juta jiwa dan tersebar di 34 provinsi di 17 ribu pulau serta memiliki banyak masalah tersendiri dan tidak mudah mengelolanya.

“Jadi saya perlu ingatkan, dengan negara sebesar Indonesia, mengelolanya tidak gampang. Jangan berikan (urus Indonesia) ke yang belum berpengalaman,” ujar Jokowi.

“Jadi hati-hati, 269 juta penduduk itu besar dan tanggung jawab kita semua, kalau dikasih ke yang belum berpengalaman, bagaimana jadinya, ” lanjut Jokowi.

Menurut Dedi Mulyadi, Jokowi sudah memiliki pengalaman memimpin segudang mulai dari dua periode sebagai Wali kota Solo, Gubernur DKI Jakarta dan Presiden Indonesia.

Dia mengatakan, itu pengalaman yang jadi bekal Jokowi memimpin Indonesia ke depan.

“Memimpin kota, gubernur dan Republik Indonesia itu memimpin keberagaman. Indonesia memerlukan orang yang biasa memimpin, yang mimpinnya bukan pemimpin satu komando, tapi mimpinnya yang biasa keragaman dan kebhinekaan,” tutur Dedi.

Pada pidatonya di hadapan ribuan alumni perguruan tinggi negeri, swasta hingga SMA itu, Jokowi juga meminta relawannya untuk memerangi gerakan menyebar informasi bohong yang menyudutkan Jokowi.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Dedi Mulyadi dukung polisi tangkap pelaku kampanye hitam

Baca juga: Dedi Mulyadi: Masyarakat perkotaan paling banyak terkena hoaks

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi perkenalkan dua kartu di hadapan milenial

Capres nomor urut 01, Joko Widodo menghadiri Festival Satu Indonesia, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu. (Imam B)

Jakarta (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo memperkenalkan dua kartu yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan Kartu Pra-kerja, kepada kalangan milenial.

“Saya ingin kenalkan KIP Kuliah, Kartu Indonesia Pintar sudah ada namun masuk ke jenjang lebih tinggi belum ada,” kata Jokowi dalam acara Festival Satu Indonesia, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu.

Dia mengatakan KIP Kuliah itu mengingatkan pada dirinya ketika masih kecil yaitu kekhawatirannya apakah bisa kuliah atau tidak ketika dewasa.

Karena itu dia menciptakan KIP Kuliah itu agar anak-anak bangsa bisa kuliah di universitas, akademi, institut maupun di luar negeri.

“Semua setuju kan? Kalau ada yang tidak setuju, maju sini nanti saya beri sepeda,” ujarnya sambil tersenyum.

Selain itu, Jokowi memperkenalkan Kartu Pra-Kerja, diharapkan para anak muda bisa mengambil peluang masuk dalam dunia kerja dan investasi akan terus ditingkatkan.

Menurut dia, melalui Kartu Pra-Kerja itu, para lulusan SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi akan mendapatkan pelatihan di dalam maupun di luar negeri.

Dia mengatakan ketika sudah mendapatkan pelatihan namun belum mendapatkan pekerjaan maka akan diberikan intensif bonus namun ada jangka waktu tertentu.

“Namun itu bukan memberikan gaji bagi yang menganggur. Kalau ada isu-isu soal itu maka harus dijawab,” katanya.

Festival Satu Indonesia yang menghadirkan sejumlah musisi kenamaan tanah air, digelar untuk mengajak anak-anak muda mengenal politik melalui musik.

Dalam festival itu juga diadakan “1nspirasi talk” yang menghadirkan beberapa pembicara seperti Menteri koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, pengusaha Erick Thohir, dan Ernest Prakasa.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Jokowi kenalkan kartu KIP kuliah dan Pra-Kerja

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Sandiaga akan tampil apa adanya saat debat ketiga

Pengusaha yang juga cawapres Sandiaga Uno menyampaikan pidatonya sebagai pembicara kunci saat Bandung Young Entrepreneur Summit 2019 di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kahmipreneur tersebut merupakan program inspiratif dalam menciptakan pengusaha muda yang handal. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.

Bandung (ANTARA) – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan akan tampil apa adanya pada debat Pemilu Presiden (Pilpres) ketiga, yang akan dilaksanakan pada 17 Maret 2019.

“Saya mau tampil tentunya apa adanya. Saya ingin masyarakat mengerti kenapa Prabowo Sandi hadir dalam kontestasi Pilpres ini. Kita ingin memberikan solusi bagi masyarakat,” kata Sandiaga saat safari politiknya di Kota Bandung, Jabar, Minggu.

Ia mengaku sangat menghormati lawan debatnya nanti yaitu KH Ma`ruf Amin dan ingin masyarakat mengerti bahwa pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi hadir untuk memberikan solusi kepada masyarakat.

Dia juga mengatakan, pada debatnya nanti ia ingin tidak saling menjatuhkan dan sikut menyikut.

“Saya menghormati beliau, saya muliakan beliau, saya pasti tidak akan, kan kalau murid sama kiainya mengikuti nasihat. Kita ikut saja yang kiai sampaikan, tinggal bagaimana menambah bukan saling menjatuhkan bukan sikut menyikut, tapi memberikan pilihan agar memantapkan para pemilih untuk tentunya menentukan saat 17 April 2019,” tuturnya.

Dalam debat ketiga tersebut, isu kesehatan akan menjadi salah satu topik debat yang akan digelar pada 17 Maret 2019, dan Sandiaga mengatakan akan ada pembenahan bagi BPJS.

“Kita ingin pendidikan tuntas berkualitas, kesehatan kita juga insya Allah bisa ada pembenahan BPJS, kesehatan jiwa juga diperhatikan,” ujarnya.

Dalam safari politiknya di Bandung, Sandi berlari pagi di Sasana Olahraga Ganesha (Saraga) ITB dan dilanjutkan dengan mengisi acara “entrepreneurship” sebagai pembicara di Sabuga bersama sejumlah artis lainnya.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

SMRC: Masyarakat yakin KPU-Bawaslu mampu selenggarakan pemilu

Jakarta (ANTARA) – Lebih dari 70 persen masyarakat yakin Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mampu menyelenggarakan Pemilu Serentak 2019 sesuai dengan aturan yang berlaku, berdasar survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Direktur Riset SMRC Deni Irvani di Jakarta, Minggu, mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan SMRC pada 24-31 Januari 2019 terhadap 1620 responden, sebanyak 79 persen masyarakat yakin KPU bisa menyelenggarakan pemilu, 12 persen tidak yakin dan sembilan persen tidak tahu dan tidak menjawab.

Sementara untuk Bawaslu, masyarakat yang mempercayai dalam menjalankan tugasnya dalam Pemilu 2019 juga sebanyak 79 persen, 11 persen tidak yakin dan 10 tidak tahu atau tidak menjawab.

Deni mengatakan rata-rata yang mempunyai pandangan negatif atau tidak yakin KPU-Bawaslu menyelenggarakan dengan baik dan netral sebesar 11 hingga 13 persen.

“13 persen dari total pemilih 190 juta adalah 25 juta pemilih. Jumlah ini sangat besar kalau dimobilisasi,” ucap Deni.

Survei tersebut juga menanyakan tentang isu yang berkaitan dengan KPU dan Bawaslu, seperti hoaks surat suara tercoblos sebanyak tujuh kontainer di Tanjung Priok serta kotal suara berupa karton.

Untuk hoaks surat suara, sebanyak 61 persen responden menjawab tidak percaya, empat persen percaya dan 35 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Ada pun terkait isu kotak suara dari karton, pandangan masyarakat terbelah, sebesar 34 persen percaya pemakaian kotak suara dari karton mempermudah kecurangan dalam pemilu, 36 tidak percaya hal tersebut dan 30 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

“Yang riskan adalah soal kotak suara dari kardus, pemilih terbelah antara yang yakin dan tidak yakin bahwa kotak suara bisa me jadi sumber kecurangan,” tutur dia.

Dalam kesempatan sama, Komisioner KPU Hasyim Asya’ari mengatakan dalam mengatasi isu berkembang terkait pemilu yang penting, KPU segera merespon.

“Saat ada bombardir kami cek ke lapangan untuk menunjukkan isu itu (hoaks surat suara) tidak benar, KPU harus merespon,” tutur Hasyim.

Baca juga: Mendagri sebut perusak legitimasi KPU sebagai penjahat politik

Baca juga: Bawaslu minta KPU sosialisasikan tolak politik uang

Baca juga: KPU-Dukcapil sepakati bentuk tim selesaikan WNA masuk DPT

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2019

KPU Ambon terima surat suara pemilu

Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU). (FOTO ANTARA)

Ambon (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Ambon menerima sebanyak 693 “boks” surat suara pemilihan legislatif DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kota.

Ratusan boks berisi surat suara Pemilu 2019, setelah dilakukan pembongkaran dari kontainer langsung dibawa ke gudang logistik pemilu Sport Hall Karang Panjang, kata Komisioner KPU kota Ambon, M.Shadek Fuad, di Ambon, Minggu.

Ia mengatakan, surat suara pemilu untuk provinsi Maluku tiba di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sejak Sabtu malam (9/3) menggunakan KM Strait dari Makassar, Sulawesi Selatan.

“Setelah dilakukan pembongkaran surat suara dari kontainer, logistik untuk kota Ambon dibawa ke gudang logistik sport hall dengan kawalan aparat kepolisian dan diawasi Panwaslu kota Ambon,” ucapnya.

Shadek menjelaskan, logistik surat suara yang baru tiba adalah surat suara untuk pileg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kota Ambon.

“Sedangkan surat suara DPD dan surat suara Pilpres akan dikirim dalam waktu dekat,” ujarnya.

Ia mengakui, setelah menerima surat suara maka dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti dengan proses sortir dan pelipatan surat suara.

Selain menerima surat suara, pihaknya juga telah menerima kotak suara, formulir, tinta dan kelengkapan lainnya di TPS.

“Alat kelengkapan di TPS seperti spidol, lem, benang, bantal spon, tanda pengenal KPPS, saksi dan lainnya telah diterima, kita telah melakukan sortir untuk mendata kekurangan dan melaporkan ke KPU pusat untuk pergantian logistik yang kurang maupun yang cacat,” katanya.

Ditambahkannya, penyortiran dan pelipatan surat suara akan dilakukan di Sport Hall Karang Panjang Ambon.

“Sesuai rencana pelipatan surat suara akan dilakukan Senin (11/3) yang diawali dengan arahan bagi petugas yang akan melakukan pelipatan,” tegas Shadek.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Survei: Pemilih Jokowi-Ma’ruf lebih percaya KPU

Jakarta (ANTARA) – Pemilih pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin lebih banyak yang mempercayai kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Pemilu 2019, daripada pemilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal tersebur berdasar survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada 24-31 Januari 2019 terhadap 1.620 responden.

“Kalau kita lihat basis dukungan capres cawapres pada massa pemilih Jokowi-Ma’ruf Amin sangat yakin sebesar 15,4 persen dan yakin 74,4 persen, jumlah total 89,8 persen,” ujar Direktur Riset SMRC Deni Irvani di Jakarta, Minggu.

Hanya sebanyak enam persen pemilih Jokowi-Ma’ruf yang kurang yakin dengan kemampuan KPU dan 6,3 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

Sementara pemilih Prabowo-Sandi yang yakin terhadap kinerja KPU untuk penyelenggaraan Pemilu 2019 hanya sebesar 68,4 persen, tidak yakin sebesar 18,4 persen dan tidak menjawab atau tidak tahu sebanyaj 12,2 persen.

“Dilihat uji statistik ada perbedaan menurut kelompok pemilih capres-cawapres. Pemilih Prabowo-Sandi lebih negatif daripada Jokowi-Ma’ruf Amin dalam menilai KPU menyelenggarakan pilpres,” kata Deni.

Untuk rasa percaya kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) selama Pemilu 2019, pemilih Jokowi-Ma’ruf sebesar 87,7 persen percaya dan enam persen kurang yakin, sedangkan pemilih Prabowo-Sandiaga yang percaya hanya 68,4 persen dan tidak yakin 19,4 persen.

Ada pun untuk elektabilitas, berdasar survei itu paslon nomor urut 01 sebesar 54,9 persen, paslon nomor urut 02 sebesar 32,1 dan tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 13 persen.

Deni menyebut apabila 13 persen yang tidak menjawab menjatuhkan pilihan kepada Prabowo-Sandi, Jokowi-Ma’ruf masih unggul 10 persen.

“Angka itu lebih besar dari selisih Pilpres 2014 yang sebesar enam persen,” ucap Deni.

Pewarta: Dyah Dwi Astuti
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Sesjen MPR buka ‘Sekolah Politik Pasundan’

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal MPR RI  Ma’ruf Cahyono, membuka “Sekolah Politik Pasundan” di aula Fisip Universitas Pasundan (Unpas) Bandung untuk para generasi milenial guna memahami Empat Pilar berbangsa dan bernegara. 

“Saya merasa kalimat Sekolah Politik itu menarik dan sangat inspiratif sekali. Penekanan di kalimat ‘Sekolah Politik’ itu luar biasa, ini inspiratif. Jika saja di seluruh kampus bermunculan kegiatan Sekolah Politik-Sekolah tentu ‘learning process’ yang baik dalam bidang politik akan terwujud. Juga saya pikir harus dilengkapi dengan sekolah sekolah ideologi dan konstitusi,” kata Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono dalam siaran pers yang diterima Antara Jakarta, Minggu..

Hal tersebut dikatakan Ma’ruf Cahyono di hadapan ratusan mahasiswa Unpas saat menjadi nara sumber gelar acara ‘Sekolah Politik Pasundan’ yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik FISIP Unpas dengan tema ‘Mengenal Peran Parlemen Lebih Dekat’. 

Lebih lanjut Ma’ruf Cahyono mengatakan sebelum membedah lebih jauh soal peran parlemen, peserta yang merupakan generasi milenial bangsa mesti mengenal lebih dahulu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara dan UUD NRI sebagai konstitusi negara.

Menurut Ma’ruf, ideologi dan konstitusilah yang menjadi landasan ideal dan konstitusional sistem ketatanegaraan, termasuk sistem keparlemen.

Peran parlemen tambahnya asal kata, akan sangat bergantung dari kedudukan, wewenang, tugas dan fungsi parlemen yang diamanatkan oleh konsitusi.

