BPN: Sandi hadapi Ma’ruf sebagai politikus senior

Sandiaga dalam debat cawapres nanti juga akan memberi contoh bagaimana memperlakukan orang yang lebih tua sekaligus ulama dengan kesantunan

Jakarta (ANTARA) – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, mengatakan Sandiaga Salahuddin Uno akan berhadapan dengan KH Ma’ruf Amin selaku politikus senior dalam ajang debat Pilpres 2019.

Andre Rosiade, di Jakarta, Kamis, mengatakan Ma’ruf selaku rival debat Sandiaga bukan sekadar ulama, tetapi politikus yang sudah merintis karir politiknya sejak 1970-an dengan duduk di parlemen DKI Jakarta sampai pernah masuk dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden.

“Ma’ruf ini politikus, tidak sekadar ulama. Dari 1971 sudah berada di DPRD DKI Jakarta dari utusan golongan. Beliau politikus ulung. Jika tidak, maka tidak jadi cawapres menyingkirkan kandidat lain, seperti Mahfud MD,” kata dia.

Kendati demikian, dia mengatakan Sandi bukan berarti inferior dibanding Ma’ruf karena akan hadir menjadi penantang petahana yang menawarkan program-program baru, terutama dengan memperbaiki sistem ketenagakerjaan yang kini banyak dimasuki tenaga kerja asing.

“Besok politikus senior melawan politikus muda yang punya karakter tulus membangun negara, memberi keteladanan untuk mundur dari Partai Gerindra dan Wakil Gubernur DKI agar bisa maju. Memberi comtoh itu sulit,” kata dia.

Di lain pihak, dia menyebut Ma’ruf belum bisa memberi contoh seperti Sandiaga yang rela mundur dari jabatannya. Ma’ruf sendiri saat ini masih memiliki ikatan jabatan di Majelis Ulama Indonesia.

“Kadang yang lebih tua tidak bisa memberi contoh, Sandi bisa memberi contoh itu. Sandiaga akan menyampaikan hal-hal positif dalam debat. Jangan lagi ada tenaga kerja asing kasar, buruh, tukang batu dari Tiongkok, padahal kita memiliki tenaga untuk itu,” kata dia.

Andre mengatakan Sandiaga dalam debat cawapres nanti juga akan memberi contoh bagaimana memperlakukan orang yang lebih tua sekaligus ulama dengan kesantunan.

“‘Ewuh pakewuh‘ Sandiaga pasti ada, menghormati Ma’ruf dengan mencium tangan. Kalau kiai susah naik tangga, Sandi siap bantu,” kata dia.

Ajang Pilpres 2019 diikuti dua paket pasangan calon presiden-wakil presiden, yaitu Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dengan nomor 01 dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno nomor 02.

Baca juga: Pengamat: Ma’ruf ulama, Sandi milenial

Baca juga: PAN: Sandi tidak akan menyerang Ma’ruf di debat ketiga

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019