Bawaslu Jateng: Pemeriksaan Ganjar untuk cari kebenaran

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Semarang (ANTARA News) – Koordinator Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jawa Tengah Rofiuddin mengatakan rencana pemeriksaan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bertujuan mengumpulkan data, fakta, dan bukti untuk mencari kebenaran terkait dugaan pelanggaran pemilu.

Dugaan pelanggaran pemilu itu terkait dengan deklarasi dukungan sejumlah kepala daerah terhadap pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-KH Ma`ruf Amin.

“Kami itu menggali data, mencari fakta, bukti dan kesaksian terkait dengan deklarasi atau rapat internal kepala daerah di Solo beberapa waktu lalu,” katanya di Semarang, Jumat.

Jajaran Bawaslu di kabupaten/kota telah meminta keterangan sejumlah bupati atau wakil bupati maupun wali kota atau wakil walu kota yang hadir pada deklarasi dukungan, meskipun ada beberapa kepala daerah yang masih dalam proses pemeriksaan.

Ia mengungkapkan pemeriksaan sejumlah kepala daerah tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari tim pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang harus ditindaklanjuti terkait dengan dugaan pelanggaran tahapan pemilu.

“Ini proses yang biasa dalam menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran dan yang menjadi dugaan pelanggaran itu antara lain, apakah ada fasilitas pemerintah pada acara tersebut, ada tidak tindakan tertentu yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu,” ujarnya.

Setelah rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan dan semua data, fakta, serta bukti terkumpul, Bawaslu Jateng akan melakukan kajian dengan jajaran Penegakan Hukum Terpadu.

“Kami juga akan lakukan verifikasi, mana fakta mana yang bukan, baru kemudian diputuskan terjadi dugaan pelanggaran pemilu atau tidak. Kalau memang ada ya tentu akan kami tindak lanjuti, tapi kalau tidak ya harus dihentikan proses pengusutannya,” katanya.

Berdasarkan informasi dari Bawaslu Jateng, pemeriksaan terhadap Gubernur Ganjar Pranowo terkait dugaan pelanggaran pemilu pada acara deklarasi dukungan pasangan Jokowi-Ma`ruf Amin akan dilakukan pada Jumat (15/2).

Sebelumnya pemeriksaan terhadap Gubernur Ganjar dijadwalkan pada Senin (18/2).

Sementara itu, Gubernur Ganjar mengaku siap memenuhi panggilan pemeriksaan dari Bawaslu Jateng kapan saja dan kalau bisa dilakukan secepatnya.

Baca juga: Ganjar siap penuhi panggilan pemeriksaan Bawaslu Jateng

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019