Sesuai dengan pasal 1 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945, Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat (Demokrasi). Pemilik kedaulatan tertinggi negara adalah rakyat, karenanya kedaulatan sesungguhnya berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Untuk mewujudkan amanah kedaulatan rakyat, perlu adanya pelembagaan kedaulatan rakyat dalam suatu sistem perwakilan atau permusyawaratan sesuai dengan amanah sila ke empat Pancasila .

Ma’ruf menjelaskan parlemen yang memiliki fungsi utama yakni, fungsi pengaturan (legislasi), fungsi pengawasan (kontrol) dan fungsi perwakilan (representasi), terdiri dari tiga unsur kelembagaan yakni DPR mewakili politik, DPD mewakili daerah dan MPR sebagai lembaga permusyawaratan dengan anggotanya terdiri dari gabungan anggota DPR dan DPD, adalah pengejawantahan dari pelembagaan kedaulatan rakyat.

“Normatif konstitusional tentang kedudukan MPR, DPR dan DPD mengatakan bahwa ketiga kembaga ini memiliki kedudukan yang sama, yang sebelum reformasi bergulir, salah satu lembaga yakni MPR memiliki kedudukan sebagai lembaga tertinggi negara di atas DPR dan lembaga negara lainnya saat itu,” kata Ma’ruf Cahyono.

Peran lembaga MPR RI sendiri, lanjut Ma’ruf Cahyono, sangat luar biasa sebab MPR merupakan penjelmaan seluruh rakyat Indonesia, yang keanggotaannya terdiri atas seluruh wakil rakyat, seluruh wakil daerah, dan seluruh wakil golongan.

Marwah MPR sebagai lembaga negara dan sekaligus se-bagai wadah representasi rakyat dan daerah tidak begitu saja dapat dihilangkan. MPR tetap berperan sebagai perwakilan atas rakyat dalam kekuasaan pemerintahan dan perwakilan setiap daerah di Indonesia.

“Menghilangkan MPR sama dengan menghilangkan semangat sila keempat Pancasila,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf juga menjelaskan tentang konsepsi dan implementasi kedaulatan rakyat, negara hukum dan sistem ketatanegaraan Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ma’ruf Cahyono juga membahas eksistensi generasi milenial di era kekinian dan perannya dalam mengaktualisasikan nilai nilai Pancasila.

Berbicara soal Pancasila, pemahaman dan implementasinya, lanjut Ma’ruf Cahyono, adalah sesuatu yang tidak berat bahkan sederhana dalam tataran implementasinya.

Menurut Ma’ruf, Pancasila sudah ada inheren dalam diri setiap kita warga negara Indonesia.

Nilai-nilai yang memang sudah manivest bagi bangsa Indonesia kemudian digali kembali oleh Bung Karno dan para pendiri bangsa lainnya menjadi bentuknya yang sekarang menjadi lima prinsip dasar bernegara yang diberi nama Pancasila.

“Oleh karena itu memulai dari menjadi generasi milenial yang ramah, sopan, menghormati guru dan orang tua, selalu tersenyum, santun, toleran, memberikan rasa nyaman pada orang lain dan selalu menjadi sosok inspiratif bagi lainnya,” katanya.

Acara yang berlangsung selama setengah hari tersebut, selain dihadiri Sesjen MPR RI, juga turut dihadiri, anggota Fraksi PDIP DPRD Prov. Jawa Barat R. Yunandar R. Eka Prawira, Dekan Fisip Unpas Budiana,  Wakil Dekan I Kunkunrat, Wakil Dekan II Yulia Segarwati, Wakil Dekan III  R.H. Sumardhani, dan Ketua Jurusan Administrasi Publik Rudi Martiawan.

Pewarta: Jaka Sugiyanta
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Festival Satu Indonesia

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan sambutan saat menghadiri Festival Satu Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/3/2019). Festival Satu Indonesia digelar untuk memberikan pengalaman baru bagi anak muda mengenai kampanye yang positif, kreatif dan menyenangkan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.

Dedi Mulyadi: Masyarakat perkotaan paling banyak terkena hoaks

Bandung (ANTARA) – Ketua Tim Kemenangan (TKD) Joko Widodo-KH Maruf Amin Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan saat ini yang paling banyak terkena berita bohong, kabar palsu, berita fitnah atau hoaks ialah masyarakat kelas menengah seperti perkotaan atau yang terdidik.

“Dulu bicara tematik atau akademis, tapi sekarang harus ngomong yang sebenarnya. Karena konsumsi medianya bukan media akademik, jadi berita yang tidak masuk akal dipercaya,” kata Dedi Mulyadi seusai Deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Monumen Perjuangan, Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Minggu.

Dia mengatakan harus tegas dalam menanggapi segala bentuk hoaks yang beredar, terutama yang terus dituding kepada pasangan Jokowi-KH Ma`ruf Amin.

Menurut Dedi, hoaks yang menjadi pembicaraan di publik Jawa Barat, banyak dipercaya oleh masyarakat.

Hal tersebut, dinilai mengkhawatirkan jika terus dibiarkan dan Dedi Mulyadi mengatakan salah satu hoaks, seperti dilarangnya berkumandangnya suara adzan.

Menurutnya hal tersebut, sangat tidak masuk akal, karena selama pemerintahan Jokowi saat ini untuk seperti itu tidak ada.

“Apalagi dengan calon wakil presidennya adalah kia Pak Jusuf Kalla juga orang dewan masjid. Sekarang kebebasan beribadah jalan, tempat-tempat ibadah dibangun dan siapa yang mengatakan pelajaran agama dihapus. Jadi tidak masuk akal tapi dipercaya publik,” ucapnya.

Oleh karena itu, Ia mengatakan bahwa Jokowi tidak bisa lagi bergaya Jawa yang hanya berupa sindiran halus namun harus mengatakan apa adanya, dalam meluruskan apa yang sebenarnya terjadi.

“Maka Jokowi tidak bisa ngomong bahasa sastra lagi, gaya Solo enggak bisa lagi, tapi harus bahasa Jakarta,” katanya, menegaskan.

Selain itu, Dedi menambahkan bahwa pembangunan di Indonesia tidak mudah, termasuk kebudayaan sehingga harus benar-benar yang memahami secara utuh, agar identitas negara tidak hilang.

“Pemimpin sekarang harus bisa mengelola berbagai aspek keberagaman dan bisa memimpin bukan satu komando saja, tapi juga beragam perbedaan yang ada,” ujarnya.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

TKN sebut kampanye hitam kondom tak usik Jokowi-Ma’ruf

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, makan siang bersama di rumah KH Ma’ruf Amin, di Jalan Situbondo Jakarta, Jumat (28/12/2018). (Istimewa)

Jakarta (ANTARA) – Direktur Hukum dan Advokasi TKN Ade Irfan Pulungan mengatakan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Maruf Amin tak terusik dengan kampanye hitam berupa kondom dengan logo mereka.

“Kami sangat menyayangkan perilaku tak bermartabat tersebut, meskipun Jokowi-Ma’ruf cukup tangguh karena tidak terlalu terusik dari sisi elektabilitas,” kata  Ade di Jakarta, Minggu.

Berdasarkan survei terakhir yang dirilis lembaga survei Saiful Mujani Research Center (SMRC)  terjadi tren kenaikan elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin yang unggul dengan selisih 22,8 persen dari pesaingnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Dengan melihat fakta itu, lanjut Ade, adanya kampanye hitam justru menunjukkan ada kelompok lain yang khawatir elektabilitasnya merosot. 

TKN mencatat beberapa isu negatif diarahkan guna meningkatkan sentimen negatif umat Islam kepada pasangan Jokowi-Jokowi-Ma’ruf. Larangan adzan, dihapuskannya pendidikan agama, LGBT serta terakhir isu kondom berbungkus gambar Jokowi-Kiai Ma’ruf merupakan isu-isu yang terus diarahkan guna menggerus elektabilitas pasangan nomor urut 01. 

Atas berbagai bentuk kampanye hitam itu, Ade menegaskan bahwa pihaknya tidak segan untuk melaporkan kasus ini ke polisi untuk diusut tuntas pembuat serta pelaku yang menyebarkannya. 

“Hal ini sekaligus untuk melihat afiliasi politik pelaku agar semuanya jelas. Seolah isu kampanye hitam ini berupaya menurunkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf di kalangan muslim,” tandasnya.

Jokowi telah meminta para pendukung untuk berani melawan hoaks dan fitnah tersebut, terutama pada empat isu yang sedang berkembang saat ini, yakni kriminalisasi ulama, larangan adzan, perkawinan sejenis, dan penghapusan pendidikan agama.

Di Palembang, mantan Gubernur Jakarta itu telah  membantah isu yang mengatakan bahwa dirinya akan melarang adzan.
Menurut dia, isu itu tidak masuk akal karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas beragama Islam.

Apalagi isu yang menyebutkan jika dirinya terpilih akan melegalkan perkawinan sejenis. Menurut Jokowi jelas tidak mungkin karena Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi norma-norma agama.

Baca juga: TKN Jokowi-Ma’ruf imbau agar hentikan kampanye hitam

Baca juga: Relawan geram beredar gambar alat kontrasepsi dengan kemasan capres

Baca juga: Kampanye hitam alat kontrasepsi bergambar Jokowi-Ma`ruf rugikan lawannya

Pewarta: Sigit Pinardi
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

KPU Banten sosialisasikan pemilu melalui festival band

Rangkasbitung (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten menyosialisasikan pemilu kepada masyarakat melalui festival band di Alun-Alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu, agar tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu serentak, 17 April 2019, meningkat.

Ketua KPU Provinsi Banten Wahyu Furqon mengatakan bahwa pemilu yang berslogan pemilih berdaulat negara kuat jangan hanya jargon semata. Akan tetapi, harus bisa diimplementasikan dalam pemilihan umum presiden dan legislatif.

Untuk membentuk pemerintahan dan parlemen yang kuat, menurut dia, pemilu harus menghasilkan pemimpin yang mempunyai kapabilitas dan integritas yang baik.

Oleh karena itu, pemilu serentak ini dapat menjadi pesta demokrasi yang bersih dari hoaks (kabar bohong) dan praktik politik uang.

Di awal masa kampanye, lanjut dia, semua partai politik berkomitmen melalui deklarasi kampanye damai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan (Asda 1) Alkadri juga berharap pelaksanaan pemilu serentak bisa berjalan dengan damai dan masyarakat cerdas dalam memilih.

“Masyarakat harus bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik karena akan memilih secara bersamaan untuk memilih presiden, calon anggota DPR RI, DPRD provinsi/kabupaten/kota dan anggota DPD RI,” katanya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten Abdul Rosid Sidik mengatakan bahwa pemilu adalah pesta demokrasi yang merupakan proses memilih pemimpin untuk mengisi jabatan-jabatan politik tertentu.

“Yang namanya pesta harus dijalankan dengan kegembiraan dan membahagiakan sehingga dapat mencegah pelanggaran,” katanya.
 

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Tim Relawan Jokowi gelar kampanye akbar di Taiwan

Relawan Jokowi dua periode yang tergabung dalam Tim Kampanye Luar Negeri Taiwan menggelar kampanye akbar di Kota Taichung, Minggu (10/3/2019), waktu setempat. (Istimewa)

Sampaikan pesan-pesan agar semua kerabat memilih #01 Jokowi-Ma’ruf

Jakarta (ANTARA) – Relawan Jokowi dua periode yang tergabung dalam Tim Kampanye Luar Negeri Taiwan menggelar kampanye akbar di Kota Taichung, Minggu, waktu setempat.

Acara dihadiri kurang lebih 1.000 warga negara Indonesia yang datang dari berbagai kota di Taiwan, mulai dari Taipei sampai Kaoshiung.

Dalam acara tersebut digelar panggung hiburan mulai dari orkes dangdut, tarian, hingga kesenian Kuda Kepang.

Acara ini dihadiri juru kampanye Lena Maryana Mukti sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin serta Dian Eka Yanto, juru kampanye Banteng Muda Indonesia (BMI) Jakarta.

Dalam sambutannya, Lena mengajak warga negara Indonesia yang hadir menyukseskan Pemilu 2019. Dia juga menyampakan program-program unggulan Jokowi.

Dian Eka hadir dalam panggung membakar semangat para relawan agar terus semangat memenangkan Jokowi – Ma’ruf.

“Bangun jaringan, sampaikan pesan-pesan agar semua kerabat memilih #01 Jokowi-Ma’ruf,” ujarnya dikutip dari siaran pers.

Ketua Koordinator Relawan sekaligus Ketua TKN Luar Negri Taiwan Wawan dalam sambutannya mengajak semua relawan bekerja hingga tuntas .

“Kawal suara sebaik mungkin,” tegasnya.

Dalam sambutannya Wawan juga sempat memutar sebuah video pesan langsung yang disampaikan Presiden Jokowi.

Tidak hanya menjaring pemilih di dalam negeri, TKN juga gencar menyosialisasikan pencapaian pemerintah di luar negeri.

Mereka pun yakin para WNI di luar negeri cenderung memilih pasangan bernomor urut 01 karena program yang telah dijalankan Jokowi mirip dengan pembangunan yang telah berjalan di negara-negara maju.

Pilpres 2019 diikuti oleh dua pasangan capres-cawapres, yakni nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: RKLA: Bermunculan relawan tunjukkan Jokowi masih dicintai rakyat

Baca juga: Relawan Jokowi luncurkan aplikasi Jokorner

Baca juga: Seribu relawan Jokowi-Ma’ruf se-Eropa temu akbar di Belanda

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2019

Ma’ruf Amin bershalawat bersama Hadad Alwi

Cawapres RI Ma’ruf Amin dalam acara Tabligh Akbar di Padang Lawas Utara, Sumut, Minggu. (Rangga Jingga)

Kita bershalawat sampai mati

Paluta, Sumut (ANTARA) –
Cawapres RI Ma’ruf Amin bershalawat bersama musisi Muslim kondang Hadad Alwi dan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution dalam acara Tabligh Akbar di Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, Minggu.

Shalawat dilantunkan melalui lagu-lagu Hadad Alwi, salah satunya “Rindu Muhammadku”. Cawapres RI Ma’ruf Amin bershalawat bersama Hadad Alwi. (Rangga Jingga)

Kehadiran Hadad Alwi menyemarakkan acara tabligh akbar yang dihadiri ratusan peserta itu.

Baik Ma’ruf, Bobby serta Hadad Alwi semua turun dari atas panggung berbaur dengan para peserta tabligh akbar dibawa panas terik matahari.

Mereka semua menadahkan tangan sambil bershalawat bersama.

“Alhamdulillah, insyaAllah kita ketemu lagi, nanti pak kiai sudah jadi wakil presiden,” ujar Hadad Alwi.

Ma’ruf Amin sendiri mengaku merasa terharu dengan sambutan luar biasa dari masyarakat Padang Lawas Utara. Ia mengingatkan agar masyarakat selalu bershalawat hingga akhir usia.

“Saya senang sekali dan terharu, kita bershalawat sampai mati,” kata Ma’ruf.

Baca juga: Menantu Jokowi dampingi Ma’ruf silaturahmi di Tapanuli Selatan

Baca juga: Ma’ruf Amin silaturahmi dengan tokoh lintas agama di Pesantren Al-Kautsar Medan

Baca juga: Nyai Wury ingatkan Ma’ruf jaga kesehatan jelang debat Pilpres

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2019

KPU Boyolali terima ratusan ribu surat suara pemilu

Ketua KPU Boyolali Ali Fahrudin (Kiri) sata menerima surat suara anggota Pileg di Kantor KPU Boyolali, Minggu. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Boyolali Jawa Tengah telah menerima pengiriman ratusan ribu lembar surat suara anggota legislatif khusus anggota DPR RI untuk persiapan Pemilu 2019 yang akan digelar di Boyolali pada 17 April mendatang.

Ratusan ribu surat suara untuk Pemilu Legislatif 2019 tersebut diterima langsung oleh Ketua KPU Boyolali, Ali Fahrudin, dari sebuah perusahaan percetakan, di Kantor KPU Boyolali, Minggu petang.

Menurut Ketua KPU Boyolali Ali Fahrudin surat suara yang diterima baru sebanyak 650.000 lembar untuk pemilihan anggota legislatif khusus DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Jateng.

Sebanyak 650.000 lembar surat suara yang dikemas dalam 1.300 “boks” tersebut hanya untuk pemilihan DPR khusus Dapil 5 saja, sedangkan kekurangannya, KPU Boyolali masih menunggu pengiriman selanjutnya dari perusahaan percetakan.

“Surat suara diangkut dengan satu unit truk kontainer, dan setibanya di gudang KPU, langsung dilakukan serah terima serta pembukaan segel,” kata Ali Fahrudin.

Menurut dia, setiap kardus warna cokelat yang ditali tersebut berisi sebanyak 500 lembar surat suara itu, langsung dimasukan ruang gedung KPU dengan dilakukan penjagaan ketat oleh aparat keamanan.

Menurut dia, pihaknya saat menerima surat suara harus melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi barang saat datang aman.

Dia mengatakan pengiriman surat suara di Boyolali dilakukan secara bertahap. Pihaknya sebelumnya juga sudah menerima surat suara untuk Pemilihan Presiden, dan kini untuk anggota Pileg yang masuk Dapil 5 DPR RI.

Menurut dia, surat suara untuk pemilihan DPR RI di Boyolali juga masih kurang 175.957 lembar, karena kebutuhannya setiap pemilihan mencapai 825.957 lembar.

KPU Boyolali untuk kekurangan surat suara segera meminta tambahan kepada KPU Pusat melalui Provinsi guna memenuhi kebutuhannya.

“Kami rencana melakukan pelipatan surat suara anggota Pileg ini, dimulai Selasa (12/3),” katanya.

KPU Boyolali sebelumnya sudah menyelesaikan kegiatan sortir dan pelipatan kertas suara untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019, dan menemukan 500 lembar rusak.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Boyolali, Ali Fahrudin, kegiatan sortir dan pelipatan surat suara Pilpres, dengan melibatkan 250 tenaga kerja sudah diselesaikan sebanyak 800.000 lembar.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

KPU Biak menerima 495.637 surat suara pemilu serentak

Ketua KPU Biak Jackson S.Maryen menyosialisasikan surat suara pemilu serentak 17 April 2019.(Antaranews Papua/Muhsidin)

Biak Numfor (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, Papua, menerima sebanyak 495.637 surat suara untuk pemilu serentak, 17 April 2019.

“Satu kontainer surat suara pemilu serentak ditambah surat suara cadangan untuk KPU Kabupaten Biak dan KPU Kabupaten Supiori sudah tiba di Biak, Sabtu (9/3) melalui kapal laut,” kata Ketua KPU Kabupaten Biak Numfor Jackson S. Maryen di Biak, Minggu.

Ratusan ribu lembar surat suara itu, kata Jackson, sudah disimpan di gudang untuk dilakukan pelipatan.

Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat memastikan apakah surat suara itu ada yang rusak atau tidak karena belum penyotiran dan pelipatan.

Surat suara pemilu serentak, kata dia, merupakan dokumen negara yang sangat rahasia sehingga pengamanannya harus dilakukan khusus oleh aparat keamanan khusus di kantor KPU setempat.

Berdasarkan data jumlah pemilih tetap pemilu serentak di Kabupaten Biak Numfor sebanyak 96.215 pemilih tersebar di 468 tempat pemungutan suara (TPT), 257 kampung, delapan kelurahan, dan 19 distrik.
 

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

KPU Padang sebut ribuan kertas suara rusak

Padang (ANTARA) – KPU Kota Padang, Sumatera Barat, menyebutkan ribuan kertas surat suara yang akan dipergunakan dalam pemilu presiden dan pemilu legislatif pada 17 April 2019, rusak.

Ketua KPU Padang M Sawati di Padang, Minggu mengatakan “jumlah pastinya belum kami dapatkan, namun jumlah yang ditemukan dari kelima gudang yang digunakan untuk melipat surat suara lebih dari seribu lembar.”

Pihaknya saat ini tengah berupaya merampungkan proses pelipatan kertas suara yang dilakukan di lima gudang yang digunakan oleh KPU. Ia mengatakan kelima gudang tersebut adalah Gudang di Kantor KPU Kota Padang, kedua di kawasan Kurao Pagang Nanggalo, Kantor Pos, Gudang Korpri di Kecamatan Padang Timur dan Kecamatan Kuranji.

“Kami menargetkan pelipatan ini dapat diselesaikan kurun waktu lima belas hari sejak proses pelipatan dimulai. Setelah ini selesai baru kami hitung surat suara yang rusak tersebut,” ucap dia.

Menurut dia, kerusakan yang ditemukan di kertas surat suara mulai dari tinta yang memudar, ada titik di kertas tersebut, ada yang robek dan lainnya.

Dalam melakukan proses pelipatan, pihaknya meminta kepada petugas untuk memeriksa kondisi surat suara terlebih dahulu sebelum melakukan pelipatan.

Apabila petugas menemukan surat suara yang tidak sempurna langsung dipisahkan dari surat suara yang dilipat. Saat ini pihaknya telah selesai melipat surat suara DPRD Kota Padang sesuai dengan daerah pemilihan mereka, kemudiaan diikuti surat suara DPRD Provinsi dan DPR RI.

“Setelah selesai baru dilakukan pelipatan terhadap surat suara presiden dan DPD RI,” kata dia.

Sebelumnya KPU Kota Padang menerima sebanyak 604.007 surat suara untuk DPRD Kota Padang dan surat suara pemilihan ulang DPRD Kota Padang sebanyak 5.000 surat suara. Kemudian untuk DPRD Provinsi Sumbar sebanyak 604.500 surat suara dan untuk DPR RI sebanyak 604.006 surat suara.

Kemudian untuk surat suara untuk presiden dan wakil presiden sebanyak 604.006 lembar kemudian surat suara DPD RI juga sebanyak 604.006 lembar.

Sementara Komisioner Bawaslu Sumbar Firdaus Yusri mengatakan pihaknya terus mengawal pelipatan suara yang dilakukan di lima gudang KPU.

“Saya sendiri khusus mengawal di gudang yang berada di Kantor KPU Kota Padang dan hari ini telah memasuki hari kesembilan pelipatan. Di sini suda ada ratusan kertas suara yang rusak namun belum kami hitung, dan kemungkinan hal yang sama terjadi di gudang lainnya,” tutur dia.
 

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Bawaslu Bangka Selatan gencarkan patroli pemilu

Bawaslu Bangka Selatan menyiapkan satu unit mobil guna mempermudah pelaksanaan program patroli pemilu. (babel.antaranews.com/Eko SR)

Toboali (ANTARA) – Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan patroli pemilu guna mengantisipasi pelanggaran menjelang pemilu anggota legislatif dan Pilpres 2019 di daerah itu.

“Patroli pemilu lebih ditingkatkan karena saat ini sudah mulai terasa suhu politik makin memanas dan arus politik makin deras,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan Sahirin di Toboali, Minggu.

Ia mengatakan bahwa program patroli pemilu ini merupakan salah satu bentuk upaya pencegahan terhadap pelanggaran pemilu yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan dalam rangka menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Kami bersama dengan panwaslu kecamatan dan panwaslu desa terus melakukan pengawasan agar kondisi keamanan menjelang pesta demokrasi tahun ini kondusif,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melibatkan kepolisian dan bersilaturahmi ke tempat pemangku kepentingan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda yang ada di desa setempat.

“Saat ini situasi aman, lancar berjalan dengan damai dan diharapkan kondisi ini berjalan kondusif hingga pemilu nanti,” katanya.

Menurut dia, dalam melakukan pencegahan terhadap pelanggaran pemilu pengawas pemilu dituntut untuk dapat berinovasi yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat secara luas dan mendorong terwujudnya suasana yang kondusif bagi penyelenggaraan pemilu yang aman, damai, tertib, dan lancar.

“Kami berharap melalui program patroli pemilu ini dapat mendorong terwujudnya suasana yang kondusif bagi penyelenggaraan pemilu yang aman, damai, tertib, dan lancar di Bangka Selatan,” katanya.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Rachmawati Soekarnoputri semangati ribuan sukarelawan Prabowo-Sandi di Banten

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres-Cawapres Prabowo-Sandi, Rachmawati Soekarnoputri memberikan semangat ribuan relawan Prabowo-Sandi Provinsi Banten, di Serang, Minggu. (mulyana)

Serang (ANTARA) – Rachmawati Soekarnoputri mewakili Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyemangati ribuan sukarelawan dan pendukung pasangan ini di Gelanggang Olahraga (GOR) Maulana Yusuf Kota Serang, Banten, Minggu.

Rachmawati yang hadir bersama sejumlah perwakilan pimpinan parpol koalisi pendukung Prabowo-Sandi menyampaikan sambutan sambil duduk di kursi roda.

“Pada tanggal 17 April 2019 adalah tahun penentuan. Kita harus waspada dan bekerja keras untuk memenangkan Prabowo-Sandi,” kata putri Proklamator RI tersebut dalam acara apel akbar dan pembekalan caleg parpol koalisi pendukung Prabowo-Sandi.

Rachmawati memberikan alasan memilih pasangan Prabowo-Sandi, antara lain, karena pada tahun ini bangsa Indonesia dalam posisi bahaya karena penjajahan gaya baru telah menyerang bangsa ini.

“Bukan hanya sembako yang kita impor, melainkan orangnya juga diimpor. Ini artinya penjajahan gaya baru, utang kita sangat besar, setiap kepala dibebebani R15 juta per orang, uang kita juga sudah dibawa ke luar negeri,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, bangsa Indonesia jangan mau dijajah oleh bangsa asing karena bangsa Indonesia sudah merdeka dari penjajahan asing.

Ia juga mengajak pendukung, simpatisan, dan para sukarelawan Prabowo-Sandi agar siap menjadi saksi di TPS masing-masing wilayahnya guna mengantisipasi kecurangan.

“Jangan sampai ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif. Kita harus waspadai semua dan tetap harus menjaga ketertiban, keamanan, serta persatuan dan kesatuan,” katanya.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Ribuan warga Padangsidimpuan hadiri tabligh akbar bersama Ma’ruf Amin

Cawapres Ma’ruf Amin saat menghadiri acara Tabligh Akbar bersama di Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, Minggu. (Antara Sumut/Khairul Arief)

Padangsidimpuan (ANTARA) – Ribuan warga Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, menghadiri tabligh akbar cawapres KH Ma`ruf Amin yang dipusatkan di Alaman Bolak, Minggu.

Ma`ruf Amin dalam kesempatan itu menyampaikan ajakan agar masyarakat di Tapanuli Bagian Selatan jangan mudah terpancing isu negatif yang dapat memecah belah umat.

“Tolong jaga ukhuwah dan persatuan di Tapanuli Bagian Selatan. Menjaga ukhuwah di segala lini, walaupun berbeda-beda tapi tetap satu, dan itu harus bisa kita wujudkan,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kedatangannya ke Padangsidimpuan dalam kegiatan tabligh akbar sekaligus dzikir akbar serta sholawatan untuk lebih mengenal masyarakat di daerah itu.

“Kita harus cerdas, dan kita harus memperkuat silaturahim, agar dipermudah jalan dalam setiap melangkah untuk mendampingi Joko Widodo dalam upaya meningkatkan perubahan ke depan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa persaingan di Sumatera Utara, khususnya Padangsidempuan dan Mandailing Natal, sangat ketat, namun, dia menekankan Jokowi dan dirinya kemenangan bukan tidak mungkin untuk diraih.

“Usaha memang tidak mudah. Daerah ini tidak mudah. Akan tetapi, bukan tidak mungkin,” jelasnya.

Ma`ruf mengaku menerima laporan bahwa elektabilitas Jokowi dan dirinya di Padangsidempuan sudah mulai meningkat.

Mulai dari 20 persen pada bulan Desember 2018 menjadi 40 persen saat ini. Ma`ruf sendiri menargetkan perolehan suara sebesar 60 persen untuk keseluruhan wilayah Sumatera Utara.

Pilpres 2019 dikuti capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma`ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno.

Baca juga: Ma’ruf jajaki Padang Lawas dan Mandailing Natal

Baca juga: Ma’ruf Amin doakan Padang Lawas Utara Sumut

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

KPU Lampung tidak siapkan posko TPS di kampus

Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU). (FOTO ANTARA)

Bandarlampung (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung tidak menyiapkan Posko Tempat Pemungutan Suara (TPS) di kampus-kampus untuk pemilih mahasiswa yang beralamat di luar Provinsi Lampung dan sedang menempuh studi di daerah ini.

“Sampai sekarang belum ada keputusan untuk posko TPS di kampus,” kata Erwan Bustami, Komisioner Divisi Logistik KPU Lampung menjelaskan di Bandarlampung, Minggu.

Erwan menjelaskan untuk pemilih yang beralamat di luar Lampung, nantinya akan dipindahkan memilih di sekitar TPS setempat. Untuk mengurus pindah memilih nantimya mereka akan mengurus formulir A5 yang telah disiapkan.

“Kalau mereka sudah mengurus dan sudah dapat baru nanti akan dilaporkan agar bisa pindah memilih di TPS sekitar,” kata dia menerangkan.

Soal Posko TPS di kampus, pihak KPU Lampung masih menunggu sampai pleno terakhir. Sampai saat ini, KPU Lampung berdasarkan surat edaran masih mengoptimalisasikan pemilih untuk di TPS sekitar.

“Sekarang sementara pemilih mengurus pindah memilih dulu di TPS sekitar,” kata dia.

KPU Lampung telah menyelesaikan 90 persen persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang akan dilaksanakan pada April mendatang.

Persiapan tersebut tinggal tiga tahap lagi untuk KPU Lampung agar bisa mencapai persiapan 100 persen.

Tiga tahap yang sedang proses berjalan di antaranya penyelesaian pelipatan surat suara, rekrutmen kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), dan bimtek.

Jumlah TPS di Provinsi Lampung mencapai sebanyak 26.265 TPS. Sedangkan pengiriman logistik di setiap kabupaten/kota telah diterima dan telah memasuki tahap pelipatan surat suara.

“Di luar surat suara, kami sudah selesai semua tinggal dimasukkan ke kotak saja jika pelipatan surat suara selesai,” kata Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono beberapa hari lalu.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Tiga caleg NTB dicoret dari DCT Pemilu

Mataram (ANTARA) – Tiga calon anggota legislatif di Nusa Tenggara Barat dicoret dari daftar calon tetap (DCT) Pemilu 2019.

Ketua KPU Provinsi NTB Suhardi Soud di Mataram, Minggu, mengatakan tiga calon legislatif (caleg) yang dicoret ini karena terlibat dalam sengketa pemilu.

“Ada satu orang dari Partai NasDem, satu dari PKB, dan PBB satu orang. Semuanya dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lombok Tengah,” ungkapnya.

Pencoretan terhadap tiga caleg ini sudah dilakukan pada bulan September dan Desember 2018.

“Baru-baru ini juga ada di Kota Mataram. Caleg yang dicoret oleh Bawaslu Kota Mataram karena terbukti sampai sekarang masih menjadi pegawai BUMN,” katanya.

Menurut dia, semua calon yang sudah ditetapkan ke dalam DCT masih terancam pencoretan jika mereka terbukti melakukan pelanggaran, baik pelanggaran tindak pidana pemilu maupun pelanggaran pidana lainnya yang status hukumnya inkrah berdasar putusan pengadilan.

Suhardi menegaskan bahwa salah satu hal yang membuat seseorang caleg tercoret dari DCT, selain caleg tersebut meninggal dunia, juga karena adanya putusan pengadilan yang inkrah berkaitan dengan tindak pidana pemilu.

Ia menyebutkan di Kabupaten Bima satu orang, Lombok Timur satu orang, dan satu lagi terjadi di Lombok Tengah.

“Begitu pun bisa dicoret karena adanya putusan bawaslu soal syarat administrasi. Jadi, baik itu putusan pengadilan yang inkrah maupun putusan bawaslu, muaranya akan kembali ke KPU untuk mengeksekusinya,” kata mantan Ketua KPU Kabupaten Sumbawa ini.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

JPNU Temanggung siap menangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc/18)

Temanggung (ANTARA) – Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) Kabupetan Temanggung, Jawa Tengah, menyatakan siap memenangkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo-Amin Ma`ruf pada Pemilu 2019.

Koordinator JPNU Jawa Tengah Khizanaturrahmah di Temanggung, Minggu, mengatakan bahwa tujuan JPNU adalah bagaimana memenangkan pasangan Jokowi-Ma`ruf di Temanggung dengan meraih suara 80 persen.

Khizanaturrahmah menyampaikan hal tersebut pada deklarasi Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) Kabupaten Temanggung di Gedung Makukuhan, Kecamatan Kedu.

Ia menuturkan sekarang beredar hoaks yang dilontarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, fitnah yang menyudutkan Jokowi. Namun, berita-berita itu tidak benar, contohnya Jokowi difitnah PKI, padahal lahir pada tahun 1961 dan PKI berkembang di Indonesia 1965 sehingga waktu itu masih kecil berarti tidak masuk akal anak kecil ikut gerakan PKI.

Untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma`ruf, pihaknya “woro-woro” dengan mengajak keluarga, saudara, dan tetangga untuk memilih Jokowi-Ma`ruf.

Akan tetapi, tidak cukup sampai di situ, lanjut dia, harus memastikan datang ke TPS untuk mencoblos Pasangan Calon Nomor Urut 01.

“Maka, pastikan pada tanggal 17 April 2019 datang ke TPS untuk mencoblos pasangan Jokowi-Ma`ruf,” katanya.

Ketua PCNU Kabupaten Temanggung K.H. Muhammad Furqon menyebutkan banyak sayap untuk pemenangan Jokowi-Ma`ruf. Sebelumnya, dideklarasikan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN), sekarang dideklarasikan JPNU. Dalam waktu dekat, juga dideklarasikan Rumah Hijau Jokowi-Ma`ruf.

“Banyaknya sayap ini kami berharap semoga lebih masif dalam rangka pemenangan Jokowi-Ma`ruf.” katanya.

Ia mengatakan bahwa warga NU di Temanggung adalah mayoritas. Oleh karena itu, pihaknya berharap mereka memenangkan Jokowi-Ma`ruf.

“Dengan melakukan silaturahmi kebangsaan, masing-masing kader NU untuk segera `door to door` menyosialisasikan pasangan Jokowi-Ma`ruf.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

KPU Batam sosialisasikan pemilu melalui festival band

Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU). (FOTO ANTARA)

Batam (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum Kota Batam, Kepulauan Riau mensosialisasikan pemilu dengan menggelar festival band bertajuk “Pemilih Berdaulat Negara Kuat” untuk menyasar pemilih pemula.

“Ada 9 peserta yang ikut, masing-masing peserta harus membawakan lagu wajib jingle pemilu 2019 dan satu lagu bebas,” kata Komisioner Bidang Teknis KPU Batam, Zaki Setiawan di Batam, Minggu.

Ia mengatakan, dalam festival yang bekerja sama dengan Finger Fast itu, pemenang pertama, kedua, dan ketiga mendapatkan tropi, piagam penghargaan, dan uang tunai dengan nilai total Rp10 juta.

Zaki Setiawan yang juga menjadi juri dalam kegiatan itu mengatakan festival band merupakan upaya KPU Batam untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Batam.

“Mengingat pemilu 17 April 2019 semakin dekat, sehingga sosialisasi ke seluruh elemen masyarakat, terutama pemilih pemula, perlu semakin gencar dilaksanakan,” kata dia.

KPU berharap, melalui sosialisasi yang masif, maka banyak masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih, antusias menggunakan hak pilihnya.

Festival band, lanjut Zaki, cukup efektif untuk menyasar pemilih milenial, agar mendapatkan informasi yang utuh dan benar tentang pemilu, sehingga tidak terjebak informasi hoaks.

Pemilih milenial juga diharap sadar akan hak politiknya, serta dapat digunakan dengan baik untuk memilih calon-calon yang diinginkannya.

“Pemilih milenial ini jumlahnya cukup besar di Batam. Untuk meyakinkan mereka, perlu sosialisasi yang menarik dan bisa mewadahi kreativitas generasi muda, salah satunya melalui musik,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengakui bahwa musik semakin banyak digemari generasi milenial di Batam, terlihat dengan menjamurnya para pemusik dan kelompok-kelompok musik di berbagai tempat.

Selain sebagai ajang mensosialisasiken Pemilu, ia berharap kegiatan itu juga mampu meningkatkan kesadaran pariwisata masyarakat.

“Festival-festival band dan konser musik ini masuk kategori atraksi dalam kepariwisataan Batam. Semoga melalui festival-festival ini bisa melahirkan pemusik-pemusik Batam yang mampu berkiprah hingga tingkat internasional,” kata dia.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Bandung Young Entrepreneur Summit

Pengusaha yang juga cawapres Sandiaga Uno menyampaikan pidatonya sebagai pembicara kunci saat Bandung Young Entrepreneur Summit 2019 di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kahmipreneur tersebut merupakan program inspiratif dalam menciptakan pengusaha muda yang handal. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.

Pemilih milenial diedukasi menggunakan medsos secara bijak

Ilustrasi – memasukkan kertas suara saat mengikuti sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu). (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda)

Manado (ANTARA) – Pemilih milenial diedukasi Asosisasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Manado, Klinik Demokrasi serta Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Fisip Universitas Sam Ratulangi menggunakan media sosial secara bijaksana.

Salah satu pembicara Harsen Roy Tampomuri SIP MA menggambarkan bagaimana kecerdasan buatan, semisal, media sosial begitu berperan dalam Pemilihan Presiden pada 17 April mendatang.

“Era revolusi industri 4.0 di mana kemajuan teknologi yang sangat pesat haruslah digunakan secara bijaksana,” kata Tampomuri di Manado, Sulut, Minggu.

Pada diskusi grup terarah (FGD) bertemakan “Artificial Inteligence for President Election 2019”, kata dia, Survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukkan sebanyak 60,6 persen “Generasi Z” atau anak muda kelahiran 1995-2005 mengakses berita politik melalui media sosial.

Karena itu, pada pemilihan presiden ini kedua calon saling memperebutkan pemilih di kalangan milenial.

Bahkan menurut Lingkaran Survei Indonesia (LSI), saat ini pemilih yang secara aktif menggunakan media sosial sebanyak 28,5 persen, namun angka tersebut memiliki suara yang berpengaruh dalam menyampaikan pendapat.

“Hal ini disebabkan pengguna media sosial lebih memiliki sumber informasi yang lebih banyak dibandingkan mereka yang bukan pengguna media sosial,” ujarnya.

Ketua Himaju Ilmu Pemerintahan Fisip Unsrat, Revaldy Sumangando, mengajak seluruh kaum milenial kalangan mahasiswa bijaksana menggunakan media sosial.

“Sebagai warga masyarakat kita memiliki peran menciptakan pemilu berkwalitas dan berintegritas,” ujarnya.

Senada, Direktur Klinik Demokrasi Reinaldo Garedja mengajak mahasiswa selalu mengedepankan rasionalisasi berpikir menyikapi situasi politik menjelang pemilihan umum.

“Terima kasih kepada AIPI Cabang Manado yang terus mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan mahasiswa,” ucapnya.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Bawaslu : Korban bencana Sulteng luar dapil urus surat pindah

Logo Bawaslu RI. (Foto ANTARA)

Palu (ANTARA) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Tengah, mengimbau korban bencana gempa, tsunami dan likuefaksi dari Palu, Kabupaten Donggala, Sigi dan Parigi Moutong yang mengungsi keluar wilayah itu/daerah pemilihan tersebut, agar mengurus surat pindah.

“Kami mengimbau agar mereka korban bencana yang mengungsi di luar dapil agar mengurusi surat pindah, hal itu agar hak pilihnya dapat di gunakan tanpa terbatas,” ucap Ketua Bawaslu Sulteng Ruslan Husen, di Palu, Minggu.

Bawaslu Sulteng, sebut Ruslan Husen, juga mengimbau kepada korban bencana yang mengungsi ke luar daerah pemilihan awal/asal, agar kembali ke wilayah awal/dapil awal pada 17 April 2019.

Kembalinya korban/pengungsi ke dapil awal, maka seluruh hak pilih, hak konstitusional pengungsi dapat digunakan di TPS pada 17 April 2019, untuk memilih calon legislatif DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi, DPR-RI, DPD dan memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Sebaliknya, bila tidak kembali dan tidak mengurusi surat pindah, maka sebagian hak pilih korban gugur atau tidak dapat tersalurkan karena berbeda dapil.

Berdasarkan data faktualisasi pengawas pemilu di lokasi pengungsian bahwa pengungsi dan penghuni huntara yang tercatat sebagai pemilih sebanyak 17.463 pemilih. Terdiri dari Kota Palu sebanyak 10.731 meliputi pengungsi dan penghuni huntara domisili desa/kelurahan setempat sebanyak 9.392 jiwa, domisili desa/kelurahan lain 861 jiwa, domisili kecamatan/dalam satu dapil 187, domisili kecamatan/di luar dapil 187, domisili kabupaten/kota dalam satu dapil 0, domisili kabupaten/kota di luar dapil 104.

Kabupaten Donggala sebanyak 4.302 meliputi pengungsi dan penghuni huntara domisili desa/kelurahan setempat sebanyak 4.201 jiwa, domisili desa/kelurahan lain 101 jiwa, domisili kecamatan/dalam satu dapil 0, domisili kecamatan/di luar dapil 0, domisili kabupaten/kota dalam satu dapil 0, domisili kabupaten/kota di luar dapil 0.

Kabupaten Sigi sebanyak 2.424 pemilih meliputi pengungsi dan penghuni huntara domisili desa/kelurahan setempat sebanyak 2.377 jiwa, domisili desa/kelurahan lain 24 jiwa, domisili kecamatan/dalam satu dapil 0, domisili kecamatan/di luar dapil 6, domisili kabupaten/kota dalam satu dapil 0, domisili kabupaten/kota di luar dapil 17.

Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 6 pemilih meliputi pengungsi dan penghuni huntara domisili desa/kelurahan setempat sebanyak 0 jiwa, domisili desa/kelurahan lain 0 jiwa, domisili kecamatan/dalam satu dapil 0, domisili kecamatan/di luar dapil 0, domisili kabupaten/kota dalam satu dapil 0, domisili kabupaten/kota di luar dapil 6.

Atas data tersebut, maka total pemilih yang tercatat sebagai pengungsi dan penghuni huntara yang domisili desa/kelurahan setempat sebanyak 15.970jiwa, domisili desa/kelurahan lain 986 jiwa, domisili kecamatan/dalam satu dapil 187, domisili kecamatan/di luar dapil 193, domisili kabupaten/kota dalam satu dapil 0, domisili kabupaten/kota di luar dapil 127 jiwa.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Ma’ruf Amin doakan Padang Lawas Utara Sumut

Cawapres RI Ma’ruf Amin saat menghadiri tabligh akbar di Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, Minggu. (Rangga)

Mudah-mudahan Kabupaten Padang Lawas Utara dijadikan daerah yang diberkati Allah SWT

Paluta, Sumut (ANTARA) – Cawapres RI nomor urut 01, Ma’ruf Amin mendoakan Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, menjadi daerah yang selalu diberkati Allah SWT.

“Mudah-mudahan Kabupaten Padang Lawas Utara dijadikan daerah yang diberkati Allah SWT,” kata Ma’ruf saat menghadiri acara Tabligh Akbar bersama di Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, Minggu.

Mantan Rais Aam PBNU itu mendoakan Padang Lawas Utara menjadi daerah yang makmur, sejahtera, rukun, aman dan damai.

“Saya juga mendoakan agar orang-orangnya dianugerahi iman yang kuat,” jelas dia.

Lebih jauh Ma’ruf menjelaskan bahwa dirinya saat ini diajak Presiden Jokowi menjadi calon Wakil Presiden RI untuk Pilpres 2019.

Dia memohon doa agar dirinya turut diberikan iman yang kuat.

“Saya juga mohon doa supaya saya juga diberikan kekuatan iman, diberikan kesehatan, untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” jelas dia.

Dalam acara tabligh akbar itu turut hadir Ketua Dewan Pembina Relawan Mora Anak Boru Kahanggi (Monang) yang juga merupakan menantu Jokowi, Bobby Nasution serta penyanyi Hadad Alwi.

Ma’ruf Amin melakukan kunjungan silaturahmi ke Sumatera Utara sejak Sabtu (9/3) hingga Senin (11/3). Pada hari pertama kunjungannya, Ma’ruf mengunjungi sejumlah titik di Kota Medan untuk bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh lintas agama dan relawan.

Baca juga: Ma’ruf jajaki Padang Lawas dan Mandailing Natal
Baca juga: Menantu Jokowi dampingi Ma’ruf silaturahmi di Tapanuli Selatan

 

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

KPU Batam berkunjung ke kampus sosialisasikan pemilu

Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU). (FOTO ANTARA)

Batam (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum Kota Batam, Kepulauan Riau, berkunjung ke kampus-kampus di kota setempat untuk menyosialisasikan pelaksanaan Pemilu 2019.

“Kami terus melakukan sosialisasi, termasuk kepada pemilih pemula, mahasiswa, dan pelajar demi meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu,” kata anggota KPU Kota Batam Zaki Setiawan di Batam, Minggu.

Dalam sosialisai, Zaki mengingatkan pemilu akan diselenggarakan pada tanggal 17 April 2019, termasuk warna dan jenis surat suara, serta para calon yang berkompetisi pada pemilu.

Ia mengajak seluruh mahasiswa STT Ibnu Sina untuk menjadi pemilih cerdas pada pemilu mendatang, di antaranya dengan memastikan namanya sudah masuk dalam daftar pemilih, mengenali rekam jejak, visi, misi, dan program kerja calon, menolak politik uang, dan tidak mendistribusikan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks.

“Mari gunakan hak pilih kita pada pemilu, 17 April 2019, sebab satu suara sangat menentukan arah dan nasib bangsa ini pada 5 tahun mendatang,” katanya.

Di kampus, sosialisasi dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya di-“selipkan” dalam kegiatan Debat Calon Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (Presma BEM)STT Ibnu Sina Batam periode 2019 s.d. 2020.

Zaki Setiawan mengapresiasi mahasiswa STT Ibnu Sina yang mengaplikasikan sistem kontestasi politik di Indonesia dalam kehidupan kampus melalui Presma yang diawali dengan pendaftaran calon, penyampaian visi dan misi, serta debat antarcalon.

“Pemilihan presma ini merupakan sarana pembelajaran berharga bagi mahasiswa untuk berdemokrasi,” katanya.

Dari organisasi-organisasi kemahasiswaan, mahasiswa dapat mengaktualisasikan bakat, kreativitas, dan jiwa kepemimpinannya sebagai bekal terjun ke tengah masyarakat dan menyiapkan diri untuk regenerasi kepemimpinan bagi Batam ke depan.

Ketua STT Ibnu Sina Batam Larisang menyebutkan saat ini jumlah mahasiswanya mencapai 2.000 orang.

Dalam pemilihan Presma BEM STT Ibnu Sina, kampus tidak lagi menggunakan metode coblos atau kertas suara, tetapi pemilihan berbasis elektronik.

“Sistem elektronik (e-voting) ini kalau diterapkan dalam pemilu di Indonesia sangat menghemat anggaran dan hasilnya juga bisa diketahui lebih cepat,” katanya.

Dengan begitu, lanjut dia, pemerintah tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk mencetak kertas suara yang menyedot biaya sangat besar. Selain itu, masalah data pemilih juga bisa ditekan, dan bebas dari kecurangan atau kesalahan penghitungan hasil pemilu.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi optimis menang di Jabar

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri acara Parahyangan Bersatu, Silaturahmi tokoh masyarakat dan relawan Balad Jokowi kabupaten Bandung Barat di vila Istana Bunga, Parompong, Bandung pada Minggu (10/3/2019) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Bandung (ANTARA) – Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo optimis memenangkan Jawa Barat dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019.

“Saya ingatkan kembali, dulu lima tahun yang lalu Kita di Jawa Barat ini hanya dapat 40 persen, tepatnya 40,22 persen, yang di sana (Prabowo-Hatta) dapat 59,78 persen. Tetapi melihat militansi siang ini, saya yakin 2019 kita menang. Saya yakin di 17 April kita akan memenangkan provinsi Jawa Barat, atas izin Allah,” kata Jokowi di vila Istana Bunga, Parompong, Kabupaten Bandung, Minggu.

Jokowi pada hari ini menghadiri acara Parahyangan Bersatu, Silaturahmi tokoh masyarakat dan relawan Balad Jokowi Kabupaten Bandung Barat di vila Istana Bunga, Parompong, Bandung.

“Kita harus yakini itu karena kalau kita lihat, hasil survei sekarang itu sudah lewat. Alhamdulillah tapi tipis banget. Tugas kita semuanya agar itu jadi kemenangan yang tebel banget,” ungkap Jokowi.

Jokowi dalam acara tersebut juga mengenalkan tiga kartu yang menjadi program kampanyenya.

“Pertama KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah kita berikan ke anak-anak kita sudah lulus SMA atau SMK ingin melanjutkan kuliah tapi tidak punya biaya, siapa yang anaknya ingin panggil KIP kuliah? Semua minta,” ungkap Jokowi.

Menurut Jokowi, KIP Kuliah itu adalah agar anak-anak yang ingin kuliah tapi tidak punya biaya kuliah dapat menemukan jalan keluar.

“Kedua, kartu prakerja bagi mereka yang lulus SMA, SMK, SMP, universitas, akademi tapi belum mendapat kerja mendapat kartu pra-kerja agar dapat ‘ditraining’, diberi pelatihan di dalam dan luar negeri,” jelas Jokowi.

Selama masa pelatihan tersebut, entah selama 6 bulan hingga 1 tahun pemilik Kartu Pra-Kerja mendapatkan insentif honor.

“Ketiga, Kartu Sembako Murah. Ini yang senang pasti ibu-ibu, tapi ibu-ibu yang duitnya banyak tidak boleh pegang ini. Ini hanya diberikan kepada ibu-ibu yang memang kita seleksi khusus, tidak semua ibu-ibu dapat. Ini untuk apa? Untuk beli sembako, gula, beras, minyak dan lainnya akan dapat diskon tertentu baru kita hitung semuanya ini,” ungkap Jokowi.

Terakhir, Jokowi minta para pendukungnya tidak lengah dalam berkampanye.

“Saya lihat bapak ibu sudah tahu apa yang harus dilakukan waktu kita 40 hari lagi, jangan lengah, jangan terlalu percaya diri harus tetap kerja keras,” tegas Jokowi.

Baca juga: TKN: Jaga suara Jokowi-Maruf di Jabar
Baca juga: Milenial Muslim Jabar deklarasi dukung Jokowi-Ma’ruf

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Fotografer Bersatu deklarasi dukung Jokowi-Ma’ruf

Fotografer Bersatu mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu. (Imam B)

Para fotografer yang tergabung dalam Fotografer Bersatu secara ikhlas dan yakin menyatakan mendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019

Jakarta (ANTARA) – Fotografer Bersatu mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Ketua Umum Fotografer Bersatu Darwis Triadi mengatakan deklarasi dukungan itu sebagai wujud komitmen agar Jokowi kembali melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukannya.

“Para fotografer yang tergabung dalam Fotografer Bersatu secara ikhlas dan yakin menyatakan mendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019,” kata Darwis di Istora Senayan, Jakarta, Minggu.

Dia mengatakan deklarasi Fotografer Bersatu itu juga dilakukan di beberapa wilayah dengan total anggota sebanyak 1.000 orang dan khusus di Jakarta dideklarasikan sebanyak 200 orang.

Menurut dia, Jokowi sudah terbukti melakukan banyak langkah perbaikan bagi bangsa Indonesia sehingga harus terus didukung untuk periode 2019-2024.

“Jokowi sudah melakukan hal yang sudah jelas dilakukannya dan terbukti karena Indonesia selama 42 tahun dikelola dengan tidak baik namun di era Jokowi terjadi perbaikan,” ujarnya.

Dia menjelaskan awalnya dirinya dan beberapa orang melihat pola pembangunan yang dijalankan Jokowi harus dilanjutkan lalu kemudian banyak fotografer yang memiliki kesamaan pandangan sehingga dideklarasikan dukungan tersebut.

Darwis mengatakan seluruh anggota Fotografer Bersatu berkomitmen menolak segala bentuk kampanye hitam, yang mengandung hoaks dan Suku, Agama, Ras dan Antar-golongan.

“Kami juga menyerukan pada insan fotografi untuk menjaga persatuan bangsa Indonesia,” katanya.

Baca juga: 20.000 alumni PT di Jabar akan deklarasi dukungan untuk Jokowi
Baca juga: 800 relawan di Jabar ikrarkan dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Ma’ruf jajaki Padang Lawas dan Mandailing Natal

Cawapres RI Ma’ruf Amin di Sumatera Utara, Minggu (10/03/2019). (ANTARA/Rangga Jingga)

Saya akan ke Padang Lawas, daerah yang agak ketat (persaingan) dan Mandailing Natal sebagai wilayah paling ketat, saya akan coba menjajaki seberapa jauh beratnya

Tapanuli Selatan (ANTARA) – Cawapres RI nomor urut 01 Ma’ruf Amin menjajaki wilayah dengan persaingan suara yang ketat di Sumatera Utara, yakni Padang Lawas dan Mandailing Natal, di sela kunjungannya ke Sumatera Utara, Minggu.

“Saya akan ke Padang Lawas, daerah yang agak ketat (persaingan) dan Mandailing Natal sebagai wilayah paling ketat, saya akan coba menjajaki seberapa jauh beratnya,” kata Ma’ruf di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu.

Ma’ruf mengatakan Jokowi dan dirinya terus optimistis dapat meningkatkan elektabilitas di seluruh wilayah Sumatera Utara meski di wilayah ini persaingannya cukup ketat.

“Kita harus optimis. Kalau secara nasional insyaAllah bisa (menang), tapi kita juga ingin di Sumatera Utara ini menang,” jelas dia.

Berdasarkan kunjungannya di Medan dan Tapanuli Selatan, Ma’ruf mengaku semakin meyakini Jokowi dan dirinya bisa memeroleh kemenangan di Sumatera Utara.

“Makin hari makin bagus. Kita akan menang,” kata dia.

Ma’ruf menargetkan perolehan suara sebesar 60 persen untuk keseluruhan wilayah Sumatera Utara.

Dalam kunjungan hari kedua ke Sumatera Utara Ma’ruf ditemani oleh menantu Presiden Jokowi Bobby Nasution.

Bobby tampak ikut bersama Ma’ruf menghadiri acara Tabligh Akbar serta Salat Dhuha berjamaah di Halaman Bolak, Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan.

Baca juga: Menantu Jokowi dampingi Ma’ruf silaturahmi di Tapanuli Selatan
Baca juga: Ma’ruf Amin silaturahmi dengan tokoh lintas agama di Pesantren Al-Kautsar Medan

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Sosialisasi posko lapor hak pilih Pemilu 2019

Petugas memberi informasi kepada warga mengenai posko lapor hak pilih di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Minggu (10/3/2019). Posko lapor hak pilih dibentuk untuk menjamin hak pilih warga negara pada Pemilu 2019, mendorong KPU melakukan mitigasi dari sisi teknis dan regulasi atas perkembangan ketentuan mengenai jaminan hak pilih serta mendorong Bawaslu untuk pro-aktif dalam melakukan pengawasan khususnya dalam memastikan tidak ada pelanggaran terhadap hak pilih. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.

Jokowi katakan jangan takut lawan hoaks

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri acara Parahyangan Bersatu, Silaturahmi tokoh masyarakat dan relawan Balad Jokowi kabupaten Bandung Barat di vila Istana Bunga, Parompong, Bandung pada Minggu (10/3) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Jangan takut lawan yang namanya hoaks, kabar fitnah, kabar bohong, harus kita lawan. Kalau tidak kita lawan, dipikir kita takut

Bandung (ANTARA) – Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo mengingatkan para pendukungnya untuk tidak takut melawan hoaks yang beredar jelang pemilihan presiden (pilpres) 2019.

“Saya titip agar ini direspons dengan cepat. Jangan takut lawan yang namanya hoaks, kabar fitnah, kabar bohong, harus kita lawan. Kalau tidak kita lawan, dipikir kita takut,” kata Jokowi di vila Istana Bunga, Parompong, Kabupaten Bandung, Minggu.

Jokowi pada hari ini menghadiri acara Parahyangan Bersatu, Silaturahmi tokoh masyarakat dan relawan Balad Jokowi Kabupaten Bandung Barat di vila Istana Bunga, Parompong, Bandung.

“Jangan sampai, coba dilihat di media sosial isinya hoaks, tidak hanya di dunia maya, sekarang dari pintu ke pintu, ‘door to door’, sudah mulai yang namanya fitnah hoaks disebarkan ke mana-mana,” tambah Jokowi.

Jokowi meminta agar para pendukungnya dapat menjelaskan fakta  harus dijelaskan dengan data.

“Saya beri contoh, hoaks kalau azan tidak diperbolehkan lagi, logikanya tidak masuk itu, kalau tidak boleh sudah dari 4 tahun lalu dilarang dan tidak mungkin presiden Indonesia melakukan itu karena Indonesia negara berpenduduk muslim terbesar,” tambah Jokowi.

Hoaks kedua yang harus dilawan menurut Jokowi adalah pendidikan agama akan dihapus.

“Tapi ada yang percaya hoaks itu, tugas bapak ibu menjelaskan itu, termasuk juga hoaks kriminalisasi ulama, negara kita negara hukum,” ungkap Jokowi.

Jokowi selanjutnya menyebutkan sejumlah bantahan dari kabar yang menyebutkan bahwa ia adalah antek asing padahal sejumlah ladang minyak hingga tambang tembaga dan emas Freeport di bawah pemerintahannya sudah mayoritas dimiliki pemerintah Indonesia.

Ia menyebutkan pada 2015 Blok Mahakam sudah diserahkan 100 persen ke Pertamina, pada 2018 Blok Rokan yang tadinya dikelola Chevron sudah 100 persen dikelola Pertamina, terakhir pada Desember 2018, Freeport sudah mayoritas 51,2 persen dikelola oleh BUMN PT Inalum.

“Tapi informasinya malah dibalik-balik seperti itu, dipikir mudah mengambil Blok Mahakam? Blok Rokan? Freeport? Kalau mudah, sudah sejak dulu diambil alih, dipikir tidak ada intrik-intrik politik nasional internasional yang mencoba menakut-nakuti saya,” jelas Jokowi.

Padahal dalam pengambilalihan tersebut ada risiko-risiko yang harus ditanggung Jokowi.

“Tidak mudah mengambil alih barang-barang seperti itu, menteri-menteri kita juga bolak-balik dengan kondisi seperti ini, terus, saya sampaikan ke para menteri terus saja kerjakan, risiko politik ada di saya,” ungkap Jokowi.

Jokowi juga sempat berdialog dengan salah satu relawan bernama Indri.

“Kami melakukan konfirmasi ‘door to door’, klarifikasi,” kata Indri.

“Ya, tidak usah menjelek-jelekkan yang sebelah tapi jangan sampai kita difitnah, dijelek-jelekkan, tidak boleh. Kita harus lawan, kalau kita digitu-gituan harus dilawan, dipikir kita takut, takut gak?” tegas Jokowi.

“Tidak,” jawab massa pendukungnya.

Baca juga: Jokowi sebut dihajar empat isu hoaks jelang Pilpres
Baca juga: Ulama muda Garut pendukung Jokowi siap melawan berita hoaks

 

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi optimis menangkan Jabar

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri acara Parahyangan Bersatu, Silaturahmi tokoh masyarakat dan relawan Balad Jokowi kabupaten Bandung Barat di vila Istana Bunga, Parompong, Bandung pada Minggu (10/3/2019) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Bandung (ANTARA) – Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo optimis memenangkan Jawa Barat dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019.

“Saya ingatkan kembali, dulu lima tahun yang lalu Kita di Jawa Barat ini hanya dapat 40 persen, tepatnya 40,22 persen, yang di sana (Prabowo-Hatta) dapat 59,78 persen. Tetapi melihat militansi siang ini, saya yakin 2019 kita menang. Saya yakin di 17 April kita akan memenangkan provinsi Jawa Barat, atas izin Allah,” kata Jokowi di vila Istana Bunga, Parompong, Kabupaten Bandung, Minggu.

Jokowi pada hari ini menghadiri acara Parahyangan Bersatu, Silaturahmi tokoh masyarakat dan relawan Balad Jokowi Kabupaten Bandung Barat di vila Istana Bunga, Parompong, Bandung.

“Kita harus yakini itu karena kalau kita lihat, hasil survei sekarang itu sudah lewat. Alhamdulillah tapi tipis banget. Tugas kita semuanya agar itu jadi kemenangan yang tebel banget,” ungkap Jokowi.

Jokowi dalam acara tersebut juga mengenalkan tiga kartu yang menjadi program kampanyenya.

“Pertama KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah kita berikan ke anak-anak kita sudah lulus SMA atau SMK ingin melanjutkan kuliah tapi tidak punya biaya, siapa yang anaknya ingin panggil KIP kuliah? Semua minta,” ungkap Jokowi.

Menurut Jokowi, KIP Kuliah itu adalah agar anak-anak yang ingin kuliah tapi tidak punya biaya kuliah dapat menemukan jalan keluar.

“Kedua, kartu prakerja bagi mereka yang lulus SMA, SMK, SMP, universitas, akademi tapi belum mendapat kerja mendapat kartu pra-kerja agar dapat ‘ditraining’, diberi pelatihan di dalam dan luar negeri,” jelas Jokowi.

Selama masa pelatihan tersebut, entah selama 6 bulan hingga 1 tahun pemilik Kartu Pra-Kerja mendapatkan insentif honor.

“Ketiga, Kartu Sembako Murah. Ini yang senang pasti ibu-ibu, tapi ibu-ibu yang duitnya banyak tidak boleh pegang ini. Ini hanya diberikan kepada ibu-ibu yang memang kita seleksi khusus, tidak semua ibu-ibu dapat. Ini untuk apa? Untuk beli sembako, gula, beras, minyak dan lainnya akan dapat diskon tertentu baru kita hitung semuanya ini,” ungkap Jokowi.

Terakhir, Jokowi minta para pendukungnya tidak lengah dalam berkampanye.

“Saya lihat bapak ibu sudah tahu apa yang harus dilakukan waktu kita 40 hari lagi, jangan lengah, jangan terlalu percaya diri harus tetap kerja keras,” tegas Jokowi.

Baca juga: TKN: Jaga suara Jokowi-Maruf di Jabar
Baca juga: Milenial Muslim Jabar deklarasi dukung Jokowi-Ma’ruf

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Kampanye hitam alat kontrasepsi bergambar Jokowi-Ma`ruf rugikan lawannya

Arsip Bakal capres cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo (kanan) dan Ma’ruf Amin tiba di RSPAD untuk menjalani tes kesehatan yang diselenggarakan KPU untuk para kandidat, Jakarta, Minggu (12/8). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc/18.)

Semarang (ANTARA) – Kampanye hitam dengan menampilkan alat kontrasepsi bergambar pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo-Ma`ruf Amin yang beredar di sejumlah media sosial bakal merugikan lawannya, kata pakar komunikasi dari STIKOM Semarang Gunawan Witjaksana.

Menjawab pertanyaan ANTARA di Semarang, Minggu, Drs. Gunawan Witjaksana, M.Si. mengatakan bahwa model kampanye hitam semacam itu sudah tidak efektif, bahkan cenderung kontraproduktif.

Gunawan yang juga Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) menilai masyarakat akar rumput sudah makin cerdas karena banyaknya informasi yang mereka terima.

“Kampanye hitam justru merugikan lawannya meski sebenarnya belum tentu mereka yang membuat,” katanya merespons pernyataan Relawan Pasangan Jokowi-Ma`ruf Amin, Bravo-5 Jawa Timur.

Sebelumnya, Ketua Bravo-5 Jawa Timur Ubaidillah Amin di Surabaya, Sabtu (9/3), mengatakan bahwa beredarnya gambar alat kontrasepsi jenis kondom tersebut merupakan fitnah dari pihak-pihak yang ingin membuat suasana pesta demokrasi menjadi tidak tenang.

Gus Ubaid, sapaan akrabnya, mengaku tidak sepakat dan mengutuk cara-cara berpolitik yang tidak sehat sehingga dapat merusak tatanan demokrasi yang sudah dibangun.

Menurut dia, pendukung Jokowi tidak mungkin membuat alat kontrasepsi tersebut, lalu membagi-bagikannya kepada masyarakat, terlebih dibungkus dengan simbol 01.

Lebih lanjut pakar komunikasi Gunawan mengutarakan bahwa ada kemungkinan pihak ketiga yang ingin memperkeruh suasana terkait dengan alat kontrasepsi bergambar Pasangan Calon Nomor Urut 01 itu.

Oleh karena itu, lanjut dia, keduanya perlu bergandengan tangan saling menyampaikan pesan yang menarik, mencerdaskan, etis, serta bermanfaat bagi masa depan masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden RI, 17 April 2019, diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-Ma`ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Menantu Jokowi dampingi Ma’ruf silaturahmi di Tapanuli Selatan

Menantu Jokowi, Bobby Nasution (pakaian biru) mendampingi Cawapres RI Ma’ruf Amin di Sumatera Utara. (Rangga)

Bobby selaku putra daerah tentu ingin mengubah konstelasi perolehan suara di 2014

Tapsel (ANTARA) – Menantu Presiden Jokowi Bobby Nasution mendampingi Cawapres RI nomor urut 01 Ma’ruf Amin dalam kunjungan silaturahmi di Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu.

Bobby ikut bersama Ma’ruf menghadiri acara Tabligh Akbar serta sholat Dhuha berjamaah di Halaman Bolak, Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan.

“Bobby selaku putra daerah tentu ingin mengubah konstelasi perolehan suara di 2014,” kata Ma’ruf.

Dia mengatakan persaingan di Sumatera Utara khususnya Padangsidempuan dan Mandailing Natal sangat ketat.

Namun dia menekankan Jokowi dan dirinya kemebangan bukan tidak mungkin untuk diraih.

“Usaha memang tidak mudah. Daerah ini tidak mudah, tapi bukan tidak mungkin,” jelasnya.

Ma’ruf mengaku menerima laporan bahwa elektabilitas Jokowi dan dirinya di Padangsidempuan sudah mulai meningkat, dari 20 persen pada Desember 2018 menjadi 40 persen saat ini.

Ma’ruf sendiri menargetkan perolehan suara sebesar 60 persen untuk keseluruhan wilayah Sumatera Utara.

Ma’ruf melakukan silaturahmi ke sejumlah titik di Sumatera Utara sejak Sabtu (9/3). Mantan Rais Aam PBNU itu sebelumnya telah mengunjungi Kota Medan dan bertemu pada tokoh masyarakat, tokoh lintas agama dan relawan.

Baca juga: Jokowi sebut menantunya ada potensi ke politik

Baca juga: Nyai Wury ingatkan Ma’ruf jaga kesehatan jelang debat Pilpres

Baca juga: Kiai sepuh Jatim serukan kawal Jokowi-Ma’ruf Amin

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi sebut Jabar adalah miniatur Indonesia

Calon Presiden Joko Widodo (tengah) berorasi saat menghadiri deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Monumen Perjuangan Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). Deklarasi untuk mendukung capres nomor urut 01 itu mengangkat tema ayo bung satu kembali. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

Bandung (ANTARA) – Calon presiden nomor urut satu Joko Widodo mengatakan bahwa Jabar adalah miniatur Indonesia dalam acara Deklarasi 20 Ribu Intelektual, Relawan, dan Rakyat Jabar Ngahiji di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung, Minggu.

“Saya melihat Jawa Barat adalah miniatur Indonesia. Semua suku ada di sini mulai suku Sunda lalu ada suku dari Sabang sampai Merauke juga ada semuanya ada di Jawa Barat. Inilah miniatur Indonesia,” kata Jokowi.

Dia mengatakan jangan sampai karena urusan politik baik itu yang namanya pemilihan bupati, pemilihan wali kota, pemilihan gubernur hingga pemilihan presiden menjadikan masyarakat terpecah-pecah tidak saling sapa antar kampung.

“Jangan sampai jadi tidak saling sapa antar tetangga dan teman gara-gara berbeda pilihan. Ini rugi besar bangsa ini karena modal atau aset terbesar yang kita miliki adalah aset persatuan dan kerukunan persaudaraan ini yang harus kita perhatikan,” katanya.

Jokowi mengaku bangga dengan masyarakat Jawa Barat karena dikenal sebagai masyarakat yang penuh toleransi masyarakat yang terbuka.

“Dan jangan sampai karena berita hoaks, berita fitnah, kabar-kabar fitnah, gara-gara tidak beretika, gara-gara tidak bertata krama kita menjadi kelihatan tidak sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air,” kata dia.

Dihadapan puluh ribuan alumni perguruan tinggi dan SMA di Jawa Barat, Jokowi menegaskan bahwa negara ini adalah negara besar dan sering kali tidak menyadari hal itu.

“Kita sering tidak sadar bahwa Indonesia adalah negara besar penduduk kita mencapai 200 juta jiwa yang tersebar di 34 provinsi di 514 kabupaten kota dan 17000 pulau yang ada,” kata dia.

Ia mengatakan untuk mengelola negara Indonesia ini tidak mudah atau tidak gampang mengingat besarnya negara ini.

“Saya sangat beruntung sekali diberikan dimudahkan oleh Allah SWT memiliki pengalaman mulai dari bawah mulai dari wali kota dua periode kemudian sebagai gubernur DKI Jakarta dan sebagai presiden pengalaman itulah yang memberikan dorongan kepada saya dan memudahkan bagi saya dalam mengelola pemerintahan, mengelola negara sebesar Indonesia ini,” katanya.

“Jadi dengan negara sebesar ini. Pengolahannya tidak mudah sehingga jangan diberikan kepada yang belum pengalaman,” lanjut Jokowi.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Galang dana untuk Palestina

Relawan Aksi Cepat Tangap (ACT) melakukan aksi teatrikal pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (10/3/2019). Dalam aksi tersebut dilakukan juga penggalangan dana yang hasilnya akan disumbangkan untuk masyarakat Palestina. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.

Jokowi ingatkan untuk pilih pemimpin yang sudah berpengalaman

Capres nomor urut 01 Jokowi menghadiri acara “Deklarasi Dukungan Alumni Jabar Ngahiji” di Monumen Perjuangan, Bandung pada Minggu (10/3) (Desca Lidya Natalia)

Mengelola negara sebesar Indonesia ini tidak gampang, saya beruntung dimudahkan, diberikan Allah SWT pengalaman mulai dari walikota 2 periode, gubernur Jakarta dan presiden. Pengalaman itulah yang memberikan dukungan memotivasi saya…”

Bandung (ANTARA) – Calon persiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo mengingatkan untuk memilih pemimpin yang sudah berpengalaman dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019.

“Jadi perlu saya ingatkan sekali lagi dengan negara sebesar Indonesia mengelolanya tidak gampang, jadi jangan diberikan ke yang tidak berpengalaman,” kata Jokowi di Monumen Perjuangan, Bandung, Jawa Barat pada Minggu.

Jokowi menyampaikan hal itu dalam acara “Deklarasi Dukungan Alumni Jabar Ngahiji” di Monumen Perjuangan, Bandung yang dihadiri juga oleh sejumlah tokoh seperti Bimbo, Purwacaraka, dan massa lainnya.

“Hati-hati, 269 juta rakyat Indonesia adalah tanggung jawab kita semuanya kalau diberikan kepada yang belum berpengalaman bagaimana jadinya?” tambah Jokowi.

Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara besar dengan penduduk lebih dari 260 juta orang yang tersebar di 34 provinsi, 514 kabupaten dan kota serta 17 ribu pulau.

“Mengelola negara sebesar Indonesia ini tidak gampang, saya beruntung dimudahkan, diberikan Allah SWT pengalaman mulai dari walikota 2 periode, gubernur Jakarta dan presiden. Pengalaman itulah yang memberikan dukungan memotivasi saya dan memudahkan bagi saya mengelola pemerintahan, mengelola negara sebesar Indonesia ini,” ungkap Jokowi.

Ia mengakui bahwa memimpin negara besar seperti Indonesia tidaklah mudah.

“Jangan dipikir gampang, menguasai masalah-masalah di setiap provinsi, kota kabupaten berbeda-beda karena Indonesia berbeda-beda suku agama, adat, tradisi, bahasa daerah, beda-beda semua dan kita sering tidak menyadari perbedaan-berbedaan itu,” tambah Jokowi.

Jokowi pun mengakui bahwa Jawa Barat adalah miniatur Indonesia dengan berbagai keragamannya.

“Saya melihat Jawa Barat adalah miniaturnya Indonesia, semua suku ada di sini, suku Sunda ada, suku Sabang-Merauke, Mianggas-Pulau Rote ada di Jawa Barat ini, jangan sampai karena urusan politik, pilihan bupati/walikota/gubernur/presiden kita jadi terpecah-pecah tidak saling sapa antar kampung, tetangga, teman, gara-gara pilihan presiden/gubernur/bupati/walikota, karena aset terbesar kita persatuan, kerukunan,” jelas Jokowi.

Jokowi pun meminta agar masyarakat Jabar mampu dan mau melawan berita hoaks, kabar fitnah, dan beragam penyebaran informasi dengan cara yang tidak beretika dan tidak bertatakrama.

“Coba kita lihat isu di bawah katanya kalau kita menang azan dilarang, pendidikan agama akan dihapuskan, logikanya di mana? Logikanya tidak masuk, tapi perlu bapak ibu ketahui 9 juta lebih masyarakt kita percaya terhadap itu, kalau kita diam, kalau tidak melawan bisa jadi 15 juta, 20 juta, 30 juta orang percaya. Harus kita lawan yang ini, jawabnya seperti bapak ibu teriakkan, lawan!,” tegas Jokowi.

Dalam acara itu, Jokowi juga menerima deklarasi dukungan dari “Alumni Jabar Ngahiji” yang terdiri dari alumni perguruan tinggi, alumni SMA, relawan, komunitas dan masyarakat Jawa Barat yang mendukung pemenangan pasangan Jokowi-Maruf Amin dalam pemilihan presiden 2019.

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Deklarasi alumni Jabar dukung Jokowi

Calon Presiden Joko Widodo (tengah) menghadiri deklarasi Alumni Jabar Ngahiji di Monumen Perjuangan Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). Deklarasi untuk mendukung capres nomor urut 01 itu mengangkat tema ayo bung satu kembali. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

Jokowi tegaskan tak ada kriminalisasi ulama

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc/18)

Negara kita ini adalah negara hukum. Ada bupati, anggota dewan yang masuk ke penjara. Kalau mereka salah maka harus dihukum karena negara ini negara hukum. Jangan sampai ada isu kriminalisasi ulama.”

Bandung (ANTARA) – Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo menghadiri Deklarasi 20 ribu intelektual, relawan, dan rakyat Jabar Ngahiji di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung, Minggu.

Pada acara tersebut Jokowi menegaskan bahwa tidak ada kriminalisasi ulama selama dirinya menjabat sebagai Presiden RI dalam kurun waktu empat tahun terakhir ini.

“Soal kriminalisasi ulama, saya sampaikan di sini bahwa tidak ada yang namanya kriminalisasi ulama, sebagai kaum intektual harus melawan isu tidak benar, saya sering disebut mengkriminalisasi ulama. Itu tidak benar,” kata Jokowi dalam pidatonya.

Mengenakan kemeja putih, Jokowi menegaskan Indonesia adalah negara hukum dan penegakkan hukum di negara ini tidak pandang bulu.

“Negara kita ini adalah negara hukum. Ada bupati, anggota dewan yang masuk ke penjara. Kalau mereka salah maka harus dihukum karena negara ini negara hukum. Jangan sampai ada isu kriminalisasi ulama,” kata dia.

Selain itu, Jokowi juga membantah isu yang mengatakan bahwa dirinya adalah antek asing.

“Soal isu antek asing itu sudah ada sejak tahun 2015. Yang namanya Blok Mahakam yang dikelola lebih 50 tahun sudah 100 persen saya serahkan ke Pertamina. Blok Rokan di Riau juga. Lalu mana yang namanya isu antek asing,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut Jokowi menyampaikan terima kasih atas dukungan para kaum intelektual di Jawa Barat kepada dirinya.

“Pagi hari ini saya sangat berbahagia dan saya berterima kasih saya sampaikan atas dukungan usahanya dari alumni perguruan tinggi yang ada di Jawa Barat dan alumni SMA yang ada di Bandung dan di Jawa Barat. Mulai dari ITB Unpad, Unpar, Unpas, Unisba dan lain-lain,” katanya.

Sekitar 20.000 alumni dari berbagai perguruan tinggi dan SMA di Jawa Barat, seperti ITB, Universitas Padjadjaran, Universitas Pasundan, Universitas Parahyangan dan UIN SGD Bandung akan mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo-KH Ma`ruf Amin.

Deklarasi dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma`ruf Amin tersebut dilakukan di Monumen Perjuangan Rakyat atau Monju Jawa Barat, Kota Bandung.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi: Konsesi untuk lahan perusahaan harus produktif

Capres nomor urut 01 Jokowi menghadiri acara “Deklarasi Dukungan Alumni Jabar Ngahiji” di Monumen Perjuangan, Bandung pada Minggu (10/3) (Desca Lidya Natalia)

Sertifikat yang sudah kita berikan kepada rakyat, sertifikat tanda bukti hukum hak atas tanah yang sudah kita berikan sudah lebih dari 16 juta sertifikat, kok dibilang katanya tidak bermanfaat. Apa pengennya semua diberikan kepada yang gede gede saja

Bandung (ANTARA) – Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo menegaskan bahwa konsesi lahan yang diberikan pemerintah kepada perusahaan swasta haruslah produktif.

“Memberikan konsesi (kepada) perusahaan itu juga legal legal saja, tidak ada masalah, tetapi lahan itu harus produktif, lahan itu harus memberikan manfaat kepada negara, lahan itu harus memberikan manfaat kepada rakyat,” kata Jokowi di Monumen Perjuangan, Bandung, Jawa Barat pada Minggu.

Jokowi menyampaikan hal itu dalam acara “Deklarasi Dukungan Alumni Jabar Ngahiji” di Monumen Perjuangan, Bandung yang dihadiri juga oleh sejumlah tokoh seperti Bimbo, Purwacaraka, dan massa lainnya.

Soal lahan tersebut sebelumnya sempat ramai dibicarakan pasca debat capres pada 17 Februari 2019. Saat itu Jokowi mengatakan bahwa lawannya capres nomor urut 02 Prabowo Subianto memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur sebesar 220.000 hektare juga di Aceh Tengah 120.000 hektare namun pembagian tersebut disebut tidak terjadi pada pemerintahan Jokowi.

Menjawab pernyataan Jokowi, Prabowo mengakui menguasai lahan tersebut. Namun, Prabowo mengaku hanya memiliki hak guna usaha (HGU) sementara tanah tersebut milik negara. Prabowo pun merelakan tanahnya dikembalikan ke negara bila diminta.

“Tapi kalau lahannya 5 kali lipat lebih dari Provinsi Jakarta, 5 kalinya Jakarta lahan itu,” tambah Jokowi yang ditanggapi dengan teriakan “balikin, balikin” oleh ribuan massa yang memenuhi lokasi monumen tersebut.

Prabowo dalam debat itu juga berjanji akan mewujudkan Pasal 33 UUD 1945, yakni bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Saya meyakini dengan optimisme, saya meyakini bukan pesimisme kita akan bersama-sama membawa negara ini maju. Jangan sampai ada yang teriak-teriak pesimisme lagi. Jangan juga ada yang teriak-teriak pasal 33, pasal 33, jangan sampai ada lagi yang teriak-teriak 1 persen menguasai 90 persen aset, tapi dia sendiri memiliki 5 kali Provinsi Jakarta lahannya,” tegas Jokowi.

Massa pun kembali meneriakkan kata-kata “balikin, balikin”.

“Balikin, balikin kaya lagunya Slank saja. Justru saya yang dituding-tuding, ‘wong’ saya ini memberikan konsesi, memberikan hutan sosial, membagikan sertifikat kepada rakyat kok katanya tidak berguna, tidak bermanfaat,” ungkap Jokowi.

Totalnya, kata Jokowi, sudah sekitar 2,6 juta hektar dari 12,7 hektar yang disiapkan pemerintah. 

“Yang sudah saya bagikan kepada koperasi, kepada pondok pesantren, kepada rakyat, kepada petani, kepada nelayan, berupa konsesi-konsesi selama 35 tahun sudah 2,6 juta hektar, selama 4 tahun, selama 4 tahun,” ungkap Jokowi.

Jokowi menyampaikan di seluruh tanah air ada 126 juta bidang tanah di Indonesia yang seharusnya bersertifikat tapi hanya 46 juta yang memiliki akta tanah pada 2015. Bila per tahun Badan Pertanahan Nasional hanya menghasilkan 500 ribu sertifikat, artinya butuh 150 tahun untuk menjadikan 126 juta lahan itu bersertifikat.

Ia pun menargetkan kepada BPN untuk mengeluarkan 5 juta sertifikat pada 2017, 7 juta sertifikat pada 2018 dan 9 juta sertifikat pada 2019 dan seluruhnya tercapai.

“Sertifikat yang sudah kita berikan kepada rakyat sertifikat tanda bukti hukum hak atas tanah yang sudah kita berikan sudah lebih dari 16 juta sertifikat, kok dibilang katanya tidak bermanfaat. Apa pengennya semua diberikan kepada yang gede gede saja?” tegas Jokowi.

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Presiden jelaskan hambatan pembangunan terowongan Nanjung

Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum, Bupati Bandung Dadang M. Nasser meninjau terowongan Nanjung di kabupaten Bandung pada Minggu (10/3) (Desca Lidya Natalia)

Bandung (ANTARA) – Presiden Joko Widodo menjelaskan hambatan terkait pembangunan terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung yang sudah mangkrak selama 15 tahun.

“Ya karena yang pertama di kabupaten sendiri gak punya kemampuan untuk membangun ini, tanya pak bupati, tidak punya kemampuan untuk mengerjakan, baik di kabupaten maupun di provinsi, kalau tidak diambil alih pusat ya tidak mungkin ini akan bisa dilaksanakan,” kata Presiden Joko Widodo di lokasi pembangunan terowongan Nanjung, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung pada Minggu.

Hadir mendampingi Presiden, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum, Bupati Bandung Dadang M. Nasser.

“Dulu kan kita sudah pernah cek yang dikawasan retensi yang juga kita bangun di Cienteng. Jadi kalau sudah itu diputuskan ya langsung dijalankan. Biasanya kita itu. Bekerja seperti itu,” ungkap Presiden.

Dua terowongan Nanjung tersebut menembus tebing sepanjang 230 meter direncanakan jika sudah berfungsi akan mengurangi lama dan luas genangan pada musim hujan di Kecamatan Dayeuh Kolot dan sekitarnya

“Di lapangannya kita lihat, perencanaan, perencanaan sudah lama, banyak yang sudah lama lama sekali, kita ini tinggal memutuskan,” tegas Presiden.

Ia pun yakin masyarakat akan mendukung program tersebut bila dijelaskan manfaatnya.

“Sepanjang itu memang bermanfaat ya dijelaskan pada masyarakat kebutuhan lahan sebesar itu. Dijelaskan fungsinya untuk rakyat banyak saya kira masyarakat akan memberikan ruang,” tambah Presiden.

Terowongan Nanjung adalah salah satu di antara pekerjaan besar pembenahan Sungai Citarum sepanjang 270 kilometer yang sudah penuh limbah pabrik dan sampah.

Di hulu, lahan-lahan gundul dan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum direhabilitasi. Empat anak Sungai Citarum (Sungai Cikijing, Cikeruh, Cimande, dan Citarum Hulu), Sungai Citepus, Sungai Cinambo, Sungai Cilember, dan Sungai Cibeureum juga dinormalisasi.

Sementara di sepanjang aliran sungai dilaksanakan pengelolaan sumber daya air, limbah cair dan padat, dan permukiman kembali masyarakat yang tinggal di bantaran maupun kawasan rawan bencana banjir.

Selain Terowongan Nanjung ini, juga tengah dikerjakan sejumlah infrastruktur penanganan banjir seperti pembuatan kolam retensi Cieunteung Dayeuh Kolot, embung Gedebage, floodway sungai Ciantig–Citepus dan sungai Cisangkuy.

Pemerintah ingin Sungai Citarum kembali bersih, bisa dipakai untuk kehidupan sehari-hari warga di Jawa Barat, diolah jadi air bersih, dan bagus untuk irigasi.

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Presiden Joko Widodo cek pengerjaan terowongan Nanjung

Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum, Bupati Bandung Dadang M. Nasser meninjau terowongan Nanjung di kabupaten Bandung pada Minggu (10/3) (Desca Lidya Natalia)

Terowongan (Nanjung) ini rencananya sudah sangat lama, mungkin berapa tahun yang lalu Pak Bupati? Sudah 15 tahun yang lalu, ini sudah lama, dikoja-dikaji, ini kita sekarang dalam proses kita kerjakan.”

Bandung (ANTARA) – Presiden Joko Widodo mengecek pengerjaan terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung yang akan berfungsi untuk mengatasi banjir di Bandung.

“Terowongan (Nanjung) ini rencananya sudah sangat lama, mungkin berapa tahun yang lalu Pak Bupati? Sudah 15 tahun yang lalu, ini sudah lama, dikoja-dikaji, ini kita sekarang dalam proses kita kerjakan,” kata Presiden Joko Widodo di lokasi pembangunan terowongan Nanjung, desa Lagadar, kecamatan Margaasih, kabupaten Bandung pada Minggu.

Hadir mendampingi Presiden, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum, Bupati Bandung Dadang M. Nasser 

“Terowongan Nanjung ini sepanjang 230 meter, ada dua terowongan. Kita harapkan ini dapat mengatasi banjir yang ada di Bandung, terutama di daerah Dayeuh Kolot, di Bale Endah, di Bojongsoang, ini bisa terkurangi banyak sekali dengan adanya terowongan ini,” tambah Presiden.

Menurut Presiden, salah satu dari terowongan sudah rampung dan satu terowongan lagi sudah lebih dari 50 persen selesai tahap konstruksinya.

“Ini yang satu sudah rampung, yang satu separuh lebih. Tahun ini rampung lah, akhir tahun ini Insya Allah sudah rampung, selesai sehingga nanti musim hujan berikut sudah keliatan fungsi dari terowongan ini,” ungkap Presiden.

Dua terowongan Nanjung tersebut menembus tebing sepanjang 230 meter direncanakan jika sudah berfungsi akan mengurangi lama dan luas genangan pada musim hujan di Kecamatan Dayeuh Kolot dan sekitarnya

Terowongan Nanjung adalah salah satu di antara pekerjaan besar pembenahan Sungai Citarum sepanjang 270 kilometer yang sudah penuh limbah pabrik dan sampah.

Di hulu, lahan-lahan gundul dan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum direhabilitasi. Empat anak Sungai Citarum (Sungai Cikijing, Cikeruh, Cimande, dan Citarum Hulu), Sungai Citepus, Sungai Cinambo, Sungai Cilember, dan Sungai Cibeureum juga dinormalisasi.

Sementara di sepanjang aliran sungai dilaksanakan pengelolaan sumber daya air, limbah cair dan padat, dan permukiman kembali masyarakat yang tinggal di bantaran maupun kawasan rawan bencana banjir.

Selain Terowongan Nanjung ini, juga tengah dikerjakan sejumlah infrastruktur penanganan banjir seperti pembuatan kolam retensi Cieunteung Dayeuh Kolot, embung Gedebage, floodway sungai Ciantig–Citepus dan sungai Cisangkuy.

Pemerintah ingin sungai Citarum kembali bersih, bisa dipakai untuk kehidupan sehari-hari warga di Jawa Barat, diolah jadi air bersih, dan bagus untuk irigasi.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Erick Thohir kampanye keberhasilan Jokowi kepada emak-emak Bandung

Arsip Bakal Calon Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan Bakal Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin (kanan), Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri) dan pengusaha Erick Thohir usai memberikan keterangan terkait formasi tim sukses kampanye nasional Pilpres 2019 di Jakarta, Jumat (7/9/2018). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras)

Bandung (ANTARA) – Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Ma`ruf Amin, Erick Thohir, mengkampanyekan berbagai keberhasilan yang dicapai oleh Jokowi di hadapan 3.000 emak-emak Bandung, pada acara Perempuan Bandung #01 Bersatu Optimis Indonesia Maju, di GOR Padjadjaran Bandung, Minggu.

Erick yang mengenakan kemeja putih mengatakan sosok Jokowi adalah sosok pemimpin, sosok bapak sekaligus suami yang baik.

“Dan saya yakin ibu-ibu yang hadir di sini mau pilih suami yang baik kan. Karena kalau kita bisa mengurus keluarga ini menjadi salah satu ciri dia bisa mengurus negara,” katanya.

Dia menyatakan Jokowi sangat mengapresiasi kaum emak-emak atau ibu-ibu dalam menjalankan kabinet kerjanya.

Hal tersebut, kata Erick, bisa dilihat dengan ditempatkannya sejumlah perempuan handal, cerdas dan pintar di dalam kabinetnya.

“Banyak sekali perempuan hebat yang dipilih Pak Jokowi sebagai menteri dan mereka memegang hal yang sangat strategis atau penting di negara contoh ada Menteri Keuangan, Bu Sri Mulyani yang mengurus keuangan negara,” kata dia.

Selain itu, bukti lainnya Jokowi mengapresiasi kaum perempuan ditunjukkan dengan ditunjuknya Rini M Soemarno sebagai Menteri BUMN dan Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

“Ini yang ingin saya sampaikan bahwa kita sama-sama yakinkan program Pak Jokowi juga terbukti ada Kartu Indonesia Pintar yang membantu ibu-bu agar anaknya dari SD sampai SMA bisa sekolah,” katanya.

Selain itu, lanjut Erick, ada Program Keluarga Harapan dan Kartu Indonesia Sehat.

“Dengan Program Keluarga Harapan, para ibu-ibu bisa meningkatkan ekonomi keluarga seperti bisnis catering apalagi yang Pak Jokowi kasih untuk ibu-ibu ada kartu Indonesia sehat atau KIS,” katanya.

Oleh karena itu, Erick mengajak ribuan emak-emak Bandung yang hadir pada acara Perempuan Bandung #01 Bersatu Optimis Indonesia Maju, untuk memilih Pasangan Jokowi-KH Ma`ruf Amin di Pilpres 2019.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Presiden Joko Widodo mulai kunjungan kerja di Bandung

Presiden Joko Widodo tiba di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara untuk melakukan kunjungan kerja di kota dan kabupaten Bandung Jawa Barat pada Minggu (10/3). (Desca Lidya Natalia)

Bandung (ANTARA) – Presiden Joko Widodo memulai kunjungan kerja di kota dan kabupaten Bandung Jawa Barat pada Minggu (10/3).

Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 07.30 WIB.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Kota Bandung, pada pukul 08.00 WIB, Presiden Joko Widodo langsung menuju ke lokasi pertama di kabupaten Bandung.

Di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, rombongan disambut Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono.

Presiden dijadwalkan meninjau proyek terowongan Air Nanjung, di Jalan Terusan Nanjung, Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung

Agenda selanjutnya adalah melakukan kunjungan media ke kantor koran Pikiran Rakyat.

Jokowi selanjutnya dijadwalkan menghadiri deklarasi alumni Jabar Ngahiji di jalan Dipati Ukur, Monumen Juang yang rencananya akan disambut Angklung buncis dan tarian Rampak Gendang

Agenda masih diteruskan dengan menghadiri silahturahmi tokoh masyarakat dan relawan Balad Jokowi di Villa Istana Bunga, Kabupaten Bandung

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Barat adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.
 

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

MMI: Kondom logo Jokowi-Ma’ruf kampanye hitam biadab

Arsip Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, makan siang bersama di rumah KH Ma’ruf Amin, di Jalan Situbondo Jakarta, Jumat (28/12/2018). (Istimewa)

Sangat tak elok, bahkan keji jika foto mereka dijadikan bungkus dan merek kondom.”

Jakarta (ANTARA) – Koordinator Nasional Muda-Mudi Indonesia Hudan Himura mengecam beredarnya foto kondom bergambar pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di media sosial sebagai kampanye hitam yang biadab.

“Kampanye hitam semacam itu tak hanya bertujuan merusak citra Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin, tapi juga bisa berdampak pada rusaknya moral bangsa,” kata Hudan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Menurut Hudan, Jokowi sebagai Presiden adalah simbol negara, sementara Kiai Ma’ruf sebagai ulama adalah simbol moral bangsa. 

“Sangat tak elok, bahkan keji jika foto mereka dijadikan bungkus dan merek kondom,” kata Hudan.

Dalam posisi sebagai pasangan capres-cawapres pun, Jokowi dan Kiai Ma’ruf adalah tokoh panutan putra terbaik bangsa yang sedang diusung menjadi calon pemimpin bangsa ini, tambah Hudan. 

Lebih lanjut Hudan mengungkapkan, beredarnya foto tersebut harus diusut oleh aparat kepolisian karena berbau fitnah yang ingin mengesankan Jokowi dan Kiai Ma’ruf pro seks bebas.

“Kalau itu nanti terbukti dibuat oleh tim kampanye, relawan, atau pendukung capres tertentu, ini sangat mengerikan. Membuktikan adanya upaya terstruktur menghancurkan semua sendi bangsa ini,” kata Hudan.

Pewarta: Sigit Pinardi
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

Nurul Arifin minta “emak-emak” Bandung lawan hoaks yang serang Jokowi

Mulai hari ini, kita harus siap untuk `door to door` menyampaikan berbagai keberhasilan Pak Jokowi dan mengajak untuk memilih Pak Jokowi lagi ya ibu-ibu.”

Bandung (ANTARA) – Wakil Direktur Direktorat Penggalangan Pemilih Perempuan Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan KH Ma`ruf Amin, Nurul Arifin mengajak sekitar 3.000 emak-emak Bandung dari berbagai komunitas untuk tidak takut dan melawan berita bohong atau hoaks yang menyerang Jokowi.

“Karena seperti yang kita lihat di grup WA yang beredar ada semacam berita hoaks tentang Jokowi, perempuan kadang takut.

“Makanya saya minta perempuan jangan takut dengan intimidasi atau hoaks yang menyerang Pak Jokowi. Karena kita harus memperlihatkan pilihan kita yang mendukung Pak Jokowi,” kata Nurul Arifin, di Kota Bandung, Minggu.

Minggu pagi, Nurul Arifin memimpin acara Perempuan Bandung #01 Bersatu Optimis Indonesia Maju, yang dihadiri oleh berbagai sekitar 3.000 orang perempuan dari berbagai komunitas perempuan pendukung Pasangan Jokowi-KH Ma`ruf Amin.

“Acara ini juga bentuk konsolidasi para perempuan pendukung Jokowi di Pilpres 2019. Ini yang datang ada dari Perempuan Keren FKPPI kemudian ada Relawan Geulis Harmonis dan Relawan Kompak dan lain-lain, ” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Nurul Arifin juga mengajak para emak-emak, perempuan keren di Bandung untuk mengkampanye Pasangan Jokowi-KH Ma`ruf Amin secara “door to door” kepada warga lainnya.

“Mulai hari ini, kita harus siap untuk `door to door` menyampaikan berbagai keberhasilan Pak Jokowi dan mengajak untuk memilih Pak Jokowi lagi ya ibu-ibu,” kata dia.

Dia mengatakan Jawa Barat harus dijaga karena wilayah ini menjadi barometer atau penentu dalam pesta demokrasi di Republik Indonesia.

“Makanya, ibu-ibu semua yang hadir di sini, jangan takut pada doktrin atau intimidasi. Pilih dengan cerdas, pilih nomor satu untuk Indonesia lebih maju lagi,” kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan pemilih perempuan adalah pemilih yang layak sehingga pihaknya optimistis pemilih perempuan bisa menjadi jalan bagi Jokowi untuk kembali meraih kemenangan di Pilpres 2019.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019

TKN Jokowi sindir pelaporan program Kartu Pra-kerja karena panik

Kalau dilihat mereka seperti sudah kehilangan akal untuk menyerang program kerakyatan yang digagas oleh Jokowi -Ma’ruf sehingga semuanya dikritik. Padahal rakyat senang dengan ide atau gagasan dari program yang ditawarkan pemerintah saat ini.”

Jakarta (ANTARA) – Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf menyebut pelapor program Kartu Pra-Kerja Jokowi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai pihak oposisi yang panik dan tidak mengetahui secara lengkap program kartu tersebut.

“Kami melihat bahwa laporan atas Jokowi yang mengeluarkan kartu sakti, menunjukkan bahwa pihak oposisi panik dengan program tersebut. Laporan tersebut sarat kepentingan politik, serta dilakukan untuk menguntungkan segelintir golongan,” kata Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Irma Suryani Chaniago, di Jakarta, Sabtu.

Irma menilai beberapa pihak terus melakukan manuver terhadap program Kartu Pra-Kerja yang ditawarkan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Mafur Amin .

Menurut Irma, tudingan Kartu Pra-Kerja adalah politik uang sangat tidak berdasar, karena kartu Pra-Kerja tidak akan direalisasikan dalam waktu dekat atau saat momentum kampanye Pemilu.

“Kalau dilihat mereka seperti sudah kehilangan akal untuk menyerang program kerakyatan yang digagas oleh Jokowi -Ma’ruf sehingga semuanya dikritik. Padahal rakyat senang dengan ide atau gagasan dari program yang ditawarkan pemerintah saat ini,” ujarnya.

Menurut Irma, seluruh pihak perlu melihat Kartu Pra-Kerja dalam gagasan yang menyeluruh. Dia membantah jika Kartu Pra-Kerja dapat membuat kaum pencari kerja termasuk kelompok milenial akan menjadi malas. Kartu tersebut justru dapat menjadi sarana dan fasilitas bagi para pencari kerja untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan kerja yang diselenggarakan pemerintah.

“Tudingan itu tentu menyakitkan bagi para milenial yang saat ini sedang bersemangat untuk meraih masa depan mereka. Kartu ini didesain untuk meningkatkan kemampuan dari para milenial,” ujar dia.

Irma juga menjelaskan bahwa Kartu Pra-Kerja ini juga berbeda dengan program untuk peningkatan kesejahteraan tenaga honorer.

“Untuk tenaga honorer pemerintah sudah memiliki skemanya tersendiri dan tidak sama dengan Kartu Prakerja. Jadi jangan dipertentangkan tentang honorer dan pencari kerja,” katanya.

Irma, politisi dari Partai Nasdem yang merupakan koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf, meyakini masyarakat bisa memilah informasi yang benar tentang Kartu Pra-Kerja dari gagasan Jokowi.

“Masyarakat percaya dengan program yang ditawarkan oleh Presiden Jokowi sehingga tidak mau dibohongi oleh kubu oposisi yang terus melontarkan kritik tanpa dasar,” ujar dia.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019